KONSELING SEBAGAI STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN WORK-LIFE BALANCE PADA IBU RUMAH TANGGA BERSTATUS PEKERJA DI PT. X

Authors

  • Lailatul Istighfaroh Universitas Muhammadiyah Gresik
  • Ima Fitri Sholichah Universitas Muhammadiyah Gresik

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i3.7681

Keywords:

Work-Life Balance, Konseling, Ibu Rumah Tangga Pekerja

Abstract

Everyone has the right to attain a good quality of life, one of which is a balance between work and personal life. For working housewives, balancing professional duties and household responsibilities is very challenging. This study aims to examine the extent to which counseling plays a role in improving work-life balance and helping working housewives manage stress during periods of increased workload. The study uses a mixed-methods approach with two research subjects at PT. X. Quantitative data were obtained through pre-tests and post-tests using the Fisher (2002) work-life balance scale adapted by Gunawan et al. (2019), while qualitative data were collected through Behavioral Event Interview (BEI) interviews. The gain score analysis results showed that subject N obtained a score of 0.2 (low category) and subject S obtained a score of 0.6 (moderate category), Indicates that counseling provides an increased understanding and ability to balance roles, although not yet significantly high. Counseling qualitatively helps both subjects in enhancing self-awareness, managing time, reducing guilt, and obtaining emotional and social support. The three-session counseling process with the 5F stages has been proven effective in promoting cognitive and emotional changes. Consequently, counseling is an important psychological intervention to help working housewives achieve a balance between the demands of their jobs and their desire to live at home.

ABSTRAK

Setiap orang berhak memperoleh kualitas hidup yang baik, salah satunya adalah keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Untuk ibu rumah tangga yang bekerja, menyeimbangkan tugas profesional dan rumah tangga sangat sulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana konseling berperan dalam meningkatkan work-life balance serta membantu ibu rumah tangga pekerja dalam mengelola stres selama periode peningkatan beban kerja. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan dua subjek penelitian di PT. X. Data kuantitatif diperoleh melalui pre-test dan post-test menggunakan skala work-life balance Fisher (2002) yang telah diadaptasi oleh Gunawan et al. (2019), sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara Behavioral Event Interview (BEI). Hasil analisis gain score menunjukkan bahwa subjek N memperoleh nilai 0,2 (kategori rendah) dan subjek S memperoleh nilai 0,6 (kategori sedang), menandakan bahwa konseling memberikan peningkatan pemahaman dan kemampuan menyeimbangkan peran, meskipun belum signifikan tinggi. Konseling secara kualitatif membantu kedua subjek dalam meningkatkan kesadaran diri, mengelola waktu, mengurangi rasa bersalah, dan mendapatkan dukungan emosional dan sosial. Proses konseling tiga sesi dengan tahapan 5F terbukti efektif dalam mendorong perubahan kognitif dan emosional. Konsekuensinya, konseling merupakan intervensi psikologis yang penting untuk membantu ibu rumah tangga pekerja mencapai keseimbangan antara tuntutan pekerjaan mereka dan keinginan mereka untuk hidup di rumah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bintang, R., Imsar, I., & Syarbaini, A. M. B. (2024). Analisis Efektivitas Kebijakan Work Life Balance Pada PT. Pelabuhan Indonesia Regional I Medan. Jambura Economic Education Journal, 6(1), 123-141. https://doi.org/10.37479/jeej.v6i1.26692

Elshifa, A. (2024). Efektivitas Konseling Stres Kerja dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Karyawan. Jurnal Psikologi dan Konseling West Science, 2(03), 202-209. https://doi.org/10.58812/jpkws.v2i03.1611

Fauziah, Y. Z., Nurhastuti, E. S., & Astari, K. (2025). Hubungan Antara Work Life Balance Dan Psychological Well-Being Pada Ibu Yang Bekerja Sebagai Perawat Di Rumah Sakit Di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Hasan Sadikin Bandung. In Search (Informatic, Science, Entrepreneur, Applied Art, Research, Humanism), 24(1), 11-17. https://doi.org/10.37278/insearch.v24i1.1200

Fisher, G. G. (2002). Work/personal life balance: A construct development study. Bowling Green State University.

Fisher, G. G., Bulger, C. A., & Smith, C. S. (2009). Beyond work and family: a measure of work/nonwork interference and enhancement. Journal of occupational health psychology, 14(4), 441. https://psycnet.apa.org/doi/10.1037/a0016737

Greenhaus, J. H., & Allen, T. D. (2011). Work–family balance: A review and extension of the literature. In J. C. Quick & L. E. Tetrick (Eds.), Handbook of occupational health psychology (2nd ed., pp. 165–183). American Psychological Association. https://psycnet.apa.org/record/2010-06010-009

Gunawan, G., Nugraha, Y., Sulastiana, M., & Harding, D. (2019). Reliabilitas dan validitas konstruk work life balance di Indonesia. Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi: JPPP, 8(2), 88-94. https://doi.org/10.21009/JPPP.082.05

Naim, M. (2024). Pengaruh Work-Life Balance Dan Work Environment Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Bank Aceh Syariah (Studi Pada Bank Aceh Syariah Kantor Cabang Operasional Lampriet Banda Aceh) (Skripsi, UIN Ar-raniry).

Novianty, A., & Retnowati, S. (2016). Intervensi psikologi di layanan kesehatan primer. Buletin Psikologi, 24(1), 49-63. https://doi.org/10.22146/bpsi.12679

Pratiwi, M. A. (2019, April). Work-Life Balance pada Ibu Bekerja: Studi Eksplorasi Mengenai Kondisi, Makna dan Strategi Work Life Balance ibu Pekerja di Provinsi Kepri. In Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis (SNEB) & Call For Paper 2019 (pp. 38-42).

Prayitno. (2012). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Puspitasari, N., Arini, S. Y., & Ayuni, M. Q. (2023). Beban kerja dan dukungan sosial dalam hubungannya dengan work-life balance karyawan occupational health and safety PT. Bumi Suksesindo Copper and Gold Banyuwangi. Jurnal Penelitian Kesehatan" SUARA FORIKES"(Journal of Health Research" Forikes Voice"), 14(2), 316-320. http://dx.doi.org/10.33846/sf14215

Ramadhanty, N. N., Oktariani, O., & Ariani, A. (2025). Psikoedukasi Management Stres Pada Ibu Rumah Tangga Di Desa Klampok Gunung Kidul Yogyakarta. Conscilience: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 1(03), 41-50. https://journal.umg.ac.id/ index.php/jc/article/view/9791

Saputra, A. F., & Masdpsikoedukasi, E. (2025). Work-life balance di Dunia Kerja. Penerbit Buku GAES-PACE .

Sari, M., Afdal, A., & Hariko, R. (2023). Konseling Feminist Dalam Upaya Mencapai Work Life Balance Pada Wanita Yang Berkeluarga. Educational Guidance and Counseling Development Journal, 6(2), 142-153. http://dx.doi.org/10.24014/egcdj.v6i2.25149

Tampubolon, E., & Hafni, M. (2022). Hubungan antara work-life balance dengan kepuasan kerja pada karyawan di PT. Latexindo Toba Perkasa Binjai. JOUSKA: Jurnal Ilmiah Psikologi, 5(2), 45–56. https://doi.org/10.31289/jsa.v1i2.1337

Tigowati, T. (2022). Dukungan Keluarga dan Work Life Balance Saat Pandemi COVID-19. Jurnal Penelitian Kesehatan" SUARA FORIKES"(Journal of Health Research" Forikes Voice"), 13(1), 103-107. http://dx.doi.org/10.33846/sf.v13i1.1760

Tsabita, W. O. A., Wawo, A. B., & Nur, M. (2024). Analisis peran ganda karyawati pada perusahaan daerah bank perekonomian rakyat bahteramas. Jurnal Akutansi Manajemen Ekonomi Kewirausahaan (JAMEK), 4(1), 42-55. https://doi.org/10.47065/jamek. v4i1.1170

Wicaksana, S. A., & Suryadi, S. (2020). Identifikasi dimensi-dimensi work-life balance pada karyawan generasi milenial di sektor perbankan. Jurnal Khatulistiwa Informatika, 4(2), 137-143. https://doi.org/10.31294/widyacipta.v4i2.8432

Yavuz, H. C., & Kutlu, Ö. (2019). Examination of student growth using gain score and categorical growth models. International Journal of Assessment Tools in Education, 6(3), 487-505. https://doi.org/10.21449/ijate.616795

Downloads

Published

2025-11-24

How to Cite

Istighfaroh, L., & Sholichah, I. F. (2025). KONSELING SEBAGAI STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN WORK-LIFE BALANCE PADA IBU RUMAH TANGGA BERSTATUS PEKERJA DI PT. X. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 5(3), 1243-1252. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i3.7681

Issue

Section

Articles