PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN PENDEKATAN KONTRUKTIVISME VERSUS PENDEKATAN TRADISIONAL DALAM MATA PELAJARAN IPA KELAS VII

Authors

  • ALIF TULUSIYAH ANGGRAINI Universitas Terbuka, IKIP Siliwangi
  • RYAN DWI PUSPITA Universitas Terbuka, IKIP Siliwangi

DOI:

https://doi.org/10.51878/science.v4i4.3841

Keywords:

hasil belajar siswa, pendekatan kontruktivisme, pendekatan tradisional

Abstract

Natural Sciences (IPA) is one of the ten subjects taught at the junior high school level. Effectively teaching Natural Sciences requires an effective learning approach for students to gain meaningful understanding and skills. Before the numerous developments in learning approaches, teachers tended to use traditional approaches such as the lecture method. With the changing landscape of science and technology, various developments in learning approaches have emerged that teachers can utilize. Student-centered learning includes the constructivist approach. The constructivist approach emphasizes that learners must construct and build their own knowledge. This study aims to compare the effectiveness of these two approaches in improving students' learning outcomes in seventh-grade Natural Sciences. The data analysis technique used in this study is descriptive qualitative, to analyze students' activities in the learning process with the constructivist and traditional approaches. Based on the observation sheet and research results, it can be concluded that there are differences between the constructivist and traditional approaches during the learning process and a significant difference between students' learning outcomes using the constructivist and traditional approaches on the main topic of Ecosystems in the seventh grade at SMP Negeri 15 Kota Bima. The constructivist approach has greater potential to improve students' learning outcomes compared to the traditional approach, as students can be actively involved in the learning process, from explaining in their own words, applying concepts to new situations, and demonstrating curiosity about the material they are learning, with the teacher acting as a facilitator for students..

ABSTRAK
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) ialah salah satu dari sepuluh pelajaran yang terdapat pada tingkat SMP. Dalam memberikan pemahaman Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) memerlukan cara belajar yang efektif bagi siswa agar siswa mendapatkan pemahaman yang bermakna dan memiliki ketrampilan. Sebelum banyaknya perkembangan pendekatan pembelajaran. Dulu guru lebih cenderung menggunakan pendekatan tradisional seperti metode ceramah. Seiring perubahan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, muncullah berbagai perkembangan pendekatan pembelajaran yang bisa digunakan atas seorang guru. Pembelajaran berorientasi pada siswa diantaranya ada pendekatan kontruktivisme. Pendekatan pembelajaran kontruktivisme menekankan bahwa peserta didik diharuskan untuk mengkontruksikan dan membangun penegtahuannya sendiri. Tujuan penelitian ini dilakukan guna membandingkan efektivitas kedua pendekatan tersebut saat menaikkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA kelas VII. Teknik analisis data yang dipakai pada penelitian ini ialah deskriptif kualitatif, guna menganalisis aktivitas siswa dalam proses pembelajaran dengan pendekatan kontruktivisme dan pendekatan tradisional. Berdasarkan lembar observasi dan hasil penelitian hasil belajar siswa dalam pembahasan bisa diperoleh bahwasannya terdapat ketidaksamaan diantara pendekatan kontruktivisme dan pendekatan tradisional saat proses kegiatan pembelajaran dan ketidaksamaan yang signifikan antara hasil belajar siswa menggunakan Pendekatan kontruktivisme juga pendekatan tradisional atas materi pokok Ekosistem pada kelas VII SMP Negeri 15 Kota Bima. Pendekatan kontruktivisme memiliki potensi yang lebih besar guna menaikkan hasil belajar siswa dibandingkan atas pendekatan tradisional, karena siswa bisa terlibat aktif di kegiatan pembelajaran mulai dari menjelaskan dengan kata – kata sendiri, menerapkan konsep dalam situasi yang baru, dan menunjukkan rasa ingin tahunya terhadap materi yang dipelajarinya, dan guru sebagai fasilitator siswa

References

Administator. (2022, October 3). Metode Mengajar. MGMP IPA KOTA BATAM, from https://www.mgmpipakotabatam.id/read/6/metode-mengajar

Ari Nuryana, Asep Hernawan, Adang Hambali. 2021. Perbedaan Pendekatan Kontekstual Dengan Pendekatan Tradisional Dan Penerapannya Di Kelas (Analisis Pendekatan Pembelajaran Pai). Bandung: Jurnal Inovasi PAI

Epin Supini. (2021). Patut Diketahui! Ini Indikator Keberhasilan Siswa dalam Belajar. Kejar Cita, from https://blog.kejarcita.id/patut-diketahui-ini-indikator-keberhasilan-siswa-dalam-belajar/

Hasanah, R. M., Supriadi, D., & Raini, Y. (2022). Penggunaan Metode Pembelajaran Konvesional Pada Mata Pelajaran Ipa Siswa Sekolah Dasar. PROSIDING TEKNOLOGI PENDIDIKAN, 1(2), 72-75.

Indra, M., Munadi, S., & Widari, T. (2023). Hubungan Motivasi dan Kebiasaan dengan Hasil Belajar di Era New Normal. Jurnal Iqra': Kajian Ilmu Pendidikan , 8 (1), 51-70.

Mts, S. /, Vii, K., Dwi, B., & Revisi, E. (n.d.). ILMU PENGETAHUAN ALAM Panduan Guru, from https://buku.kemdikbud.go.id

Nurhasanah, F. (2023). Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Kontruktivisme Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ipa.

Nuryana, A., Hernawan, A., & Hambali, A. Perbedaan Pendekatan Kontekstual Dengan Pendekatan Tradisional Dan Penerapannya Di Kelas

Ratumanan, T.G.; Lia Noviastuti. (2015). Inovasi pembelajaran : mengembangkan kompetensi peserta didik secara optimal / T.G. Ratumanan ; penyunting, Lia Noviastuti. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Riyanti, R. (2020). Efektivitas penggunaan perangkat pembelajaran project based learning (PjBL) terintegrasi STEM berbasis e-learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 4(2), 206-215.

Saputra, B., Riyanda, AR, & Surawan, GC (2020). Dampak Konten Pembelajaran di Youtube Terhadap Sikap Siswa Pendidikan Teknologi Informasi. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasi , 2 (1).

Siti Amelia Rahma. (2024, April 25). Menjelajahi Pembelajaran Efektif: Mengupas Pendekatan Pembelajaran Konstruktivisme (Constructivism Learning Approach) dan Kontekstual (Contextual Learning Approach). UNESA, from https://pe.feb.unesa.ac.id/post/menjelajahi-pembelajaran-efektif-mengupas-pendekatan-pembelajaran-konstruktivisme-constructivism-learning-approach-dan-kontekstual-contextual-learning-approach

Sudjana. (2002). Metode statistika / Sudjana. Bandung :: Tarsito,.

Supandi, S., Subhan, M., & Hobir, A. (2024). Perbandingan Metode Pengajaran Tradisional Dan Modern Dalam Pendidikan Agama Islam: Studi di Lembaga Pendidikan Internasional ABFA Pamekasan. Jurnal Mitra Pendidikan , 3 (1), 40-50.

Usman, C. I., Wulandari, R. T., & Nofelita, R. (2021). Pengaruh Dukungan Sosial Orang Tua dan Kepercayaan Diri terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik. Educational Guidance and Counseling Development Journal, 4(1), 10-16

Wahyono, B. (2016). Pendekatan konvensional dalam Pembelajaran, from http://www. pendidikanekonomi. com/2013/06/pendekatan-konvensionaldalam. html.

Wisnurat. (2024). 5 Prinsip Pendekatan Pembelajaran Kontruktivisme. Oke Guru. From https://okeguru.com/5-prinsip-pendekatan-pembelajaran-konstruktivisme.html

Downloads

Published

2024-12-20

How to Cite

ANGGRAINI, A. T., & PUSPITA, R. D. . (2024). PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN PENDEKATAN KONTRUKTIVISME VERSUS PENDEKATAN TRADISIONAL DALAM MATA PELAJARAN IPA KELAS VII . SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 4(4), 538-546. https://doi.org/10.51878/science.v4i4.3841

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.