KESENJANGAN PENDIDIKAN SEKOLAH UMUM DAN MADRASAH: FAKTOR PENYEBAB DAN DAMPAKNYA BAGI PESERTA DIDIK DI KABUPATEN SIMEULUE
DOI:
https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i4.8055Keywords:
Dualisme Pendidikan, Kesenjangan Pendidikan, MadrasahAbstract
The dualism of the national education system between public schools and madrasahs has led to disparities in management and resource support, particularly in Simeulue Regency. Public schools under the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology receive priority in the regional budget, while madrasahs under the Ministry of Religious Affairs are often neglected due to vertical agency regulations. This study aims to analyze the causes and impacts of this disparity through a qualitative approach using observational data collection techniques, in-depth interviews, and documentation of school and madrasah principals. The research findings reveal that the disparity is primarily caused by differences in institutional regulations and bureaucratic mechanisms. Public schools benefit from a decentralized system that facilitates access to facility development and teacher training, while madrasahs are hampered by centralized bureaucracy and limited funding quotas. This situation is exacerbated by limited opportunities for madrasah teacher competency development and a complete dependence on BOS funds. A significant impact of this disparity is the degradation of the image of madrasahs in the public eye, leading to a drastic decline in student enrollment. Some madrasahs are even threatened with closure due to a lack of students. It can be concluded that this gap is structural and administrative in nature, necessitating policy harmonization and collaborative strategies between madrasas, the community, and the government to safeguard the existence of religious education in the region.
ABSTRAK
Dualisme sistem pendidikan nasional antara sekolah umum dan madrasah memicu ketimpangan pengelolaan dan dukungan sumber daya, khususnya di Kabupaten Simeulue. Sekolah umum yang bernaung di bawah Kemendikbudristek mendapatkan prioritas anggaran daerah, sementara madrasah di bawah Kementerian Agama sering terabaikan karena regulasi instansi vertikal. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab serta dampak kesenjangan tersebut melalui pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah dan madrasah. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa disparitas utamanya disebabkan oleh perbedaan regulasi kelembagaan dan mekanisme birokrasi; sekolah umum diuntungkan oleh sistem desentralisasi yang mempermudah akses pembangunan sarana dan pelatihan guru, sedangkan madrasah terhambat oleh birokrasi sentralistik dan keterbatasan kuota bantuan. Kondisi ini diperparah oleh minimnya kesempatan pengembangan kompetensi guru madrasah dan ketergantungan penuh pada dana BOS. Dampak signifikan dari kesenjangan ini adalah degradasi citra madrasah di mata masyarakat yang berujung pada penurunan drastis jumlah peserta didik, bahkan beberapa madrasah terancam ditutup karena kekurangan siswa. Dapat disimpulkan bahwa kesenjangan ini bersifat struktural dan administratif, sehingga diperlukan harmonisasi kebijakan serta strategi kolaboratif antara madrasah, masyarakat, dan pemerintah untuk menyelamatkan eksistensi pendidikan keagamaan di wilayah tersebut.
References
Adam, A. (2021). Kebijakan otonomi perguruan tinggi sebagai dampak reformasi keuangan dalam bidang pendidikan di Indonesia. Journal of Education and Teaching (JET), 2(1), 52. https://doi.org/10.51454/jet.v2i1.106
Ahmad, S. (2023). Implementasi supervisi manajerial pengawas dalam meningkatkan kinerja guru PAI di MIN 4 Aceh Tenggara era Covid-19. MUDABBIR: Journal Reserch and Education Studies, 1(1), 21. https://doi.org/10.56832/mudabbir.v1i1.3
Arini, A., et al. (2025). Evaluasi manajemen pendidikan di madrasah negeri di Kalimantan Timur: Peran sistem informasi dalam penjaminan mutu pendidikan. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 446. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5726
Asafila, I. M., & Lessy, Z. (2024). Pengembangan budaya unggul untuk pembentukan mutu akademik peserta didik di MTsN 2 Kota Kediri. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 393. https://doi.org/10.51878/learning.v4i2.2993
Ashari, M. K., et al. (2023). Considering local government policies related to Madrasah Diniyah Takmiliyah in Indonesia. Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education, 4(3), 414. https://doi.org/10.31538/tijie.v4i3.411
Astawa, I. N. T. (2021). Pendidikan agama dan keagamaan dalam menunjang mutu pendidikan di Indonesia. Jurnal Penjaminan Mutu, 7(2). https://doi.org/10.25078/jpm.v7i2.2776
Azizurahman, A., et al. (2025). Peran tenaga kependidikan sebagai agen inovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 131. https://doi.org/10.51878/learning.v5i1.4314
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publications.
Elwardiansyah, M. H., et al. (2025). Kebutuhan untuk pembaharuan pendidikan di sekolah Islam: Tantangan, perubahan sosial, dan landasan kebutuhan. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1300. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6638
Ghofur, A., et al. (2024). Analisis pendidikan karakter melalui kurikulum Madrasah Ibtidaiyah (MI). LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(4), 1128. https://doi.org/10.51878/learning.v4i4.3761
Hamida, I., et al. (2025). Pengembangan administrasi keuangan berbasis Foxpro untuk meningkatkan efektifitas program kerja di MTs. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(1), 31. https://doi.org/10.51878/social.v5i1.4574
Hutasuhut, S., et al. (2025). Kesejahteraan guru di Indonesia. Future Academia: The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 3(1), 227. https://doi.org/10.61579/future.v3i1.277
Jabbar, M. R. A. A., et al. (2025). Integrasi nilai keislaman dalam manajemen strategik untuk membangun keunggulan kompetitif lembaga pendidikan Islam di era globalisasi digital. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(1), 185. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i1.4153
Kartini, D., & Kristiawan, M. (2019). Pengaruh tunjangan profesi dan motivasi kerja terhadap kinerja guru. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 6(1), 25. https://doi.org/10.24246/j.jk.2019.v6.i1.p25-33
Kultsum, U., et al. (2022). Comparative studies between public and private Islamic schools in the era of globalization. International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE), 11(1), 421. https://doi.org/10.11591/ijere.v11i1.22182
Miftahusalimah, P. L., et al. (2025). Disiplin positif pada implementasi Kurikulum Merdeka sebagai strategi dalam menumbuhkan karakter disiplin peserta didik. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 209. https://doi.org/10.51878/learning.v5i1.4331
Mirela, T., et al. (2022). Excavation of education fund sources at SD Negeri Samirono Yogyakarta (Penggalian sumber dana pendidikan di SD Negeri Samirono Yogyakarta). Shautut Tarbiyah, 28(1), 35. https://doi.org/10.31332/str.v28i1.3906
Mukhlasin, A., et al. (2021). Cybernetics: Journal educational research and social studies. Cybernetics, 2, 62–72.
Nur, T., et al. (2016). Analisis pengaruh partisipasi masyarakat terhadap pendanaan yang berdampak pada daya tampung dan pelayanan madrasah menurut persepsi kepala madrasah: Studi kasus pada Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Karawang. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 238. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v5i2.586
Riyadi, S., et al. (2023). Effective promotion strategy of integrated Islamic education institutions in modern society. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan Sosial dan Agama, 15(1), 667. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v15i1.4192
Rizaldi, I. B., et al. (2025). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada pembelajaran IPAS kelas V SDN 5 Cakranegara. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(1), 188. https://doi.org/10.51878/social.v5i1.4751
Suryono, Y. (2015). Profil pembiayaan pendidikan untuk meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan dasar. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 33(1). https://doi.org/10.21831/jk.v33i1.7258
Wahyudi, K., & Soleh, B. (2023). Online-based promotion model in recruiting outstanding new students. Re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management), 6(1), 86. https://doi.org/10.19105/re-jiem.v6i1.8797
Zainudin, M. (2021). Penyelewengan dana BOS dapat terjadi karena kurangnya transparansi pihak sekolah terhadap publik. Jurnal Jendela Hukum, 6(2), 32. https://doi.org/10.24929/fh.v6i2.1558
Zarkasyi, A. H. (2021). Reality, expectations and policy of madrasah management in the era of regional autonomy. Southeast Asian Journal of Islamic Education Management, 2(2), 229. https://doi.org/10.21154/sajiem.v2i2.61
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












