ANALISIS ADOPSI DAN DIFUSI INOVASI ASESMEN: STUDI KASUS IMPLEMENTASI TES KEMAMPUAN AKADEMIK (TKA) DI SMAN 2 TAMBUN UTARA
DOI:
https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i1.8689Keywords:
Tes Kemampuan Akademik, Difusi Inovasi, Kesiapan Infrastruktur, SMAN 2 Tambun UtaraAbstract
This study aims to analyze the adoption and diffusion dynamics of the Academic Ability Test (TKA) policy mandated by Permendikdasmen Number 9 of 2025 at SMAN 2 Tambun Utara. This research is urgent considering the transition from conventional evaluation to digital-based assessment with high-stakes testing often faces technical and psychological barriers. Using a descriptive quantitative approach within Everett M. Rogers' Diffusion of Innovation framework, the study highlights three main attributes: Relative Advantage, Compatibility, and Complexity. Data were collected through surveys of the 12th-grade student population (N=276) and teachers/technical teams (N=11). Findings reveal an adoption paradox: (1) High value acceptance (Relative Advantage), where 81.8% of students view TKA as a strategic opportunity for university admission; (2) Critical infrastructure gap (Compatibility), with 63.6% of teachers stating school hardware unreadiness and 39.4% of students having unsupported personal devices; (3) Procedural complexity, where 54.5% of teachers feel significantly increased administrative burden. The study concludes that SMAN 2 Tambun Utara possesses human resource readiness (brainware) but suffers from an infrastructure deficit (hardware), potentially triggering academic anxiety.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika adopsi dan difusi inovasi kebijakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diamanatkan oleh Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 di SMAN 2 Tambun Utara. Penelitian ini urgen dilakukan mengingat transisi dari evaluasi konvensional menuju asesmen berbasis digital dengan konsekuensi tinggi (high-stakes testing) seringkali menghadapi hambatan teknis dan psikologis. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan kerangka teori Difusi Inovasi Everett M. Rogers, penelitian menyoroti tiga atribut utama: Relative Advantage, Compatibility, dan Complexity. Data dikumpulkan melalui survei terhadap populasi siswa kelas XII (N=276) dan guru/tim teknis (N=11). Temuan menunjukkan paradoks adopsi: (1) Tingkat penerimaan nilai (Relative Advantage) sangat tinggi, di mana 81,8% siswa memandang TKA sebagai peluang strategis masuk PTN; (2) Kesenjangan infrastruktur (Compatibility) yang kritis, dengan 63,6% guru menyatakan ketidaksiapan perangkat keras sekolah dan 39,4% siswa memiliki perangkat pribadi yang tidak mendukung; (3) Kompleksitas prosedur (Complexity) yang membebani, di mana 54,5% guru merasa beban administrasi meningkat signifikan. Penelitian menyimpulkan bahwa SMAN 2 Tambun Utara memiliki kesiapan SDM (brainware) namun mengalami defisit kesiapan infrastruktur (hardware), yang berpotensi memicu kecemasan akademik.
References
Azwar, S. (2015). Reliabilitas dan Validitas (4 ed.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4 ed.). London: Sage Publications.
Grani?, A. (2022). Educational technology adoption: A systematic review. Education and Information Technologies, 27(7), 9725-9744. https://doi.org/10.1007/s10639-022-10951-7
Hendrastomo, G., & Januarti, N. E. (2025). Transformasi Asesmen Pembelajaran Lintas Negara: Studi Komparatif Menuju Pendidikan yang Berkeadilan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(2), 296-322. https://doi.org/10.24832/jpnk.v10i2.6870
Jatmiko, M. H., & Imronudin, I. (2023). Pengaruh Relative Advantage, Compatibility, Complexity, Observability Dan Trialability Terhadap Intention To Use Pada E-Wallet Dana. Jurnal Lentera Bisnis, 12(2), 538. https://doi.org/10.34127/jrlab.v12i2.780
Juriyah, J., Fahrudin, T., & Jalaludin, J. (2025). Analisis Kesiapan Implementasi Kebijakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 oleh Kemendikbud. YASIN, 5(6), 5708–5721. https://doi.org/10.58578/yasin.v5i6.7771
Manguni, D. W. (2022). Analisis Pengelolaan Sarana Prasarana Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2021 Di SD Negeri Sukomulyo Sleman. Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan, 22(1), 19-28. https://doi.org/10.30651/didaktis.v22i1.11717
Mardapi, D. (2017). Pengukuran, Penilaian dan Evaluasi Pendidikan. Yogyakarta: Parama Publishing.
Nurohmah, E. Y., & Ma'rifah, S. (2025). From Paper-Based to Digital Assessment: Adoption and Challenges of Learning Evaluation Applications in Islamic Education. Journal of Educational Research and Practice, 3(1), 107-122. https://doi.org/10.70376/jerp.v3i1.206
Perdana, A. L., & Suharni, S. (2021). Analisis Adopsi Inovasi Teknologi Informasi Menggunakan Innovation and Diffusion Theory (IDT) Pada PPDB Online SMKN 3 Gowa. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia, 1(7), 269-274. https://doi.org/10.52436/1.jpti.57
Prasetyaningtyas, W. E., Rangka, I. B., Folastri, S., & Sofyan, A. (2022). Kecemasan Akademik Siswa di Sekolah: Suatu Tinjauan Singkat. Journal of Learning and Instructional Studies, 2, 107–114. https://doi.org/10.46637/jlis.v2i3.32
Rahmadania, R., Rahma, I. D., Iswandi, W., Oktara, Y. R., Asmara, A., & Kashardi, K. (2026). Sistem Evaluasi dan Asesmen Pendidikan Perbandingan Indonesia dan Negara Lain. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 4441-4447. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4163
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5 ed.). New York: Free Press.
Salsabila, F. F., & Salsabilla, V. F. (2024). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja Administratif Guru dan Staf Pendukung di Sekolah (SMP Negeri 28 Surabaya). Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia, 1(3), 14-14. https://doi.org/10.47134/ptk.v1i3.417
Sani, R. A. (2016). Penilaian Autentik. Jakarta: Bumi Aksara.
Sesmiarni, Z. (2025). Transformasi Sistem Evaluasi Pendidikan: Analisis Kebijakan Assessment Nasional (AN/AKM) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA)”. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 23(4), 94-100. https://doi.org/10.36835/jipi.v23i4.269
Stobart, G., & Eggen, T. (2012). High-stakes testing – value, fairness and consequences. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 19(1), 1–6. https://doi.org/10.1080/0969594X.2012.639191
Widoyoko, E. P. (2013). Evaluasi Program Pembelajaran: Panduan Praktis bagi Pendidik dan Calon pendidik. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Yulita, E., Sunarti, I., Handayani, T. P., Indah, J. S., Putriani, T., Daulay, M., & Hidayat, H. (2025). Peran Bakat Akademik Terhadap Pencapaian Hasil Belajar Peserta Didik Di Sekolah. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(02), 211-222. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i02.6290
Yuliyanti, E., & Fajar, W. N. . (2025). Integrasi Teknologi Dalam Asesmen Formatif: Inovasi Pembelajran IPS Abad Ke-21 . EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi, 5(2), 290-304. https://doi.org/10.51878/edutech.v5i2.5249
Zahroh, J., Asrohah, H., & Zainiyati, H. S. (2025). Difusi Inovasi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Al-Ghozali Arosbaya Bangkalan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5(3), 1288–1302. https://doi.org/10.53299/jppi.v5i3.1836
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












