MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH UNTUK MENGATASI KETERBATASAN SARANA DI YAYASAN UKWATUNA LOMBOK
DOI:
https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i3.6802Keywords:
Manajemen Berbasis Sekolah, Sarana dan PrasaranaAbstract
School-Based Management (SBM) grants schools autonomous authority in managing educational resources. This study aims to analyze the role of SBM at the Ukwatuna Lombok Foundation, a vocational school with three study programs (Culinary Arts, Ruminant Agribusiness, and Visual Communication Design) that is still in its early stages of development. A descriptive qualitative approach was employed through observations and interviews with the principal and nine teachers. The findings reveal that the main obstacles include limited funding, low community support, and competition with other operational needs. For instance, the Visual Communication Design program is equipped with only one desktop computer and two laptops to support learning activities. To address these challenges, the school adopted adaptive strategies such as procurement through purchasing, self-production, donations, leasing, and refurbishing. The results highlight that SBM can serve as an effective framework for empowering schools to cope with resource constraints. This study demonstrates that adaptive SBM strategies can be a practical and sustainable solution for private schools in non-urban areas with limited facilities.
ABSTRAK
Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) memberikan kewenangan otonom kepada sekolah dalam mengelola sumber daya pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran MBS di Yayasan Ukwatuna Lombok, sebuah sekolah vokasi dengan tiga jurusan (Tata Boga, Agribisnis Ruminansia, dan Desain Komunikasi Visual/ DKV) yang masih dalam tahap pengembangan. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah serta sembilan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama adalah keterbatasan dana, minimnya dukungan masyarakat, dan persaingan dengan kebutuhan operasional lain. Jurusan DKV, misalnya, hanya memiliki satu komputer dan dua laptop untuk mendukung proses pembelajaran. Untuk mengatasi kondisi tersebut, sekolah menerapkan strategi adaptif berupa pengadaan melalui pembelian, produksi mandiri, hibah, penyewaan, dan rekondisi. Temuan ini menegaskan bahwa MBS dapat menjadi kerangka kerja yang efektif dalam memberdayakan sekolah menghadapi kendala sumber daya. Studi ini membuktikan bahwa strategi adaptif MBS dapat menjadi solusi praktis dan berkelanjutan bagi sekolah swasta di daerah nonperkotaan dengan fasilitas terbatas.
Downloads
References
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Caldwell, B. J., & Spinks, J. M. (2013). The Self-Transforming School. London: Routledge.
Earthman, G. I. (2004). Prioritization of 31 Criteria for School Building Adequacy. American Civil Liberties Union Foundation of Maryland.
Fullan, M. (2016). The New Meaning of Educational Change (5th ed.). New York: Teachers College Press.
Hartati, S. (2022). Systematisasi Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah. Journal of Islamic Education and Learning, 37–48. http://ejournal.stisdulamtim.ac.id/index.php/JIEL/article/view/50%0Ahttp://ejournal.stisdulamtim.ac.id/index.php/JIEL/article/download/50/45
Juita, G., Jahera, J., Zulkifli, A., & Ananda, R. (2024). Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Dalam Meningkatkan Proses Pembelajaran Yang Efektif. Elementary School, 11, 572–582.
Junindra, A., Nasti, B., Rusdinal, R., & Gistituati, N. G. (2022). Manajemen Berbasis Sekolah (Mbs) Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Sekolah Dasar. Jurnal Cerdas Proklamator, 10(1), 88–94. https://doi.org/10.37301/cerdas.v10i1.124
Kurniawati, E., Arafat, Y., & Puspita, Y. (2020). Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan melalui Manajemen Berbasis Sekolah. Journal of Education Research, 1(2), 134–137. https://doi.org/10.37985/joe.v1i2.12
Lavy, V. (2015). Do Differences in Schools’ Instruction Time Explain International Achievement Gaps in Math, Science, and Reading? Evidence from Developed and Developing Countries. The Economic Journal, 125(588), F397–F424.
Lestariningtyas, L. (2024). Manajemen Berbasis Sekolah Melalui Pemberdayaan Masyarakat dan Peran Komite Serta Tantangan Pelaksanaannya. Jurnal Inovasi Pembelajaran Di Sekolah, 5(1), 077–086. https://doi.org/10.51874/jips.v5i1.225
Malaikosa, Y. M. L. (2021). Strategi Kepala Sekolah Dalam Mengimplementasikan Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Meningkatkan Mutu Sekolah. Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 5(1), 1. https://doi.org/10.24252/idaarah.v5i1.20270
Mourshed, M., Chijioke, C., & Barber, M. (2010). How the World's Most Improved School Systems Keep Getting Better. McKinsey & Company. https://www.mckinsey.com/industries/education/our-insights/how-the-worlds-most-improved-school-systems-keep-getting-better
Nirmayanthi, A., Abdalla, M. A. F., Hasan, M., & Syamsudduha, S. (2024). Implementasi Manajemen Strategik Berbasis Sekolah. Cognoscere: Jurnal Komunikasi Dan Media Pendidikan, 2(3), 1–10. https://doi.org/10.61292/cognoscere.214
Nisa, V., Rachmawati, A. A., Janah, E. U., & Trihantoyo, S. (2024). Analisis Prinsip Akuntabilitas Manajemen Berbasis Sekolah (Mbs) Dalam Mendukung Pengelolaan Keuangan Sekolah. Refleksi: Jurnal Riset dan Pendidikan, 2(2), 69-82
OECD. (2018). The Future of Education and Skills: Education 2030. OECD Publishing.
OECD. (2019). OECD Reviews of School Resources: Implementation Strategies for Education Policies. OECD Publishing.
Riyad, M., & Rois, A. 2022. “Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah dalam Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Islam.” Toriqotuna, Jurnal Pendidikan Islam, 4(1): 33–44.
Saputra, H. A. (2020). Principal Leadership For School-Based Management. SSRN Electronic Journal, 1–17. https://doi.org/10.2139/ssrn.3635107
Sormin, A. R., & Sirozi, M. (2024). Prinsip-Prinsip Perencanaan Pengembangan Sarana dan Prasarana Pendidikan Islam. 4, 472–477.
Subagyo, H., & Rahmatullah, A. S. (2023). Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana di SMP Muhammadiyah 1 Minggir. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(3), 798-812.
UNESCO. (2016). School-Based Management: A Conceptual Framework. Paris: UNESCO Publishing.
UNESCO. (2017). Accountability in Education: Meeting Our Commitments. Global Education Monitoring Report. Paris: UNESCO Publishing.
World Bank. (2020). Transforming Education in Indonesia: An Evidence-Based Review of Challenges and Opportunities. Washington, DC: The World Bank.
Zai, E. P., Duha, M. M., Gee, E., & Laia, B. (2022). Peran Kepala Sekolah Dalam Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah Di Sma Negeri 1 Ulugawo. Curve Elasticity: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 3(2), 13–23. https://doi.org/10.57094/jpe.v3i2.460
Zhafirah, A. R., & Nurlaeli, A. (2024). Implementasi Manajemen Sarana Prasarana Pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam Rangka Peningkatan Mutu Pembelajaran. Dirasah Jurnal, 7(2), 846–858.
Zohriah, A., Syamsudin, D. A., & Firdaos, R. (2023). Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah pada Satuan Pendidikan. Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies, 4(1), 11–18. https://doi.org/10.47467/tarbiatuna.v4i1.4382
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












