PEMBINAAN DAN PENCEGAHAN STUNTING DI DESA CISAAT KABUPATEN SUKABUMI

Authors

  • HESRI MINTAWATI Universitas Nusaputra

DOI:

https://doi.org/10.51878/healthy.v1i2.1193

Keywords:

Stunting, Anak, Faktor Pencegahan

Abstract

The problem of short toddlers (stunting) is a priority problem that occurs in Cisaat Sukabumi village. the results of data from 20 villages in Sukabumi, the priority for the village with the most stunting is Cisaat Village, Sukabumi, with 131 children under five. The impact of stunting can affect children's growth and development, cognitive abilities, and even cause mortality. The purpose of this article is to explain, and analyze the development and prevention of stunting in Cisaat Sukabumi Village. The writing of this article uses a literature review study of the literature review data carried out by searching for relevant articles from electronic databases (Google Scholar, DOAJ, Pubmed, Garuda portal, Mendeley, Sinta and Rama). cognitive decline, and if preventive measures are not taken, it can cause children to be disturbed in brain development, body metabolism, and physical growth.

ABSTRAK
Permasalahan balita pendek (stunting) merupakan prioritas masalah yang terjadi di desa cisaat sukabumi. hasil data dari 20 desa yang ada di Sukabumi, yang menjadi prioriras desa terbanyak stunting adalah desa cisaat sukabumi 131 anak balita. Dampak dari stunting dapat memengaruhi tumbuh kembang anak, kemampuan kognitif, dan bahkan menyebabkan mortalitas. Penulisan artikel ini adalah untuk menjelaskan, dan menganalisis pembinaan dan pencegahan stunting desa cisaat sukabumi. Penulisan artikel ini menggunakan studi literatur review data Tinjauan Pustaka dilakukan melalui pencarian artikel yang relevan dari database elektronik (Google Scholar, DOAJ, Pubmed, portal Garuda,mendeley,sinta dan rama) didapatkan hasil stunting memiliki implikasi biologis terhadap perkembangan otak dan neurologis yang diterjemahkan kedalam penurunan nilai kognitif, dan apabila tidak dilakukan tindakan pencegahan dapat menyebabkan anak terganggu perkembangan otak, metabolisme tubuh, dan pertumbuhan fisik.

References

Ariani, M. (2020). Determinan Penyebab Kejadian Stunting Pada Balita: Tinjauan Literatur. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 11(1), 172-186.

Apriluana, G., & Fikawati, S. (2018). Analisis Faktor-Faktor Risiko Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita (0-59 Bulan) Di Negara Berkembang Dan Asia Tenggara. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 28(4), 247-256.

Azizah, U. (2021). Risiko Peningkatan Stunting Pada Balita Selama Pandemi Covid-19 Di Indonesia “Literature Review”. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(3), 240-245.

Bima, A. (2019). Analisis Bagaimana Mengatasi Permasalahan Stunting Di Indonesia?. Berita Kedokteran Masyarakat, 35(4), 6-10.

Cahyani, U. R., Paramarta, L., Izzati, R. M., Priharjo, R., & Warsini, S. (2020). Nurse Media Journal Of Nursing, 10 (1).

Daracantika, A., Ainin, A., & Besral, B. (2021). Pengaruh Negatif Stunting Terhadap Perkembangan Kognitif Anak. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, Dan Informatika Kesehatan, 1(2), 124-134.

Fallo, A. R. (2020). Implementasi Kebijakan Pencegahan Stunting Oleh Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kabupaten Timor Tengah Selatan Di Kecamatan Kie. Glory: Jurnal Ekonomi & Ilmu Sosial, 1(2-Des), 1-21.

Laili, U., & Andriani, R. A. D. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ipteks, 5(1), 8-12.

Lawaceng, C., & Rahayu, A. Y. S. (2020). Tantangan Pencegahan Stunting Pada Era Adaptasi Baru “New Normal” Melalui Pemberdayaan Masyarakat Di Kabupaten Pandeglang. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia: Jkki, 9(3), 136-146.

Mashar, S. A., Suhartono, S., & Budiono, B. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Anak: Studi Literatur. Jurnal Serambi Engineering, 6(3).

Ni’mah, K., & Nadhiroh, S. R. (2015). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Media Gizi Indonesia, 10(1), 13-19.

Ponum, M., Khan, S., Hasan, O., Mahmood, M. T., Abbas, A., Iftikhar, M., & Arshad, R. (2020). Stunting Diagnostic And Awareness: Impact Assessment Study Of Sociodemographic Factors Of Stunting Among School-Going Children Of Pakistan. Bmc Pediatrics, 20(1), 1-9.

Pratiwi, R. (2021). Dampak Status Gizi Pendek (Stunting) Terhadap Prestasi Belajar. Nursing Update: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-Issn: 2085-5931 E-Issn: 2623-2871, 12(2), 11-23.

Sasmita, L. C. (2021). Prevention Of Childhood Stunting Problems With The Mayang–Wati Program. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal Of Public Services), 5(1), 140-150.

Sutarto, S. T. T., Mayasari, D., & Indriyani, R. (2018). Stunting, Faktor Resikodanpencegahannya. Agromedicine Unila, 5(1), 540-545.

Suyuthi, M. M. (2019). Hubungan Tugas Kesehatan Keluarga Dengan Derajat Stunting Pada Anak Stunting Di Wilayah Puskesmas Kenjeran Surabaya (Doctoral Dissertation, Stikes Hang Tuah Surabaya).

Torlesse, H., Cronin, A. A., Sebayang, S. K., & Nandy, R. (2016). Determinants Of Stunting In Indonesian Children: Evidence From A Cross-Sectional Survey Indicate A Prominent Role For The Water, Sanitation And Hygiene Sector In Stunting Reduction. Bmc Public Health, 16(1), 1-11.

Downloads

Published

2022-06-10

How to Cite

MINTAWATI, H. (2022). PEMBINAAN DAN PENCEGAHAN STUNTING DI DESA CISAAT KABUPATEN SUKABUMI. HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 1(2), 109-120. https://doi.org/10.51878/healthy.v1i2.1193

Issue

Section

Articles