ABSURDITAS NASKAH DRAMA PETANG DI TAMAN KARYA IWAN SIMATUPANG: TINJAUAN STILISTIKA

Authors

  • Taif Maharsyah Universitas Jember
  • Agustin Erlin Irawati Universitas Jember

DOI:

https://doi.org/10.51878/language.v5i2.5126

Keywords:

Absurditas, Stilistika, Drama

Abstract

The drama Petang di Taman by Iwan Simatupang is a literary work that carries the theme of absurdity with a distinctive and unconventional language style. This study aims to analyze the stylistic elements that build the impression of absurdity in the drama script. The approach used is qualitative-descriptive with hermeneutic analysis techniques on language style, including repetition, contrast, rhetorical questions, climax, anticlimax, antithesis, and grammatical deviations. The results of the study show that these stylistic elements effectively create an atmosphere of absurdity that reflects the existential conflicts of the characters in the drama. This analysis shows how the use of language in Petang di Taman not only functions as a means of communication, but also as a medium for expressing complex and contradictory meanings.


ABST RAK

Drama Petang di Taman karya Iwan Simatupang merupakan karya sastra yang mengusung tema absurditas dengan gaya bahasa yang khas dan tidak konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur stilistika yang membangun kesan absurditas dalam naskah drama tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan teknik analisis hermeneutik terhadap gaya bahasa, meliputi repetisi, pengontrasan, pertanyaan retoris, klimaks, antiklimaks, antitesis, serta penyimpangan gramatikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur stilistika tersebut secara efektif menciptakan suasana absurditas yang mencerminkan konflik eksistensial para tokoh dalam drama. Analisis ini memperlihatkan bagaimana penggunaan bahasa dalam Petang di Taman bukan hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai medium ekspresi makna yang kompleks dan kontradiktif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al?Hafizh, M. (2022). Menakar fungsi dulce et utile karya sastra remaja Indonesia. International Conference on Languages and Arts, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang.

Chan, K. L. (2016). Theatre of the Absurd: Communication Failure in Waiting for Godot. Bachelor's thesis, Education University of Hong Kong.

Cutting, J. (2007). Discourse and stylistics: Methods of analysis. Continuum.

Darma, B. 2019. Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Kompas Media Nusantara.

Didipu, H. (2013). Fungsi sastra. Universitas Negeri Gorontalo.

Esslin, M. (2004). The Theatre of the Absurd (3rd ed.). Vintage Books.

Kartadireja, W.N. dkk., 2022. Analisis Drama Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya: Suatu Kajian Stilistika. Metabasa. 4 (1): 44-58.

Mohamed, R. A. (2024). Stilistika dan Analisis Bahasa dalam Teks Sastra Kontemporer. Jakarta: Pustaka Literasi Nusantara.

Nurgiyantoro, B. 2017. Stilistika. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nurgiyantoro, B. (2022). Stilistika (Cetakan ke-4). UGM Press.

Prasetyo, S. A. (2020). Kajian Stilistika Diksi dan Gaya Bahasa Sastra Anak pada Cerita Anak Majalah Bobo. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.23887/jp2.v3i1.29710

Salsabila, I., & Tjahjani, J. (2024). Absurdity and the significance of the idea of death in Albert Camus’ L’Étranger. Jurnal Bahasa dan Sastra.

Siuli, S. (2017). The Theatre of the Absurd shows the failure of man without recommending a solution. International Journal of English Language, Literature & Translation Studies, 4(3), 558–566.

Waham, J. J. (2022). Loneliness and lack of communication in absurd plays. Language Literacy: Journal of Linguistics, Literature, and Language Teaching, 7(1).

Waluyo, H. J. (2002). Hakikat drama dan unsur-unsurnya. Bandung: Anindita Graha Widya.

Wynn, C. J., Barrett, T. S., & Borrie, S. A. (2024). Conversational speech behaviors are context dependent. Journal of Speech, Language, and Hearing Research, 67(5), 1360–1369. doi:10.1044/2024_JSLHR-23-00622

Downloads

Published

2025-06-12

How to Cite

Maharsyah, T., & Erlin Irawati , A. (2025). ABSURDITAS NASKAH DRAMA PETANG DI TAMAN KARYA IWAN SIMATUPANG: TINJAUAN STILISTIKA. LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 5(2), 125-133. https://doi.org/10.51878/language.v5i2.5126

Issue

Section

Articles