HUBUNGAN SELF-CONTROL DENGAN ONLINE GAMING ADDICTION PADA MAHASISWA
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.9576Keywords:
kontrol diri, adiksi game online, mahasiswaAbstract
Emotional pressure due to the high burden of academic assignment evaluations and the use of cyber media as an escape from daily stressors underlie this research. These operational issues trigger self-regulation failures, negatively impacting sleep patterns, social interaction functions, and decreased student academic performance. The main focus of this scientific study is to dissect and empirically test the relationship between self-control and the tendency towards online gaming addiction in active college students. The steps of this quantitative, descriptive, correlational research pathway were operated using an online questionnaire, reaching 117 respondents through a purposive sampling technique. Primary data measurement adopted the Brief Self-Control Scale (BSCS) and the Indonesian version of the Internet Gaming Disorder Scale (IGDS), which were then statistically executed through a Pearson correlation test using the SPSS 26 computer program. The quantitative data empirically revealed a significant negative relationship with a correlation coefficient of minus 0.329 at a significance parameter of p 0.000. This finding confirms that the higher a student's self-control capacity, the lower their level of compulsive dependence on virtual games. The main conclusion is that strengthening executive control functions and delaying gratification have been shown to moderately inhibit digital addiction. Academic institutions are recommended to draft educational programs for regulating adaptive behavior.
ABSTRAK
Tekanan emosional akibat tingginya beban evaluasi tugas akademik serta pemanfaatan media siber sebagai pelarian dari stres harian melatarbelakangi kegiatan penelitian ini. Masalah operasional tersebut memicu kegagalan regulasi diri sehingga berdampak buruk pada pola tidur, fungsi interaksi sosial, serta penurunan performa studi mahasiswa. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah membedah dan menguji secara empiris hubungan antara self-control atau kontrol diri dengan kecenderungan online gaming addiction pada mahasiswa aktif. Langkah-langkah jalur riset kuantitatif deskriptif korelasional ini dioperasikan menggunakan kuesioner daring dengan menjangkau 117 responden melalui teknik penarikan sampel purposive sampling. Pengukuran data primer mengadopsi instrumen Brief Self-Control Scale (BSCS) dan Internet Gaming Disorder Scale (IGDS) versi Bahasa Indonesia, yang selanjutnya dieksekusi statistik lewat uji korelasi Pearson menggunakan program komputer SPSS 26. Data kuantitatif secara empiris menyingkap adanya hubungan negatif yang signifikan dengan capaian koefisien korelasi sebesar minus 0,329 pada parameter signifikansi p senilai 0,000. Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi kapasitas pengendalian diri mahasiswa, maka semakin rendah tingkat ketergantungan kompulsifnya terhadap permainan virtual. Simpulan utama membuktikan bahwa penguatan fungsi kontrol eksekutif dan penundaan kepuasan (delay of gratification) terbukti moderat menghambat adiksi digital. Institusi akademik direkomendasikan menyusun draf edukasi regulasi perilaku adaptif.
Downloads
References
Agustin, A. W., & Karneli, Y. (2022). Penanganan kecanduan game online pada mahasiswa tingkat akhir (studi kasus). Indonesian Journal of Counseling & Development, 4(2), 70–77. https://doi.org/10.32939/ijcd.v4i2.1505
Azira, F., Meihana, A., Soniawan, G. L., Tussadiyah, R., Rizki, A., & Hasanah, A. N. (2025). Hubungan self-control dengan online gaming addiction pada mahasiswa psikologi Universitas Negeri Padang angkatan 2022. Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling, 13(1), 45–54.
Fauzy Husni Mubarok. (2021). Hubungan antara kecanduan game online dengan pembelian impulsif perangkat game pada mahasiswa. Acta Psychologia, 3, 69–80. https://doi.org/10.21831/ap.v3i1.40025
Felinaweny, R., & Kurniawan, R. (2025). The relationship between self-control and online game addiction in adolescents. Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 4(3), 115–124. https://doi.org/10.55904/educenter.v4i3.1865
Haryono, P. P., Yuliadi, I., & Tri Setyanto, A. (2022). Kesepian dan kontrol diri pada adiksi online games remaja. Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa, 7(1), 1–15. https://doi.org/10.20961/jip.v6i2.54445
Ifdil, I., Khairati, A., Syahputra, Y., Fadli, R. P., Zola, N., & Bakar, A. Y. A. (2024). Development of the Indonesian version of the Internet Gaming Disorder Scale (ID-IGDS). Islamic Guidance and Counseling Journal, 7(2), 1–16. https://doi.org/10.25217/0020247495900
Ninawati, N., DCJ, D. F., & Arifin, G. A. (2026). Psikoedukasi regulasi emosi pada siswa SMA. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 898–909. https://doi.org/10.51878/community.v6i2.10778
Prastya, D. (2025, Maret 7). Platform top up game mulai merambah ke komunitas gaming Indonesia. Suara.com. https://www.suara.com/tekno/2025/03/07/224549/platform-top-up-game-mulai-merambah-ke-komunitas-gaming-indonesia
Rochman, A., & Maryam, E. W. (2025). Loneliness and self control predict online gaming addiction among students. Academia Open, 10(1), 24–35. https://doi.org/10.21070/acopen.10.2025.9835
Safarina, N., & Halimah, L. (2019). Self-control and online game addiction in early adult gamers. Journal of Physics: Conference Series, 1375(1), Artikel 012094. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1375/1/012094
Saputra, N., & Hastuti, R. (2024). Hubungan self-control dengan adiksi TikTok pada emerging adulthood. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 4(4), 377–386. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v4i4.3800
Sari, A. P., Claudia, C., Fathya, L., Tobing, D. A., Fitri, D. S., Geraldina, G., & Novita, D. (2025). Pengaruh kontrol diri terhadap tingkat kecanduan game online di kalangan mahasiswa. Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikologi, Keperawatan dan Kebidanan, 3(2), 352–360. https://doi.org/10.61132/corona.v3i2.1451
Sari, N., Maulidya, R., & Afriani. (2023). Online game addiction behavior: Gender and duration of playing online games in adolescents. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 8(1), 88–99. https://doi.org/10.22373/psikoislamedia.v8i1.17439
Setiawati, O. R., Husna, I., Lestari, S. M. P., & Sentosa, G. A. (2021). Hubungan stres akademik dengan kecenderungan bermain game online pada mahasiswa Universitas Malahayati Bandar Lampung tahun 2021. Medula, 12(2), 273–277. https://doi.org/10.53089/medula.v12i2.344
Soedaryo, S., Margareth, S. T., & Dariyo, A. (2023). Hubungan kontrol diri dengan kecanduan game online pada remaja di SMA XYZ, Papua Barat. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 7(2), 422–428. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v7i2.7900.2023
Sumiati, N. T., Mangunsong, F., & Guritnaningsih. (2021). Pendekatan metode Naïve Bayes Classifier untuk memprediksi kemampuan delay of gratification anak dengan Down syndrome. Jurnal Psikologi Sains dan Profesi, 5(1), 66–79. https://doi.org/10.24198/jpsp.v5i1.29956
Vohs, K. D., & Baumeister, R. F. (Eds.). (2016). Handbook of self-regulation (3rd ed.). The Guilford Press.
Wardana, P. K., Astuti, N. W., & Anggraini, A. (2024). Hubungan self-control dengan intensitas bermain game online pada mahasiswa Universitas X. Jurnal Psikologi Konseling, 17(2), 114–123. https://doi.org/10.24114/psikologikonseling.v17i2.69435
Wibowo, W. A. C., & Kurniawan, A. (2021). Hubungan self-control dengan online gaming addiction pada mahasiswa di Surabaya. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental, 1(1), 78–86.
Wihantama, A., & Purnomo, J. T. (2024). Kontrol diri dengan kecanduan game online pada remaja. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 14(2), 422–431. https://doi.org/10.24127/gdn.v14i2.9695
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elvina Ananta Sutedjo Sanjoto, Puspita Puji Rahayu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














