PENERAPAN METODE CERITA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA
DOI:
https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i1.4896Keywords:
Cerita Bergambar, Pendidikan Pancasila, Hasil Belajar, Keberagaman, Siswa SDAbstract
This research is motivated by the low understanding of students on the material "Different is Beautiful" in the Pancasila Education subject and the lack of interest in learning due to the use of lecture methods that tend to be monotonous. The main objective of the research is to improve students' learning outcomes on the material through the application of the illustrated story method. This research uses the Classroom Action Research (CAR) approach which is implemented in two cycles, where each cycle includes the stages of planning, implementing actions, observation, and reflection. The subjects of the research are students who have difficulty in understanding diversity. Data collection instruments include learning outcome tests and observation sheets. The results of the study showed a significant increase in student learning outcomes. The average learning outcome score increased from 74.77 in cycle I to 84.22 in cycle II. Furthermore, the percentage of student learning completion also experienced a substantial increase, from 29.63% in cycle I to 88.9% in cycle II. Based on these findings, it can be concluded that the implementation of the picture story method is effectively able to improve not only learning outcomes but also the enthusiasm of students in learning Pancasila Education regarding diversity.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman peserta didik terhadap materi "Berbeda Itu Indah" dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila serta kurangnya minat belajar akibat penggunaan metode ceramah yang cenderung monoton. Tujuan utama penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi tersebut melalui penerapan metode cerita bergambar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik yang mengalami kesulitan dalam memahami keberagaman. Instrumen pengumpulan data meliputi tes hasil belajar dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar peserta didik. Rata-rata nilai hasil belajar meningkat dari 74,77 pada siklus I menjadi 84,22 pada siklus II. Lebih lanjut, persentase ketuntasan belajar peserta didik juga mengalami peningkatan substansial, dari 29,63% pada siklus I melonjak menjadi 88,9% pada siklus II. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode cerita bergambar secara efektif mampu meningkatkan tidak hanya hasil belajar tetapi juga antusiasme peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila mengenai keberagaman.
Downloads
References
Aisah, R. N., et al. (2022). Analisis faktor penyebab kesulitan belajar PPKn di SD. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 8(1), 671–685.
Astuti, Y. (2019). Peningkatan hasil belajar IPS melalui metode cerita bergambar pada siswa kelas IV SDN Cibeureum Kota Tasikmalaya. Jurnal Cakrawala Pendas, 5(1), 45–52. https://doi.org/10.31949/jcp.v5i1.1207
Damayanti, L. (2016). Pengaruh media cerita bergambar terhadap kehidupan sosial anak didik kelompok B TK Desa Ngepeh Saradan Madiun. Jurnal PG-PAUD IKIP PGRI Madiun, 3(2).
Darmiati, L., & AH, H. M. (2015). Peningkatan minat pembelajaran pendidikan kewarganegaraan menggunakan metode cerita di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 4(12).
Harun, A. (2012). Meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn dalam materi nilai-nilai Pancasila dengan menggunakan media cerita gambar di kelas II SD Laboratorium Universitas Negeri Gorontalo Kota Selatan Kota Gorontalo [Skripsi tidak dipublikasikan]. Universitas Negeri Gorontalo.
Khairunnisa, K., & Jiwandono, I. S. (2020). Analisis metode pembelajaran komunikatif untuk PPKn jenjang sekolah dasar. ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 4(1), 9–19.
Moeslichatoen, R. (2004). Metode pengajaran di taman kanak-kanak. PT Rineka Cipta.
Novita, E., et al. (2017). Pengaruh metode bercerita buku bergambar terhadap kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di TK Tadika Puri Pekanbaru [Disertasi doktoral tidak dipublikasikan]. Universitas Riau.
Peradnyani, A. A. M., et al. (2014). Pengaruh metode simulasi berbantuan cerita bergambar terhadap hasil belajar PKN pada siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2013/2014 SD Gugus V Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. MIMBAR PGSD Undiksha, 2(1).
Sari, D. P., et al. (2020). Penggunaan media cerita bergambar untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS. Jurnal Kajian Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 3(3), 303–311. https://doi.org/10.31764/jpp.v3i3.2604
Wulandari, T., & Suryani, N. (2021). Pengembangan media cerita bergambar berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 1849–1858. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1112
Yuniarti. (2014). Penerapan metode bercerita berbantuan media buku bergambar untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak pada anak TK usia 5-6 tahun Taman Kanak-kanak Srikandi Kabupaten Kepahiang [Skripsi tidak dipublikasikan]. Universitas Bengkulu.
Zainab, Z. (2012). Peningkatan perkembangan moral anak melalui metode cerita bergambar TK Lembah Sari Agam. Jurnal Ilmiah Pesona PAUD, 1(3).
Zein, M. (2016). Peran guru dalam pengembangan pembelajaran. Jurnal Inspiratif Pendidikan, 5(2), 274–285.
Zuhdi, F., et al. (2021). Pengaruh metode group investigation terhadap hasil belajar siswa pada muatan materi PPKn di kelas V SDN 2 Kalijaga. ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal, 2(1), 44–54.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












