EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV

Authors

  • Harisya Noviantari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Mataram
  • Darmiany Darmiany Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Mataram
  • Vivi Rachmatul Hidayati Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.51878/science.v5i2.4984

Keywords:

Problem Based Learning, Kemampuan Berpikir Kritis, Pembelajaran Matematika

Abstract

Critical thinking skills are skills that students must have in learning mathematics. Initial observations showed that students still had difficulty in understanding the concept of solving fraction problems. The cause was learning that was still conventional and did not involve students actively. This study aims to determine the effectiveness of the Problem Based Learning learning model on critical thinking skills in mathematics lessons. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental design (Nonequivalent Control Group Design). The sample consisted of 42 students, namely the experimental class and the control class. The research instrument was a critical thinking ability test in the form of essay questions, which were given before and after treatment. In addition, observations were made to measure the implementation of the PBL model during the learning process. The results showed that the PBL model was effective in students' critical thinking skills. The average pre-test score in the experimental class was 60, while the control class was 62.5. After being given treatment, the post-test score of the experimental class became 85.4, while the control class was 74.2. The results of the sample t-test showed a significance value of 0.001 (p <0.05), there was a significant difference between the two groups. The n-gain test value reached 59.70%, which means that the PBL model on students' critical thinking is quite effective compared to the conventional model which is only 45.55%, which means it is less effective to apply. This model can be an alternative to innovative learning that is interactive and student-centered, so it is recommended to be applied in mathematics learning in elementary schools.

ABSTRAK
Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan harus dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika. Observasi awal menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep menyelesaikan soal pecahan. Penyebabnya adalah pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning pada kemampuan berpikir kritis pada pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen (Nonequivalent Control Group Design). Sampel terdiri dari 42 siswa, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis dalam bentuk soal esai, yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Selain itu, observasi dilakukan untuk mengukur keterlaksanaan model PBL selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL efektif dalam kemampuan berpikir kritis siswa. Rata-rata nilai pre-test pada kelas eksperimen 60, sedangkan kelas kontrol 62,5. Setelah diberikan perlakuan, nilai post-test kelas eksperimen menjadi 85,4, sementara kelas kontrol 74,2. Hasil uji-t sampel menunjukkan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05),  terdapat perbedaan signifikan kedua kelompok. Nilai Uji n-gain mencapai 59,70% yang artiya model PBL pada berpikir kritis siswa cukup efektif dibandingkan model konvensional yang hanya 45,55% yang artinya kurang efektif untuk diterapkan. Model ini dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif yang interaktif dan berpusat pada siswa, sehingga direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika disekolah dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amahorseya, M. Z. F. A., & Mardliyah, S. (2023). Implikasi teori konstruktivisme Vygotsky dalam penerapan model pembelajaran kelompok dengan sudut pengaman di TK Anak Mandiri Surabaya. Jurnal Buah Hati, 10(1), 16–28.

Budiyono, A. et al. (2020). Pengaruh penerapan model PBL terintegrasi STEAM terhadap kemampuan berpikir kreatif ditinjau dari pemahaman konsep siswa. Edusains, 12(2), 166–176. https://doi.org/10.15408/es.v12i2.13248

Cory, P. et al. (2024). Membangun critical thinking mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Hindu melalui problem based learning pada mata kuliah Profesi Pendidikan dan Keguruan. Satya Sastraharing, 8(2), 137–155. https://doi.org/10.33363/satya-sastraharing.v8i2.1393

Cynthia, R. E., & Sihotang, H. (2023). Melangkah bersama di era digital : Pentingnya literasi digital untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7, 31712–31723.

Darwati, I. M., & Purana, I. M. (2021). Problem based learning (PBL): Suatu model pembelajaran untuk mengembangkan cara berpikir kritis peserta didik. Widya Accarya, 12(1), 61–69.

Deta, D. U. et al. (2023). Analisis kemampuan berfikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal pecahan melalui pembelajaran PBL untuk siswa kelas VII SMPK St. Paulus Karuni. Indo-MathEdu Intelectuals Journal, 4(3), 2141–2153.

Handayani, A., & Koeswanti, H. D. (2020). Meta-analisis model pembelajaran problem based learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif. Jurnal Basicedu, 5(5), 524–532.

Junita, E. R. et al. (2023). Implementasi model pembelajaran project based learning (PjBL) dalam membentuk sikap sosial peserta didik Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 02 Rejang Lebong. Jurnal Literasiologi, 9(4), 43–60. https://doi.org/10.47783/literasiologi.v9i4.54

Laia, H. T. et al. (2022). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi aritmetika sosial kelas VII SMP Negeri 1 Luahagundre Maniamolo tahun pembelajaran 2020/2021. Jurnal Education and Development, 10(1), 588–595.

Magdalena, I. et al. (2020). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa kelas VI dalam pembelajaran IPA di SDN Cipete 2. PENSA : Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 2(1), 153–162. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/pensa

Manurung, A. S. et al. (2023). Implementasi berpikir kritis dalam upaya mengembangkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 5(2), 120–132.

Marinda, L. (2020). Teori perkembangan kognitif Jean Piaget dan problematikanya pada anak usia sekolah dasar. An-Nisa’ : Jurnal Kajian Perempuan Dan Keislaman, 13(1), 116–152. https://doi.org/10.35719/annisa.v13i1.26

Maryati, I. (2018). Penerapan model pembelajaran berbasis masalah pada materi pola bilangan di kelas VII sekolah menengah pertama. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 63–74. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v7i1.475

Nurlaila, L., & Mubarok, D. H. (2023). Implementasi metode pembelajaran problem based learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan bercerita pada siswa kelas IV MIS Nurul’Amal Ciamis. Jurnal Tahsinia, 4(2), 242–255.

Pelawi, J. T., & Is, M. F. (2021). Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam upaya pencegahan pernikahan dini (dibawah umur). Jurnal Education and Development, 9(2), 562–566.

Prihono, E. W., & Khasanah, F. (2020). Pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII SMP. EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 74–87. https://doi.org/10.20527/edumat.v8i1.7078

Putri, A. H. et al. (2020). Efektivitas pendekatan multipresentasi dalam pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa SMA pada materi gaya dan gerak. Journal of Natural Science and Integration, 3(2), 205–214.

Rahmatia, F., & Fitria, Y. (2020). Pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(3), 2685–2692.

Samura, A. O. (2019). Kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematis melalui pembelajaran berbasis masalah. MES: Journal of Mathematics Education and Science, 5(1), 20–28.

Santika, I. G. N. (2021). Grand desain kebijakan strategis pemerintah dalam bidang pendidikan untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Jurnal Education and Development, 9(2), 369–377.

Setyawati, S. et al. (2019). Penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas 2 SD. Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP), VI(2), 93–99.

Sudiarta, I. W. et al. (2021). Efektivitas pembelajaran Matematika secara daring di masa pandemi Covid-19 terhadap kemampuan berfikir kritis siswa. Suluh Pendidikan: Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan, 19(1), 29–44.

Sugrah, N. (2019). Implementasi teori belajar konstruktivisme dalam pembelajaran sains. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 19(2), 121–138.

Syamsidah, S. et al. (2018). The effectiveness of problem-based learning models in improving students scientific thinking skills. [Nama Jurnal Tidak Diketahui], 3(10), 11–15. (Catatan: Judul jurnal tidak ada dalam informasi asli, judul artikel digunakan sebagai placeholder sementara).

Syamsudin, S. (2020). Problem based learning dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan sosial. ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 4(2), 81–99.

Tangkearung. (2020). Pengaruh model problem based learning terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar dengan kemampuan awal berbeda. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan II FKIP UKI Toraja, 167–172.

Utami, H. B. et al. (2022). Pentingnya kemampuan berpikir kritis dalam dunia pendidikan Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 529–538.

Downloads

Published

2025-05-16

How to Cite

Noviantari, H., Darmiany, D., & Hidayati, V. R. . (2025). EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV . SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 5(2), 473-483. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.4984

Issue

Section

Articles