TANTANGAN GURU DALAM MENGADAPTASI KURIKULUM YANG TERUS MENERUS BERUBAH DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i1.4753Keywords:
Pendidikan, edukasi, KurikulumAbstract
Changes in research programs are the government's efforts to improve the quality of education over time However, this dynamism occupies its own challenges for teachers who can execute in this area This article refers to the various challenges that teachers face in adapting learning programs, including limited training, lack of support for highly administrative resources, administrative costs and inequalities to understand the changing nature of the curriculum Studies It uses a qualitative approach to teacher interviews and observations at different levels of education The results of the study show that although some teachers are adaptable, there are still many people who have difficulties due to systematic advice and limited time to understand and effectively implement change Therefore, one more policy is needed to increase the capacity of teachers on a sustainable basis so that the goal of change in the research program can be achieved. achieve optimally
ABSTRAK
Perubahan program penelitian adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dari waktu ke waktu Namun, dinamisme ini menempati tantangannya sendiri bagi para guru yang dapat mengeksekusi di bidang ini Artikel ini mengacu pada berbagai tantangan yang dihadapi guru dalam menyesuaikan program pembelajaran, termasuk pelatihan terbatas, kurangnya dukungan untuk sumber daya yang sangat administratif, biaya administrasi dan ketidaksetaraan untuk memahami sifat perubahan kurikulum Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk wawancara dan pengamatan guru di berbagai tingkat pendidikan Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa guru dapat beradaptasi, masih ada banyak orang yang mengalami kesulitan karena nasihat sistematis dan waktu yang terbatas untuk memahami dan secara efektif menerapkan perubahan Oleh karena itu, satu kebijakan lebih diperlukan untuk meningkatkan kapasitas guru secara berkelanjutan sehingga tujuan perubahan dalam program penelitian dapat mencapai secara optimal
References
Abdurrahmansyah, A., et al. (2022). Online learning phenomenon: From the perspective of learning facilities, curriculum, and character of elementary school students. Education Sciences, 12(8), 508.
Ansori, M. (2023). Analisis kesiapan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka berbasis TPACK di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(1), 446-455. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i1.4411
Avalos, B. (2011). Teacher professional development in Teaching and Teacher Education over ten years. Teaching and Teacher Education, 27(1), 10–20. https://doi.org/10.1016/j.tate.2010.08.007
Bjork, C. (2017). Indonesian education: Teachers, schools, and central bureaucracy. Routledge.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage publications.
Datnow, A., & Park, V. (2018). Professional collaboration with purpose: Teacher learning towards equitable teaching. Teaching and Teacher Education, 71, 166-177. https://doi.org/10.1016/j.tate.2017.12.009
Hamidah, S. (2017). Analisis kebijakan pendidikan di Indonesia: Studi kasus implementasi Kurikulum 2013. Jurnal Kependidikan, 1(2), 183-198. https://doi.org/10.24090/jk.v1i2.1300
Indarta, Y., et al. (2022). Metaverse: Tantangan dan peluang dalam pendidikan. Jurnal Basicedu, 6(3), 3351-3363.
Mockler, N., & Groundwater-Smith, S. (Eds.). (2015). Engaging with educational change: Voices of practitioner inquiry. Routledge.
Nisa, E. K., et al. (2023). Analisis tantangan implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(1), 2395-2401. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i1.11145
Novitasari, D., et al. (2023). Project-based learning dalam Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis siswa SMP. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 11(2), 451-464. https://doi.org/10.25273/jipm.v11i2.15678
Rahmawati, Y., & Ridwan, A. (2022). Student-centered learning dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 8691-8696. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9809
Reeve, J., & Jang, S. (2015). Self-determination theory in educational settings: Motivating students for enhanced learning. Review of Educational Research, 85(4), 657–692. https://www.google.com/search?q=https://doi.org/10.3102/0034654315582250
Ritonga, E. C. (2018). Efektivitas model problem posing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di SMP negeri 3 angkola selatan. JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal), 1(2), 23-35.
Skaalvik, E. M., & Skaalvik, S. (2017). Still motivated to teach? A study of school context variables, stress and job satisfaction among teachers in senior high school. Social Psychology of Education, 20(1), 15–37. https://doi.org/10.1007/s11218-016-9363-9
Susilowati, E. (2020). Tantangan guru di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dalam implementasi kebijakan pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(1), 103–118. https://doi.org/10.24832/jpnk.v5i1.1599
Viana, V. O., et al. (2024). Transformasi tujuan pendidikan nasional dalam refleksi kurikulum 1947, 1965, dan 1968. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(04), 302-311.
Wati, I., & Kamila, I. (2019). Pentingnya guru profesional dalam mendidik siswa milenial untuk menghadapi revolusi 4.0. In Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang.
Wiyono, B. B. (2018). The effect of principals’ transformational leadership, organizational culture, and organizational commitment on the teachers’ work discipline. International Journal of Educational Management, 32(1), 108-124. https://doi.org/10.1108/IJEM-08-2016-0168
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












