FENOMENOLOGI ORANG TUA DALAM MENGASUH ANAK TUNARUNGU

Authors

  • RAI NANDANA OSTIAN Jurusan Psikologi, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Universitas Islam Negeri Walisongo
  • JIHAN MAILA NURIL BAHAR Jurusan Psikologi, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Universitas Islam Negeri Walisongo
  • HASNA LAILA DHIAULHAQ AL MADAFI Jurusan Psikologi, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Universitas Islam Negeri Walisongo
  • ZULFA FAHMY Jurusan Psikologi, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Universitas Islam Negeri Walisongo
  • IRMA MASFIA Jurusan Psikologi, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Universitas Islam Negeri Walisongo

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v4i2.2969

Keywords:

Fenomenologi, Tunarungu, Orang Tua

Abstract

Parents want a perfect child with no flaws. The support of families, communities and governments is important to remove the stigma against children with special needs and fulfill their rights. Neglect of children with special needs has a negative impact on their developmental and academic aspects. It is important to understand how parents experience and understand this pihenomenon in their daily lives. The researcher wanted to understand the role of parents in caring for deaf children, the challenges faced, the strategies used, and the role of the government in supporting them. In this research, the research method used is the phenomenological method with a qualitative approach. This research was conducted in Wonolopo Village, Mijen Sub-district, Semarang City. The role of parents in the care of children with special needs is crucial, especially in the education of deaf children. Parents who accept their children's condition will try to fulfill their needs, while those who do not accept tend to ignore special needs. Informant 1 provides guidance and communication with signs, while Informant 2 relies more on teachers. Social support and government assistance also varied, with informant 1 getting more support than informant 2. Parents are responsible for understanding their deaf child's special needs, providing guidance, and creating a supportive environment. Parents who accept their children's limitations will place them in a supportive environment.

ABSTRAK
Orang tua menginginkan anak yang sempurna tanpa kekurangan. Dukungan keluarga, masyarakat, dan pemerintah penting untuk menghapus stigma terhadap anak berkebutuhan khusus dan memenuhi hak mereka. Penelantaran anak berkebutuhan khusus menimbulkan dampak negatif bagi aspek perkembangan dan akademiknya. Sangat penting untuk memahami bagaimana orang tua mengalami dan memahami fenomena ini dalam kehidupan sehari-hari mereka. Peneliti ingin memahami peran orang tua dalam mengasuh anak tunarungu, tantangan yang dihadapi, strategi yang digunakan, serta peran pemerintah dalam mendukung mereka. Pada penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah metode fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Peran orang tua dalam pengasuhan anak berkebutuhan khusus sangat krusial, terutama dalam pendidikan anak tunarungu. Orang tua yang menerima kondisi anaknya akan berusaha memenuhi kebutuhan mereka, sedangkan yang tidak menerima cenderung mengabaikan kebutuhan khusus. Informan 1 memberikan bimbingan dan komunikasi dengan isyarat, sementara Informan 2 lebih mengandalkan guru. Dukungan sosial dan bantuan pemerintah juga bervariasi, dengan informan 1 mendapatkan lebih banyak dukungan dibandingkan informan 2. Orang tua bertanggung jawab memahami kebutuhan khusus anak tunarungu, memberikan bimbingan, dan menciptakan lingkungan yang mendukung. Orang tua yang menerima keterbatasan anak akan menempatkan mereka di sekolah khusus, sementara yang belum menerima menganggap sekolah inklusi cukup. Tantangan pengasuhan termasuk kepekaan anak, komunikasi sulit, dan kurangnya dukungan sosial, serta peran pemerintah yang masih kurang.   

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azizah, E. N., Tanto, O. D., Naningtias, S. A., & Rahmawati, R. U. (2021). Menyusun Kurikulum Paud (Perencanaan Pembelajaran dari Rumah Selama Menghadapi Pandemi COVID-19). IJCE (Indonesian Journal of Community Engagement), 2(1), 14–19, from doi: https://doi.org/10.37471/ijce.v2i1.215

Bram Leonardo Sipayung, ”Pola asuh orangtua pada Anak Tuna Rungu di Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya”. 2018. Jurnal JOM Fisip, Vol. 5, No. 1, hal. 10.

Diningrum, D. R. (2016). Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus.

Dewi, P. A. S. C., & Khotimah, H. (2020). Pola asuh orang tua pada anak di masa pandemi covid-19. Seminar Nasional Sistem Informasi, 4(1), 2433–2441. https://jurnalfti.unmer.ac.id/index.php/senasif/article/view/324

Fajra, M., Jalinus, N., Jama, J., & Dakhi, O. (2020). Model Pengembangan Kurikulum Sekolah Inklusi Berdasarkan Kebutuhan Perseorangan Mahasiswa Didik.Jurnal Pendidikan, 21(1), 51-63, from doi: https://doi.org/10.33830/jp.v21i1.746.2020

Firza, Z. P. 2021. Pengalaman Orang Tua Dalam Mengasuh Anak Down Syndrome Pada Masa Pandemi Covid-19. (Skripsi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah: Surakarta). Diakses dari https://eprints.ums.ac.id/93108/1/NASPUB%20FIRZA%20ZHELA%20PERMATASARI.pdf

Fitriana, A. A., Azizah, E. N., & Tanto, O. D. (2021). Pengaruh Media Sosial Tik Tok Terhadap Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini. JCE (Journal of Childhood Education), 5(1), 147, from doi: https://doi.org/10.30736/jce.v5i1.504

Houle, J. C., & Berger, L. (2016). Children with disabilities and trajectories of parents’ unsecured debt across the life course. Social Science Research, 40(3), 727-741, from doi: http://doi.org/10.1016/j.ssreearch.2016.10.006

Jauhari, M. N., & Rafikayati, A. (2019).Keterlibatan Orang tua Dalam Penanganan Anak. 02(1).

Mike Saeli Yuliana. (2017). Hubungan Antara Dukungan Sosial Keluarga Dan Self Efficacy Dengan Stres Pengasuhan Pada Ibu Yang Memiliki Anak Retardasi Mental Di Slb Negeri Semarang. Http://Eprints.Undip.Ac.Id/55200/

Mufidah dkk. (2023). “Keterlibatan Peran Orang Tua, Masyarakat, Dan Pemerintah Terhadap Penelantaran Anak Berkebutuhan Khusus”. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan, 2(2), 154.

Pratiwi, Ratih Putri dan Afin Murtiningsih. 2013. Kiat Sukses Mengasuh Anak Berkebutuhan Khusus. (Jogjakarta: Ar-Ruzz Media)

Putri, S. S., Supena, A., & Yatimah, D. (2019). Dukungan sosial orangtua anak tunarungu usia 11 tahun di SDN Perwira Kota Bogor. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(1), 20, from doi: https://doi.org/10.29210/120192318

Rahmah, S. (2019). POLA KOMUNIKASI KELUARGA DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 13–31. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v17i33.2369

Rieskiana, F. (2021). Peran Sekolah Inklusi Terhadap Tumbuh Kembang Anak Autisme. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 7(2), 61-71, from doi: https://doi.org/10.18592/jea.v7i2.4625

Rizky, Idhartono, Amelia & Hidayati, Nurul. (2024). "Dinamika Subjective Well-Being dan Resiliensi Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi". Didaktika: Jurnal Kependidikan, Vol. 13, No. 1. Hal 422, from doi: https://doi.org/10.36456/devosi.v13i1.7935

Tentama, F. (2014). Dukungan sosial dan post-traumatic stress disorder pada remaja penyintas gunung merapi. Jurnal Psikologi Undip, 13 (2), 133-138.

Tentama, F. (2014). Peran dukungan sosial pada gangguan stres pascatrauma. Republika, 095.

Vani Tiel, J.M., dan Widyorini, E. 2014. Deteksi dan Penanganan Anak Cerdas Istimewa (Anak Gifted). Jakarta: Prenada.

Zamjani, I. (2019). Inklusivitas program indonesia pintar: Studi kasus pelaksanaannya bagi anak berkebutuhan khusus di lima daerah. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 4(1), 15-32.

Downloads

Published

2024-06-28

How to Cite

OSTIAN, R. N., BAHAR, J. M. N. ., MADAFI, H. L. D. A. ., FAHMY, Z. ., & MASFIA, I. . (2024). FENOMENOLOGI ORANG TUA DALAM MENGASUH ANAK TUNARUNGU . PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 4(2), 146-154. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v4i2.2969

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)