DARI PENOLAKAN KE PENERIMAAN STRATEGI EDUKASI TERPADU DALAM PROGRAM KB IMPLANT DAN IUD

Authors

  • Indra Wijaya Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan

DOI:

https://doi.org/10.51878/knowledge.v6i1.8643

Keywords:

Keluarga Berencana , Metode Kontrasepsi Jangka Panjang, KB Implant, IUD, Edukasi Terpadu

Abstract

ABSTRACT

The low level of community acceptance of Long-Acting Reversible Contraceptive Methods (LARCs), particularly contraceptive implants and intrauterine devices (IUDs), remains a challenge in the implementation of the Family Planning Program due to the persistence of myths, medical misconceptions, and religiously based doubts. This study aims to analyze the process of attitude change from rejection to acceptance of contraceptive implants and IUDs through the implementation of an integrated educational strategy. The study employed a qualitative approach with a reflective case study design conducted in family planning program target areas in Banjarmasin City, involving couples of reproductive age, prospective and current contraceptive users, religious leaders, and healthcare providers selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis, and were analyzed thematically with triangulation to ensure data credibility. The findings indicate that the integration of medical education and religious clarification effectively reduces myths, enhances understanding, and builds community trust in contraceptive implants and IUDs. Changes in attitudes were reflected in increased openness and willingness to use LARCs, as indicated by the achievement of new LARC user ratios exceeding program targets. The study concludes that acceptance of LARCs is strongly influenced by the alignment of educational approaches with the social and religious context of the community, suggesting that integrated educational strategies have the potential to serve as a contextual and sustainable alternative model for the implementation of family planning programs.

ABSTRAK

Rendahnya penerimaan masyarakat terhadap Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), khususnya KB implant dan intrauterine device (IUD), masih menjadi tantangan dalam Program Keluarga Berencana (KB) akibat kuatnya mitos, miskonsepsi medis, dan keraguan berbasis pemahaman keagamaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan sikap masyarakat dari penolakan menuju penerimaan KB implant dan IUD melalui penerapan strategi edukasi terpadu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus reflektif di wilayah binaan program KB Kota Banjarmasin, melibatkan pasangan usia subur, calon dan akseptor KB, tokoh agama, serta tenaga kesehatan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dengan triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi edukasi medis dan klarifikasi keagamaan mampu mengurangi mitos, meningkatkan pemahaman, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap KB implant dan IUD. Perubahan sikap tercermin dari meningkatnya keterbukaan dan kesediaan menggunakan MKJP yang ditunjukkan oleh capaian rasio peserta KB baru yang melampaui target. Simpulan penelitian menegaskan bahwa penerimaan MKJP sangat dipengaruhi oleh kesesuaian pendekatan edukasi dengan konteks sosial dan religius, sehingga strategi edukasi terpadu berpotensi menjadi model alternatif yang kontekstual dan berkelanjutan dalam pelaksanaan program KB.

References

Astarina, E., Akmal, A. M., & Asni. (2024). A sharia-based solution to family planning: The use of temporary and permanent contraceptives in light of the legal maxim al-?araru yuz?l. Parewa Saraq: Journal of Islamic Law and Fatwa Review, 3(1), 26–43. https://doi.org/10.64016/parewasaraq.v3i1.26

Ayu, E. S., Munawar, E., Ilham, Ridha, Khairi, A., & Silitonga, M. (2023). Analisis Program Bangga Kencana: Studi tingginya angka unmet need di Provinsi Aceh. JKKP: Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan, 10(2), 161–172. https://doi.org/10.21009/JKKP.102.04

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2020). Pedoman penggerakan program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga. BKKBN. https://peraturan.bpk.go.id/Details/225044/peraturan-bkkbn-no-3-tahun-2020

Cleland, J., Harbison, S., & Shah, I. H. (2014). Unmet need for contraception: issues and challenges. Studies in family planning, 45(2), 105-122. https://doi.org/10.1111/j.1728-4465.2014.00380.x

Fridayani, W. A., & Sutrisminah, E. (2025). Hubungan mitos dan dukungan suami terhadap minat ibu dalam penggunaan implant di Kelurahan Kuningan Kecamatan Semarang Utara. Journal of Fundus, 5(2), 9-19 https://journal.stikesyarsimataram.ac.id/index.php/fundus/article/view/530

Gandhi, K. A., Wardana, A., & Yanti, M. (2025). Iman, Gender, dan Keputusan Reproduksi: Studi Sosiologis tentang Partisipasi KB di Tanjungpinang. Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 14(3), 167–178. http://dx.doi.org/10.21831/dimensia.v14i3.89901

Hanum, L. (2019). Pengaruh sikap dan sosial budaya terhadap kejadian unmet need pada wanita usia subur. Jurnal MID-Z (Midwifery Zigot): Jurnal Ilmiah Kebidanan, 2(2), 70–72. https://doi.org/10.36835/jurnalmidz.v2i2.515

Kumar, R., Anwar, M., Naeem, N., Kumari, R., & Pongpanich, S. (2024). Effect of health education on knowledge, perception, and intended contraceptive use for family planning among university students in Pakistan. Scientific Reports, 14, Article 28474. https://doi.org/10.1038/s41598-024-79550-5

Lestari, R. T., & Sunarti, N. T. S. (2023). Penyuluhan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Akseptor KB. Jurnal Masyarakat Berdaya dan Bermitra (MATRA), 2(2), 9-20. https://ejournal.akbidyo.ac.id/index.php/JPMA/article/view/24

Mahmudah, M., Istiqamah, I., Noval, N., & Friscila, I. (2023). Pengaruh Budaya Akseptor KB terhadap Penggunaan KB IUD di Wilayah Kerja Puskesmas Paringin Tahun 2022. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 3(3), 75-86. https://doi.org/10.55606/jrik.v3i3.2585

Maia, E. M. C., Peixoto, R. A. C., & Guazzelli, C. A. F. (2025). The effects of an educational intervention on women’s contraceptive preferences in the immediate postpartum period: A cross-sectional study. International Journal of Gynecology & Obstetrics, 169(1), 317–324. https://doi.org/10.1002/ijgo.16027

Memon, Z. A., Tahmeena, Fazal, S. A., Reale, S., Spencer, R., Bhutta, Z., & Soltani, H. (2024). Effective strategies for increasing the uptake of modern methods of family planning in South Asia: a systematic review and meta-analysis. BMC Women’s Health, 24(1), 13. https://doi.org/10.1186/s12905-023-02859-2

Mwaisaka, J., Gonsalves, L., Thiongo, M., Waithaka, M., Sidha, H., Agwanda, A., ... & Gichangi, P. (2020). Exploring contraception myths and misconceptions among young men and women in Kwale County, Kenya. BMC public health, 20(1), 1694. https://doi.org/10.1186/s12889-020-09849-1

Nastiti, A. A., Pradanie, R., & Sari, D. R. (2021). Choosing intrauterine device of mothers in rural area, Indonesia: Based on Health Belief Model Theory. Enfermería Clínica, 31, S343-S347. https://doi.org/10.1016/j.enfcli.2020.12.038

Nuraeni, S., Hanifa, A. N., Hakim, M. N. L., Pratiwi, P. P., Fitriani, S., Putri, T. S., ... & Faozi, A. (2025). Pandangan Ulama dan Tenaga Kesehatan di Sumedang Terhadap Kontrasepsi Permanen Tanpa Indikasi Medis. Jurnal Keperawatan Galuh, 7(2), 1-8. https://jurnal.unigal.ac.id/JKG/article/view/18979

Nurwulan, R., Nurhidayah, N., Juwita, S. D., & Nurhayati, Y. (2025). Pengaruh Penyuluhan IUD terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap dalam Pemilihan KB IUD di RW 014 Desa Burangkeng Tahun 2024 JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN, 14(2), 195-203 https://e-journal.mrhj.ac.id/Jkk/article/view/359

Purnasari, H., Triana, H., & Ardayani, T. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi akseptor KB dalam penggunaan alat kontrasepsi IUD di Desa Babakan Ciparay. Jurnal Vokasi Keperawatan, 6(1), 88–99. https://doi.org/10.33369/jvk.v6i1.27300

Samsidar. (2018). Pandangan tokoh masyarakat Muslim Bone terhadap penggunaan alat kontrasepsi modern sebagai upaya mengurangi tingkat kelahiran. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 11(2), 147–158. https://doi.org/10.14421/ahwal.2018.11204

Susilowati, D. S. (2024). The effectiveness of counseling using leaflet media in increasing knowledge in couples of childbearing age about long-term contraception methods (MKJP) at Bulu Temanggung Health Center. Jurnal Ilmiah Bidan, 8(2), 1-7. https://doi.org/10.61720/jib.v8i2.453

Sutrisminah, E., Lisani, F., & Hudaya, I. (2023). Factors influencing low interest of long-acting birth control use of intrauterine device in family planning village. Faletehan Health Journal, 10(1), 41–47. https://doi.org/10.33746/fhj.v10i01.467

Suwardi, M. A., Rahman, L. A., & Fourrizqiyah, S. (2024). Pandangan dalam ajaran agama Islam terhadap program keluarga berencana. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 2(4), 188–196. https://doi.org/10.59841/jumkes.v2i4.1840

World Health Organization. (2022). WHO guideline on family planning: Evidence-based recommendations. Geneva: World Health Organization. https://fphandbook.org/sites/default/files/WHO-JHU-FPHandbook-2022Ed-v221114b.pdf

Downloads

Published

2026-01-02

How to Cite

Wijaya, I. (2026). DARI PENOLAKAN KE PENERIMAAN STRATEGI EDUKASI TERPADU DALAM PROGRAM KB IMPLANT DAN IUD. KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian Dan Pengembangan, 6(1), 1-9. https://doi.org/10.51878/knowledge.v6i1.8643

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.