KOHERENSI KEBIJAKAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) DAN DAMPAKNYA PADA MUTU PENDIDIKAN

Authors

  • Ririn Riantiningrum Program Studi S2 Manajemen Pendidikan, Universitas Ivet Semarang
  • Winahyu Dwi Artanti Program Studi S2 Manajemen Pendidikan, Universitas Ivet Semarang
  • Ulunna Sikhah Program Studi S2 Manajemen Pendidikan, Universitas Ivet Semarang

DOI:

https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i1.9073

Keywords:

Manajemen Berbasis Sekolah, Koherensi Kebijakan, Otonomi Sekolah, Kepemimpinan Instruksional, Akuntabilitas Pendidikan

Abstract

School-Based Management (SBM) is a decentralization policy aimed at improving educational quality by strengthening school autonomy, stakeholder participation, and accountability mechanisms. However, its implementation has not always been aligned with the normative objectives of the policy. This article examines the coherence of School-Based Management implementation in relation to educational quality improvement, focusing on the interrelationship between school autonomy, stakeholder participation, and accountability systems. The study employs a qualitative approach using a multiple case study design, with data collected through in-depth interviews, observations, and document analysis across selected schools. The findings reveal that SBM implementation remains largely administrative in nature, characterized by limited school authority over human resource and financial management, as well as accountability practices oriented toward procedural compliance rather than student learning outcomes. In addition, stakeholder participation, particularly that of school committees, tends to be symbolic, while instructional leadership capacity among principals varies considerably. These conditions indicate a lack of policy coherence between delegated autonomy and the supporting institutional framework. The study concludes that strengthening instructional leadership, aligning regulatory frameworks, and developing learning-outcome-based accountability systems are critical prerequisites for enhancing the effectiveness of School-Based Management in a sustainable manner.

ABSTRAK
Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) merupakan kebijakan desentralisasi pendidikan yang bertujuan meningkatkan mutu melalui pemberian otonomi, penguatan partisipasi, dan penerapan akuntabilitas di tingkat sekolah. Namun, dalam praktiknya, implementasi MBS sering kali belum sepenuhnya selaras dengan tujuan normatif kebijakan. Artikel ini bertujuan menganalisis koherensi pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah dalam konteks peningkatan mutu pendidikan, dengan fokus pada keterkaitan antara otonomi sekolah, partisipasi pemangku kepentingan, dan sistem akuntabilitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multipel yang melibatkan beberapa sekolah, melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBS masih didominasi oleh kepatuhan administratif, ditandai dengan keterbatasan kewenangan sekolah dalam pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan, serta akuntabilitas yang lebih berorientasi pada pelaporan prosedural dibandingkan capaian pembelajaran. Selain itu, partisipasi masyarakat dan komite sekolah belum berkembang secara substantif, sementara kapasitas kepemimpinan instruksional kepala sekolah masih bervariasi. Temuan ini menegaskan bahwa rendahnya koherensi antara kebijakan otonomi dan sistem pendukung menjadi faktor utama yang menghambat efektivitas MBS. Oleh karena itu, penguatan kepemimpinan sekolah, penyelarasan regulasi, dan pengembangan sistem akuntabilitas berbasis hasil belajar menjadi prasyarat penting bagi keberhasilan implementasi MBS secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adriani, A., Jamaluddin, E., Rida, N. S., & Pramadana, A. Y. (2020). Analisis kebijakan manajemen berbasis sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan. Jurnal Mappesona, 3(2). https://doi.org/10.30863/mappesona.v3i2.876

Afriana, J., Permanasari, A., & Fitriani, A. (2016). Penerapan project-based learning terintegrasi STEM untuk meningkatkan literasi sains siswa ditinjau dari gender. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 2(2), 202–212. https://doi.org/10.21831/jipi.v2i2.8561

Al Haq, R. B., Syukri, S., & Adriansyah, A. (2025). Peran manajemen berbasis sekolah dalam penguatan kualitas SDM sekolah. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 795–809. https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1348

Hamid, H. (2013). Manajemen berbasis sekolah. Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 1(1), 87–96. https://doi.org/10.24256/jpmipa.v1i1.86

Handoyo, K., Mudhofir, M., & Maslamah, M. (2021). Implementasi manajemen berbasis madrasah dalam peningkatan mutu pendidikan di madrasah. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 7(1), 321–332. https://doi.org/10.29040/jiei.v7i1.1855

Ibrohim, B. (2018). Manajemen berbasis sekolah: Strategi alternatif dalam persaingan mutu. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 4(1), 57. https://doi.org/10.32678/tarbawi.v4i01.836

Izzah, I. (2024). Analisis manifestasi implementasi school-based management pada pengembangan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) di lembaga pendidikan. Evaluasi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 93–109. https://doi.org/10.32478/a2w2q945

Meilani, H., & Lubis, M. J. (2022). Implementasi manajemen berbasis sekolah (MBS) dalam kepemimpinan kepala sekolah. Jurnal Basicedu, 6(3), 4374–4381. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2840

Nasir, M., Mahmudinata, A. A., Ulya, M., & Firdaus, F. A. (2023). Strategi pemberdayaan sekolah sebagai upaya peningkatan manajemen pendidikan. Journal of International Multidisciplinary Research, 1(2). https://doi.org/10.62504/mbznza39

Patras, Y. E., Iqbal, A., Papat, P., & Rahman, Y. (2019). Meningkatkan kualitas pendidikan melalui kebijakan manajemen berbasis sekolah dan tantangannya. Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(2). https://doi.org/10.33751/jmp.v7i2.1329

Pratiwi, S. N. (2016). Manajemen berbasis sekolah dalam meningkatkan kualitas sekolah. EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2(1). https://doi.org/10.30596/edutech.v2i1.578

Takdir, M., Yusuf, M., & Alimuddin, A. (2020). Analisis implementasi kebijakan manajemen berbasis sekolah pada Madrasah Aliyah di Kabupaten Luwu Utara. Idaarah, 4(2), 210–229. https://doi.org/10.24252/idaarah.v4i2.16258

Timpal, C. (2024). Manajemen berbasis sekolah. Mega Press Nusantara.

Usman, A. S. (2014). Meningkatkan mutu pendidikan melalui penerapan manajemen berbasis sekolah. Jurnal Ilmiah Didaktika: Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran, 15(1), 13–31. https://doi.org/10.22373/jid.v15i1.554

Zai, E. P., Duha, M. M., Gee, E., & Laia, B. (2022). Peran kepala sekolah dalam pelaksanaan manajemen berbasis sekolah di SMA Negeri 1 Ulugawo. Curve Elasticity: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 3(2), 13–23. https://doi.org/10.57094/jpe.v3i2.460

Downloads

Published

2026-01-29

How to Cite

Riantiningrum, R., Artanti, W. D. ., & Sikhah, U. . (2026). KOHERENSI KEBIJAKAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) DAN DAMPAKNYA PADA MUTU PENDIDIKAN. MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 6(1), 91-97. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i1.9073

Issue

Section

Articles