PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN FISIK PADA ATLET SEPAK BOLA

Authors

  • Muh. Wahyudin S. Adam Universitas Pohuwato, Indonesia
  • Anita Wati Tukloy Institut Agama Islam Kotamobagu
  • Rahmi Lasantu Universitas Pohuwato, Indonesia
  • Trivena Kabuse Universitas Pohuwato, Indonesia
  • Agil Rahman Universitas Pohuwato, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51878/healthy.v4i2.5988

Keywords:

Kekuatan Otot, Peningkatan Kekuatan Fisik, Atlet Sepak Bola

Abstract

Football is one of the most popular sports in the world. A football match is played by two teams, each consisting of 11 players. A player is allowed to move anywhere on the field, so a player needs to be in prime physical condition. Strength is a component of physical condition, which concerns the problem of an athlete's ability to use his muscles to receive a load within a certain work time. The purpose of this study is to analyze the extent to which muscle strength training can improve physical performance related to the ability to play football. This study used a literature review method. Where the data obtained were sourced from several journals and other scientific works. The results of this study are muscle strength is a physical condition required for a football athlete. The game of football is a form of game that is very dominated by open skills. Factors that influence the game of football include: technique, tactics, physical condition, psychology, environment, infrastructure, and so on. The goal of the game of football is to get the ball into the opponent's goal as many times as possible and to defend your own goal from the possibility of conceding. Muscle strength can be increased through training. Continuous training without adequate recovery can cause muscle damage. Without optimal muscle strength, an athlete's ability to endure matches and perform at their best will decrease drastically. Increasing physical strength is also crucial for soccer athletes, as it serves as a benchmark for delivering their best performance. One type of training that can be done is circuit training, which involves various movements performed simultaneously, continuously, and limited by rest periods between each exercise. Circuit training will result in many positive transitions in basic skills while simultaneously restoring physical fitness. Muscle capacity, endurance, agility, and flexibility are all important.

ABSTRAK

Sepakbola adalah salah satu cabang olahraga yang sangat populer di dunia. Pertandingan sepakbola dimainkan oleh dua tim yang masing-masing tim beranggotakan 11 orang. Seorang pemain diperbolehkan bergerak kemana pun juga di dalam lapangan, sehingga seorang pemain membutuhkan kondisi fisik yang prima. Kekuatan atau strength adalah komponen kondisi fisik, yang menyangkut masalah kemampuan seseorang atlet pada saat mempergunakan otot-ototnya menerima beban dalam waktu kerja tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana latihan kekuatan otot dapat meningkatkan performa fisik yang berkaitan dengan kemampuan bermain sepak bola. Penelitian ini menggunakan  metode literature review. Yang di mana data yang diperoleh bersumber dari beberapa jurnal maupun karya ilmiah lainnya. Adapun hasil penelitian ini adalah kekuatan otot merupakan kondisi fisik yang dibutuhkan bagi seorang atlet sepak bola. Permainan sepak bola adalah  bentuk permainan yang sangat di dominasi oleh keterampilan terbuka (open skill). Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam permainan sepak bola antara lain: teknik, taktik, kondisi fisik, psikologis, lingkungan, sarana prasarana, dan lain sebagainya. tujuan dari permainan sepak bola adalah memasukkan bola ke gawang lawan sebanyak-banyaknya dan mempertahankan gawang sendiri dari kemungkinan kebobolan. Kekuatan otot dapat di tingkatkan melalui latihan. Latihan secara terus menerus tanpa pemulihan yang cukup dapat menyebabkan kerusakan pada otot. Tanpa kekuatan otot yang optimal, kemampuan atlet untuk bertahan selama pertandingan dan tampil maksimal akan menurun drastis. Peningkatan  kekuatan fisik juga menjadi hal yang sangat penting bagi atlet sepak bola, karena menjadi acuan untuk bisa memberikan permainan yang terbaik. Latihan yang dapat yang di lakukan salah satunya yaitu circuit training yang di dalamnya terdapat berbagai gerakan yang di lakukan secara bersama – sama dengan berkesinambungan dan di batasi oleh istirahat pada setiap pertukaran bentuk latihan. Dengan adanya latihan circuit akan banyak peralihan yang positif pada keahlian dasar dan juga memulihkan secara sekaligus kesegaran fisik. Kemampuan otot, ketahanan,  ketangkasan, dan keluwesan tubuh.

References

Alficandra, Suganda, M. A., & Yani, A. (2019). Pengaruh Metode Latihan Sirkuit terhadap Daya Tahan Kekuatan Otot Tungkai Pemain Persatuan Sepakbola Batusasak Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar. In Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (PROSNAMPAS), 2(1), 444–452.

Arridho, I. Q., Padli, P., Arwandi, J., & Yenes, R. (2021). Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola. Jurnal Patriot, 3(4), 340–350. https://doi.org/10.24036/patriot.v3i4.737

Atradinal, A., & Sepriani, R. (2017). Pemulihan Kekuatan Otot Pada Atlet Sepakbola. Jurnal MensSana, 2(2), 99. https://doi.org/10.24036/jm.v2i2.86

Badaru, B. (2017). Latihan taktik BEYB bermain futsal modern. Cakrawala cendekia.

Fitriadi, U. F. U. (2021). Pengaruh circuit training terhadap kekuatan fisik pada atlet Sekolah Sepakbola (SSB) Persisac Semarang. Journal of Physical Activity and Sports (JPAS), 2(3), 375-386. https://doi.org/10.53869/jpas.v2i3.108

Guntoro, T. S., Muhammad, J., & Qomarrullah, R. (2020). Faktor kemampuan fisik dan psikologis penunjang keterampilan atlet elit sepakbola Propinsi Papua. Jurnal SPORTIF?: Jurnal Penelitian Pembelajaran, 6(2), 390–406. https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v6i2.13768

Hidayati, N., & Irmawati, F. (2019). Anatomi Fisiologi Manusia Dasar: Dilengkapi aktivitas dengan model pembelajaran STEM (Vol. 1). Media Nusa Creative (MNC Publishing).

Maikel, R., & Welis, W. (2020). Tinjauan kondisi fisik pada atlet sepak bola ps jambu lipo kecamatan lubuk tarok kabupaten sijunjung. STAMINA, 3(10), 756-763.

Pratama, A. F. S., & Purbodjati. (2024). Hubungan Koordinasi Mata-Kaki Dan Kekuatan Otot Tungkai Dengan Kecepatan Menggiring Bola. Jurnal Kesehatan Olahraga, 12(1), 21–28.

Putra, S., Emral , E., Arsil, A., & Sin, T. H. (2023). Konsep model latihan fisik pada sepakbola. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(2), 974. https://doi.org/10.29210/1202323429

Ridwan, M. (2019). Kekuatan Otot Tungkai, Koordinasi Mata-Kaki dan Keseimbangan Berhubungan dengan Kemampuan Shooting Sepakbola. Jurnal Patriot, 1(2), 749–761. https://doi.org/10.24036/patriot.v1i2.366

Rosita, T., Hernawan, H., & Fachrezzy, F. (2019). Pengaruh Keseimbangan, Kekuatan Otot Tungkai, dan Koordinasi terhadap Ketepatan Shooting Futsal. Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan, 4(2), 117–126. https://doi.org/10.17509/jtikor.v4i2.18991

Rusdiawan, A., Ristanto, K. O., & Kafrawi, F. R. (2024). Dasar-Dasar Latihan Kekuatan. Uwais Inspirasi Indonesia.

Wati, K. A., & Jannah, M. (2021). Hubungan Antara Kejenuhan dengan Motivasi Berprestasi Pada Atlet Sepak Bola. Jurnal Psikologi, 08(03), 126–136. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/41205

Widhiyanti, K. A. T., Ariawati, N. W., Dei, A., Pranata, I. K. Y., Adnyana, I. W., & Suarjana, I. N. (2023). Pelatihan Lunges Meningkatkan Kekuatan Otot Tungkai Atlet Sepak Bola. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 9(1), 89-96. https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/jpkr/article/download/2154/1799

Downloads

Published

2025-07-26

How to Cite

Adam, M. W. S., Tukloy, A. W., Lasantu, R., Kabuse, T., & Rahman, A. (2025). PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN FISIK PADA ATLET SEPAK BOLA. HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 4(2), 105-112. https://doi.org/10.51878/healthy.v4i2.5988

Issue

Section

Articles