ANALISIS KANDUNGAN GIZI TERIPANG HITAM (Holothuria edulis) DAN TERIPANG PASIR (Holothuria scabra) DI PERAIRAN PANTAI PURA AGUNG WERI
DOI:
https://doi.org/10.51878/knowledge.v5i3.7009Keywords:
Gravimetri, Kjeldahl, Proksimat, SoxhletAbstract
Sea cucumbers are a type of spiny-skinned animal (Echinodermata). The spines on sea cucumbers are a skeleton made of limestone and found within their skin. There are approximately 1,250 species of sea cucumbers that have been described by taxonomists. This study aims to determine the nutritional content of sand sea cucumbers (Holothuria scabra) and black sea cucumbers (Holothuria edulis) in the coastal waters of Pura Agung Weri, East Flores Regency. The study was conducted in the Fisheries Product Technology processing room of the Larantuka Teacher Training and Technology Institute, then an analysis of the nutritional content of black sea cucumbers (Holothuria edulis) and sand sea cucumbers (Holothuria scraba) was carried out which included water content, ash content, protein, fat, and carbohydrates in the Feed Chemistry laboratory of the Faculty of Animal Husbandry and Marine Sciences at UNDANA. The water content and ash content tests used the gravimetric method, the protein content test used the kjeldahl method, the fat content test used the soxlet method, while the carbohydrate content test used the by difference method. The results of the research showed that the water content, ash content, protein content, fat content and carbohydrate content of the black sea cucumber (Holothuria edulis) were respectively: 10.44%, 17.797%, 54.931%, 1.265%, 26%, while the water content, ash content, protein content, fat content and carbohydrate content of the sand sea cucumber (Holothuria scraba) were respectively: 9.559%, 34.134%, 32.644%, 0.23% and 32.961.
ABSTRAK
Teripang merupakan salah satu jenis hewan berkulit duri (Echinodermata). Duri pada teripang merupakan rangka atau skelet yang tersusun dari zat kapur dan terdapat di dalam kulitnya. Terdapat sekitar 1.250 jenis teripang yang telah didiskripsikan oleh para taksonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi teripang pasir (Holothuria scabra) dan teripang hitam (Holothuria edulis) di Perairan pantai Pura Agung Weri, Kabupaten Flores Timur. Penelitian dilaksanakan di ruang pengolahan Teknologi Hasil Perikanan Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka, selanjutnya dilakukan analisis kandungan gizi teripang hitam (Holothuria edulis) dan teripang) pasir (Holothuria scraba) yang meliputi kadar air, kadar abu, protein, lemak, karbohidrat di laboratorium Kimia Pakan Fakultas Pertenakan dan Kelautan di UNDANA. Uji kadar air dan kadar abu menggunakan metode gravimetri, uji kadar protein menggunakan metode kjeldahl, uji kadar lemak menggunakan metode soxlet, sedangkan uji kadar karbohidrat menggunakan metode by difference. Hasil penelitian penelitian menujukan kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak dan karbohidrat dari teripang hitam (Holothuria edulis) berturut-turut: 10,44%, 17,797%, 54,931%, 1,265%, 26%, sedangkan kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak dan karbohidrat dari teripang pasir (Holothuria scraba) berturut turut: 9,559%, 34,134%, 32,644%, 0,23% dan 32,96.
Downloads
References
Chandra, L., Yustinus M., Anita M.S. 2014. Sifat Fisiko Kimia dan Organoleptik Flake Beras Merah dengan Variasi Suhu erebusan dan Suhu Pengeringan. Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi Vol 13 (2): 57-68, 2014
Elfidasari. D, Noriko. N, Wulandari N, Tiara Perdana. A. 2012. Identifikasi Jenias Teripang Genus Holothuria Asal Perairan Sekitar Kepulauan Seribu berdasarkan Perbedaan Morfologi. Universitas Al Azhar Indonesia. Jakarta. 1(3): 140-146.
Estiasih. 2016. Kimia dan Fisik Pangan. Bumi Aksara.Jakarta
Ferazuma et al.,2011. Subtitusi tepung kepala ikan lele dumbo (Clarias gariepinus sp) untuk meningkatkan kandungan kalsium crackers jurnal. Nutritoin and food 6 1: 18-27. Institut Pertanian Bogor.
Handayani, T., Sabariah, V., & Hambuako, sR. R. 2017. Komposisi spesies teripang (Holothuroidea) di perairan Kampung Kapisawar Distrik Meos Manswar Kabupaten Raja Ampat. Jurnal Perikanan Universitas Gajahmada, 19(1): 45-51.
Martoyo, J. dan Trijoko. 2006. Budi Daya Teripang. Penebar Swadaya: Jakarta. Sugyono.
Pawson D. L., Holothuroidea, In: Parker, S. P., ed. Synopsis and Classification of Living Organisms. McGraw-Hill, New York, p.813-818, 1982.
Purwaningsih S, Salamah E, Mirlina N 2011. Pengaruh pengolahan terhadap komposisi mineral. Prosiding seminar Nasional dan pertemuan ilmiah tahunan ke 3 masyarakat pengolahan hasil perikanan Indonesia MPHPI. Bogor 6-7 oktober 2011.
Sulthoniyah et al., 2013) Pengaruh suhu pengukusan terhadap kandungan gizi dan organoleptik abon ikan gabus (Ophiocephalus striatus) journal THPi student. 1 1: 33-49.
Sundari et al., 2015 Pengaruh proses pemasakan terhadap komposisi zat gizi bahan pangan sumber protein. Jakarta pusat: media litbangkes. Vol. 25 No. 4 Hal: 235-242.
Tangko, A. M. 2009. Present status produksi dan budidaya teripang di Sulawesi Selatan. Media Akuakultur . 4(1): 32-39.
Taurusman, A. A., Shafrudin, D., Nurani, T. W., & Komarudin, D. (2018). Pemulihan Stok Tangkapan Perikanan teripang di Kepulauan Seribu?: Suatu Pendekatan Ekosistem. Marine Fisheries, 9(2), 235–244.
Toha. 2001. Biokimia: metabolisme biomolekul. Bandung: Alfabeta.
Tukan MMNM, Samsul Falah, Dimas Andrianto, dan Najmah. 2023. Antioxidant Activity and Inhibition of ?-Glucosidase from Yellow Root Extract (Fatuoa Pilosa Gaudich) In Vitro. Jambura Journal of Chemistry. DOI: 10.34312/jambchem.v5i2.20503
Tukan MMNM, Antonius Bao Betan, Guido Anderlex Bili. 2024. Identification and Analysis of the Nutrition Value of Black Teripang (Holothuriaedulis) and Sand Teripang (Holothuria scabra) In the Waitiu Flow of Lewolema District. International Journal of Natural Science Studies and Development (IJOSS).Volume 01 Issue 02 2024, pp 43-49. DOI: https://doi.org/10.55299/ijoss.v1i2.13
Wulandari, dkk. 2012. Keragaman Teripang asal Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Teluk Jakarta. Jurnal Unnes of life Science. 1(2):133-139.














