DUKUNGAN SISTEM BAGI MAHASISWA PENYANDANG DISABILITAS DI PERGURUAN TINGGI INKLUSIF
DOI:
https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i4.8345Keywords:
Dukungan Sistem, Pendidikan Inklusif, Mahasiswa DifabelAbstract
ABSTRACT
The development of inclusive education policies in Indonesia has encouraged universities to establish Disability Service Units (ULD) to expand access and support for students with disabilities. This study aims to analyze the support systems available for disabled students at three inclusive universities kampus 1, kampus 2, and kampus 3 including policy support, academic services, mentoring, and both physical and non-physical accessibility. A qualitative approach was employed by involving students with disabilities and ULD administrators through questionnaires, in-depth interviews, observations, and document analysis. Data were examined using thematic analysis to identify patterns of support implemented across campuses. The findings show variations in support among the universities: kampus 1 excels in academic services and mentoring, kampus 2 is stronger in policy development and institutional coordination, while kampus 3 demonstrates strengths in physical accessibility, complaint services, and learning support facilities. Overall, the available support systems contribute to enhancing the learning experiences of disabled students, although further improvements are needed in service standards, policy consistency, and the expansion of disability-friendly infrastructure.
ABSTRAK
Perkembangan kebijakan pendidikan inklusif di Indonesia mendorong perguruan tinggi membentuk Unit Layanan Disabilitas (ULD) untuk memperluas akses dan dukungan bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan membahas bentuk sistem pendukung yang tersedia bagi mahasiswa difabel di tiga perguruan tinggi inklusif kampus 1, kampus 2, dan kampus 3 meliputi dukungan kebijakan, layanan akademik, pendampingan, serta aksesibilitas fisik dan nonfisik. Pendekatan kualitatif digunakan dengan melibatkan mahasiswa difabel dan pengelola ULD melalui kuesioner, wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk menggali pola dukungan yang diterapkan di masing-masing kampus. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi dukungan antar kampus: kampus 1 menonjol pada layanan akademik dan pendampingan, kampus 2 lebih kuat pada kebijakan pengembangan dan koordinasi kelembagaan, sementara kampus 3 unggul dalam aksesibilitas fisik, layanan aduan, dan fasilitas penunjang pembelajaran. Secara keseluruhan, sistem pendukung yang tersedia memberikan kontribusi pada peningkatan pengalaman belajar siswa difabel, meskipun diperlukan penguatan standar layanan ULD, konsistensi kebijakan, serta perluasan fasilitas ramah disabilitas di seluruh lingkungan kampus.
References
Badan Pusat Statistik. (2020). Statistik Penyandang Disabilitas 2020. https://www.bps.go.id
Cai, R., Richdale, A., & Uljarevi?, M. (2022). Dukungan Sosial, Kesehatan Mental, Dan Kesejahteraan Pada Mahasiswa Penyandang Disabilitas. Journal of Affective Disorders, 311, 331–339. https://doi.org/10.1016/j.jad.2022.05.004
Coleman, LM (2022). Hambatan Struktural Terhadap Aksesibilitas Di Pendidikan Tinggi: Tinjauan Kritis. Ilmu Pendidikan, 12 (2), 82. https://doi.org/10.3390/educsci12020082
Dong, S., & Lucas, MS (2016). Analisis Disabilitas, Keberhasilan Akademik, Dan Kesejahteraan Pada Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Pascasarjana dan Disabilitas, 29 (2), 147–160. https://doi.org/10.1037/edu0000097
Grimes, S., Scevak, J., Southgate, E., & Caltabiano, N. (2019). Pengalaman Belajar Mahasiswa Penyandang Disabilitas: Tinjauan Sistematis. Higher Education Research & Development, 38 (6), 1101–1117. https://doi.org/10.1080/07294360.2019.1576593
Halim, H., Zainal, N., & Che Zain, M. (2016). Kesepian Dan Kesejahteraan Psikologis Di Kalangan Remaja Malaysia. Jurnal Internasional Ilmu Sosial dan Kemanusiaan, 6 (9), 691–694. https://doi.org/10.7763/IJSSH.2016.V6.739
Hidayati, S., & Sari, NP (2022). Inklusivitas Kampus Dan Kesejahteraan Psikologis Di Kalangan Mahasiswa Penyandang Disabilitas. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia , 10(2), 90–102. https://doi.org/10.21009/ijer.10.02.05
Holloway, S., & Salway, S. (2021). Hambatan Inklusi Bagi Mahasiswa Penyandang Disabilitas Di Pendidikan Tinggi: Tinjauan Sistematis. Disabilitas & Masyarakat. https://doi.org/10.1080/09687599.2021.1907547
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. (2019). Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di Perguruan Tinggi . https://www.kemdikbud.go.id
Kent, M., & Ellis, K. (2018). Mahasiswa Penyandang Disabilitas Dan E-Learning: Sebuah Studi Di Australia. Jurnal Internasional Teknologi Pendidikan di Perguruan Tinggi. https://doi.org/10.1186/s41239-018-0112-3
King, G., Lindsay, S., Klassen, A., et al. (2018). Peran Jaringan Dukungan Sosial Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemuda Penyandang Disabilitas. Disabilitas dan Rehabilitasi, 40(19), 2283–2294. https://doi.org/10.1080/09638288.2017.1334235
Lombardi, A. R., Murray, C., & Gerdes, H. (2016). College Faculty And Inclusive Instruction: Self-Reported Attitudes And Actions Pertaining To Universal Design. Journal Of Autism And Developmental Disorders, 46(3), 836–849. https://doi.org/10.1007/s10803-015-2685-1
Moriña, A. (2017). Pendidikan Inklusif Di Pendidikan Tinggi: Tantangan Dan Peluang. Jurnal Eropa Pendidikan Kebutuhan Khusus, 32 (1), 3–17.
https://doi.org/10.1080/08856257.2016.1254964
Moriña, A. (2020). Sikap Anggota Fakultas Terhadap Mahasiswa Penyandang Disabilitas Di Pendidikan Tinggi. Pendidikan Tinggi, 80(5), 873–888.
https://doi.org/10.1007/s10734-020-00539-w
Organisasi Kesehatan Dunia. (2020). Disabilitas Dan Kesehatan. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/disability-and-health
Park, C. L. (2017). Religiousness And Meaning In Life: A Systematic Review And Meta-Analysis. Psychology Of Religion and Spirituality, 9(1), 1–14. https://doi.org/10.1037/rel0000086
Szcze?niak, M., & Timoszyk-Tomczak, C. (2020). Sistem Makna Religius Dan Kesejahteraan Psikologis. Jurnal Agama dan Kesehatan, 59 (4), 2006–2023. https://doi.org/10.1007/s10943-019-00910-x
UNESCO. (2020). Laporan Pemantauan Pendidikan Global 2020: Inklusi Dan Pendidikan—Semua Berarti Semua . https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000374817
Yeo, M., & Eaton, J. (2020). Peran Dukungan Sosial Dalam Regulasi Emosi Dan Ketahanan Di Kalangan Mahasiswa Penyandang Disabilitas. Jurnal Internasional Disabilitas, Pengembangan dan Pendidikan, 67 (5), 643–658. https://doi.org/10.1080/1034912X.2019.1626007
Zhou, X., Guo, J., & Gao, R. (2020). Peran Dukungan Sosial Dalam Kesejahteraan Emosional: Tinjauan Meta-Analitik. Journal of Affective Disorders, 276, 106–118.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












