IMPLIKASI PSIKOLOGI PERKEMBANGAN MORAL KOHLBERG TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i1.8080Keywords:
Kata Kunci: Perkembangan Moral, Kohlberg, Karakter Religius, Pendidikan Agama.Abstract
This research is motivated by the persistent challenge of shaping students' authentic religious character, where religious education often results only in ritualistic obedience without a deep internalization of values. This study focuses on analyzing the implications of Lawrence Kohlberg's moral development theory as a strategic foundation for revitalizing the practice of religious character education. Using qualitative methods with a descriptive-analytical literature study approach, this study synthesizes Kohlberg's key works and the psychology of religion literature to build a relevant pedagogical framework. Key findings indicate a significant structural relationship between the level of moral reasoning and the expression of religiosity: the Preconventional stage gives rise to instrumental spirituality based on rewards and punishments, the Conventional stage gives rise to normative obedience to social rules, while the Postconventional stage reflects the autonomous internalization of universal ethical principles. These findings imply the need for an adaptive educational approach, where teaching methods such as moral dilemma discussions are tailored to students' cognitive maturity to foster moral development. It is concluded that Kohlberg's framework serves as a crucial pedagogical roadmap for educators to transform external obedience into a strong and internalized moral-religious commitment, so that the success of character education is highly dependent on the alignment of educational interventions with the stages of students' moral development.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan persisten dalam membentuk karakter religius siswa yang autentik, di mana pendidikan agama sering kali hanya menghasilkan kepatuhan ritualistik tanpa internalisasi nilai yang mendalam. Studi ini berfokus pada analisis implikasi teori perkembangan moral Lawrence Kohlberg sebagai landasan strategis untuk merevitalisasi praktik pendidikan karakter religius. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur deskriptif-analitis, penelitian ini menyintesis karya-karya utama Kohlberg dan literatur psikologi agama untuk membangun kerangka pedagogis yang relevan. Temuan utama menunjukkan adanya hubungan struktural yang signifikan antara tingkat penalaran moral dengan ekspresi religiusitas: tahap Prakonvensional memunculkan spiritualitas instrumental berbasis imbalan dan hukuman, tahap Konvensional melahirkan kepatuhan normatif terhadap aturan sosial, sedangkan tahap Pascakonvensional mencerminkan internalisasi prinsip etika universal secara otonom. Temuan ini mengimplikasikan perlunya pendekatan pendidikan yang adaptif, di mana metode pengajaran seperti diskusi dilema moral disesuaikan dengan kematangan kognitif siswa untuk mendorong perkembangan moral. Disimpulkan bahwa kerangka kerja Kohlberg berfungsi sebagai peta jalan pedagogis krusial bagi pendidik untuk mentransformasi ketaatan yang bersifat eksternal menjadi komitmen moral-religius yang kokoh dan terinternalisasi, sehingga keberhasilan pendidikan karakter sangat bergantung pada keselarasan intervensi edukatif dengan tahapan perkembangan moral peserta didik.
References
Aisyah, S., Purwoko, B., & Habsy, B. A. (2025). Efektivitas pendekatan konseling naratif dalam mengatasi permasalahan identitas diri pada remaja. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(2), 747. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.5097
Anisah, A. S., Sapriya, Hakam, K. A., & Syaodih, E. (2021). Perkembangan sosial, emosi, moral anak dan implikasinya terhadap pembentukan sikap sosial siswa sekolah dasar. JUDIKDAS: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia, 1(1), 69. https://doi.org/10.51574/judikdas.v1i1.262
Arti, D., Sagala, R., & Kusuma, G. C. (2024). Penguatan nilai-nilai karakter melalui Pendidikan Agama Islam. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(3), 671. https://doi.org/10.51878/learning.v4i3.3183
Azmi, C., Murni, I., & Desyandri, D. (2023). Kurikulum Merdeka dan pengaruhnya pada perkembangan moral anak SD: Sebuah kajian literatur. Journal on Education, 6(1), 2540. https://doi.org/10.31004/joe.v6i1.3283
Eryandi, E. (2023). Integrasi nilai-nilai keislaman dalam pendidikan karakter di era digital. KAIPI: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 1(1), 12. https://doi.org/10.62070/kaipi.v1i1.27
Fadilah, F. R., Warsah, I., & Wanto, D. (2020). Implementasi outdoor learning: Upaya menanamkan nilai-nilai keislaman siswa SDIT Cahaya Rabbani Kepahiang. Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan, 6(1), 38. https://doi.org/10.32923/edugama.v6i1.1253
Gunawan, H., Ihsan, M. N., & Jaya, E. S. (2021). Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SMA Al-Biruni Cerdas Mulia Kota Bandung. Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 6(1), 14. https://doi.org/10.15575/ath.v6i1.11702
Hafidz, H., Cahyani, M. N., Azani, M. Z., & Inayati, N. L. (2022). Implementasi pendidikan moral dalam membina perilaku siswa di Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu Al Huda. JIPSI: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam, 1(2), 95. https://doi.org/10.59944/jipsi.v1i2.44
Handayani, D., & Khori, Q. (2025). Transformasi pendidikan Islam dalam cengkeraman kekuasaan orde baru. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(2), 277. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i2.5380
Ismaniar, I., & Utoyo, S. (2020). “Mirror of effect” dalam perkembangan perilaku anak pada masa pandemi Covid 19. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 4(2), 147. https://doi.org/10.21831/diklus.v4i2.32429
Khair, M. R., Tang, M., & Alwi, U. (2024). Peran tokoh agama dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam pada remaja di Desa Naru Barat Kecamatan Sape Kabupaten Bima. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(3), 711. https://doi.org/10.51878/learning.v4i3.3188
Kusuma, R. N., Wachidi, W., & Mustofa, T. A. (2025). Internalisasi nilai-nilai agama Islam dan budi pekerti dalam sikap gotong royong pada Profil Pelajar Pancasila. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(4), 763. https://doi.org/10.51878/social.v4i4.4534
Lestari, D. S., Baharudin, B., Budiman, H., Romlah, L. S., Pahrudin, A., & Kesuma, G. C. (2024). Peran Islamic boarding school (IBS) dalam pembentukan karakter: Tinjauan bibliometrik 2019-2023. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(4), 1148. https://doi.org/10.51878/learning.v4i4.3622
Mahesa, A., Hayati, F., & Hakim, A. R. (2022). Peran nilai budaya Sunda dalam pola asuh orang tua bagi penanaman nilai moral dan agama anak di Kampung Pasirgede Desa Sindangpanon Banjaran. Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education, 2(2). https://doi.org/10.29313/bcsecte.v2i2.4483
Masinambow, Y., & Nasrani, Y. (2021). Pendidikan Kristiani sebagai sarana pembentukan spiritualitas generasi milenial. PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 17(1), 64. https://doi.org/10.46494/psc.v17i1.114
Musyawir, A. W., Dzulhakim, D., Andini, F., Ashari, N. F., Hairunnisa, H., Zikrullah, Z., & Herianto, E. (2024). Peran kurikulum berbasis karakter dalam mendorong perkembangan moral siswa sekolah menengah pertama. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(3), 542. https://doi.org/10.51878/learning.v4i3.3125
Najwa, L., Aryani, M., Suhardi, M., Purmadi, A., & Garnika, E. (2023). Sosialisasi pencegahan perilaku bullying melalui edukasi pendidikan karakter dan pelibatan orang tua. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 13. https://doi.org/10.51878/community.v3i1.2330
Narimo, S. (2020). Budaya mengintegrasikan karakter religius dalam kegiatan sekolah dasar. Jurnal VARIDIKA, 32(2), 13. https://doi.org/10.23917/varidika.v32i2.12866
Noor, T. R. (2020). Mengembangkan jiwa keagamaan anak (Perspektif pendidikan Islam dan perkembangan anak usia dini). KUTTAB, 4(2). https://doi.org/10.30736/ktb.v4i2.269
Prasetiya, B. (2020). The critical analysis of moral education in the perspective of Al-Ghazali, Kohlberg and Thomas Lichona. Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 6(1). https://doi.org/10.31332/zjpi.v6i1.1543
Rasem, R. (2023). Pengembangan karakter pada peserta didik melalui kegiatan ekstra kurikuler Pramuka. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 3(1), 35. https://doi.org/10.51878/cendekia.v3i1.1993
Romiadi, R. (2024). Inovasi dalam pengelolaan iklim dan budaya sekolah melalui gerakan penguatan pendidikan karakter di SMP Negeri 1 Lahei. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1), 1. https://doi.org/10.51878/learning.v4i1.2716
Rusli, S. M., Tang, M., & Mappatunru, S. (2024). Keteladanan guru dan moralitas peserta didik studi guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Insan Cendikia Makassar. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(4), 472. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i4.3551
Satriyawan, A. N., & Ichsan, A. S. (2020). Modifikasi perilaku anak: Implementasi teknik pengelolaan diri dan keterampilan sosial di Ngawi Jawa Timur. Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 10(1), 21. https://doi.org/10.18592/aladzkapgmi.v10i1.3645
Sipahutar, S. N., & Zulham, Z. (2024). Efektivitas ekstrakurikuler (ROHIS) dalam meningkatkan kesadaran beribadah siswa di SMAN 1 NA IX X. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(3), 837. https://doi.org/10.51878/learning.v4i3.3327
Sudarsono, S., Amin, S., & Rajab, A. (2021). Peranan orang tua dan guru dalam mengatasi degradasi moral anak di sekolah MA Muhammadiyah Pokobulo. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 4(2), 437. https://doi.org/10.30605/jsgp.4.2.2021.1335
Sulastri, D. (2024). Perilaku sosial masyarakat “Sedekah Kampung” perspektif pendidikan aqidah Islam. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(4), 879. https://doi.org/10.51878/learning.v4i4.3407
Suliswiyadi, S. (2020). Hierarki ranah pembelajaran afektif Pendidikan Agama Islam dalam perspektif taksonomi Qur’ani. Jurnal Tarbiyatuna, 11(1), 61. https://doi.org/10.31603/tarbiyatuna.v11i1.3451
Susanti, A., Rahmatika, Z., Isti’ana, A., & Arafah, A. L. A. (2024). Penanaman nilai religius melalui program infaq. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1), 25. https://doi.org/10.51878/learning.v4i1.2743
Syahrul, S., & Nurhafizah, N. (2021). Analisis pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosial dan emosional anak usia dini dimasa pandemi Corona Virus 19. Jurnal Basicedu, 5(2), 683. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i2.792
Ulfah, U., & Susandra, R. (2021). Pengaruh kompetensi leadership guru Pendidikan Agama Islam terhadap perkembangan moral siswa SMK Terpadu Ad-Dimyati Kota Bandung. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4(7), 578. https://doi.org/10.54371/jiip.v4i7.317
Washilah, W., ?amzah, A., & Aminah, S. (2025). Persepsi siswa MTs Nurul Huda Desa Masaran tahun ajaran 2024/2025 tentang implementasi nilai Kebhinekaan Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(3), 1229. https://doi.org/10.51878/social.v5i3.7035
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 B. Siti Mardliyah, Sinta Bella, Sabrina Izzatul Jannah, Nafisatussa'adah Nafisatussa'adah, Tarsono Tarsono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













