PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) PADA MATERI DAERAHKU KEBANGGAANKU KELAS V SD

Authors

  • Laisya Okta Preyera Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Jambi
  • Muhammad Sofwan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Jambi
  • Muhammad Sholeh Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.51878/elementary.v5i4.8326

Keywords:

Modul Ajar, Culturally Responsive Teaching (CRT), Daerahku Kebanggaanku

Abstract

This study was motivated by the absence of a contextual teaching module that is responsive to the cultural diversity of students in IPAS learning at SDN 111/I Muara Bulian. Teachers still rely on generic online modules, resulting in learning activities that are less relevant to students’ local cultural experiences. This research focuses on the development, validity, and practicality of a teaching module based on the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach for the Grade V topic “Daerahku Kebanggaanku.” The research employed the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model consisting of the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. Validation was carried out by media, material, and language experts, while practicality data were obtained from teacher responses and implementation trials. The results indicate that media validation increased from 79.2% to 88% (highly valid), material validation rose from 66.25% to 93.75% (highly valid), and language validation reached 94% (highly valid). The overall average validity score was 91.92%, classified as highly valid. Implementation through small-group trials (8 students) and large-group trials (23 students) showed that students were able to connect the learning content with their local cultural context. The module’s practicality received a score of 95% from the teacher (highly practical). Thus, the CRT-based teaching module is considered valid, practical, and suitable for supporting contextual IPAS learning that centers on students’ cultural diversity.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya modul ajar yang kontekstual dan responsif terhadap keberagaman budaya peserta didik pada pembelajaran IPAS di SDN 111/I Muara Bulian. Guru masih menggunakan modul daring bersifat umum sehingga pembelajaran kurang relevan dengan pengalaman budaya lokal peserta didik. Penelitian ini berfokus pada pengembangan, validitas, serta kepraktisan modul ajar berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) pada materi “Daerahku Kebanggaanku” kelas V SD. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa, sementara kepraktisan diperoleh melalui respons guru dan pelaksanaan uji coba. Hasil validasi menunjukkan bahwa aspek media mengalami peningkatan dari 79,2% menjadi 88% (sangat valid), validasi materi naik dari 66,25% menjadi 93,75% (sangat valid), dan validasi bahasa memperoleh skor 94% (sangat valid). Rata-rata keseluruhan validitas sebesar 91,92% dengan kategori sangat valid. Tahap implementasi melalui uji coba kelompok kecil (8 siswa) dan kelompok besar (23 siswa) menunjukkan bahwa peserta didik mampu mengaitkan materi dengan budaya daerahnya. Kepraktisan modul memperoleh skor 95% dari guru (sangat praktis). Dengan demikian, modul ajar berbasis pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dinyatakan valid, praktis, dan layak digunakan untuk mendukung pembelajaran IPAS yang kontekstual dan berpusat pada keberagaman budaya peserta didik.

 

 

References

Astuthi, Y. (2025). Pengembangan e-modul berdiferensiasi terintegrasi kompetensi sosial emosional untuk meningkatkan kemampuan bernalar kritis dan kemampuan kolaboratif. SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 4(4), 565. https://doi.org/10.51878/science.v4i4.4087

Aswandari, A., Maraharani, S. D., & Susanti, R. (2025). Analisis kebutuhan pengembangan media flashcard berbasis kearifan lokal Musi Banyuasin sebagai alat bantu pembelajaran penjumlahan di kelas I sekolah dasar. SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 680. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5221

Ataupah, W. V., & Parhan, M. (2025). Kurikulum yang membumi: Integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran IPS untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. MANAJERIAL Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(4), 1133. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i4.8045

Azzahrah, W. N., Erwandi, R., & Supriyanto, S. (2025). Analisis kebutuhan modul IPAS berbasis contextual teaching and learning untuk meningkatkan karakter rasa ingin tahu dan minat belajar siswa kelas IV SD. SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 936. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5714

Connitatillah, Z. M., Andjariani, E. W., & Maqfiro, M. L. H. (2025). Pengembangan media tebak gambar keragaman budaya Indonesia untuk keterampilan berbicara siswa kelas 5 sekolah dasar. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(4), 1904. https://doi.org/10.51878/learning.v5i4.6730

Dewi, E. S. C. K. H. C. I. F. K., & Iswendi, I. (2025). Pengembangan modul bermuatan etnosains berbasis GDL pada materi laju reaksi fase F kelas XI SMA/MA. SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(4), 1968. https://doi.org/10.51878/science.v5i4.7831

Evitasari, A. D., Pancasari, T. D., & Sugoyanta, G. (2025). Pengembangan media interaktif Articulate Storyline 3 berbasis Problem Based Learning pada materi IPAS di kelas IV sekolah dasar. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 8(1), 1–15. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/jrpd/article/view/13289

Fadhilah, N., & Yerimadesi, Y. (2025). Validitas dan praktikalitas e-modul interaktif asam basa berbasis guided discovery learning untuk fase F SMA. SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 918. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5712

Fitriah, L., Gaol, M. E. L., Cahyanti, N. R., Yamalia, N., Maharani, N., Iriani, I. T., & Surayanah, S. (2024). Pembelajaran berbasis pendekatan Culturally Responsive Teaching di sekolah dasar. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 4(6), 643–650. https://doi.org/10.17977/um064v4i62024p643-650

Gunandi, F., Nandang, N., & Surono, N. (2025). Desain pembelajaran materi matriks dengan model pembelajaran problem based learning terhadap pemahaman konsep. SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(4), 1870. https://doi.org/10.51878/science.v5i4.4788

Hasanah, U., Siswono, T. Y. E., & Prastiti, T. D. (2024). E-modul barisan dan deret sebagai sarana peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis. SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 4(3), 182. https://doi.org/10.51878/science.v4i3.3128

Iskandar, B., Razilu, Z., & Fajriani, A. (2025). Pengembangan multimedia interaktif berbasis problem based learning pada materi fiqih syarat dan rukun tayamum. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1146. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.5178

Kelana, A. H., Irawan, S., Karubaba, M., & Sahar, A. (2025). Kelayakan bahan ajar interaktif e-modul pembelajaran kimia pada materi koloid berbasis kearifan lokal Papua. SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(4), 1607. https://doi.org/10.51878/science.v5i4.7110

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Standar proses pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah (Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 16 Tahun 2022). JDIH Kemendikbudristek. https://jdih.kemdikbud.go.id/detail_peraturan?main=3152

Nahak, R. L., Tanggur, F. S., & Lawa, S. T. N. (2024). Pengembangan modul ajar berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS kelas IV di SDI Munting Kajang. HINEF: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan, 3(1), 184–191. https://doi.org/10.37792/hinef.v3i1.1226

Nugroho, N. C., & Zulfikasari, S. (2025). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis augmented reality materi bentuk molekul kelas XI di Madrasah Aliyah Negeri. SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(3), 1475. https://doi.org/10.51878/science.v5i3.6926

Rosdianah, P. T. (2024). Pengembangan LKPD elektronik berbasis Liveworksheet pada mata pelajaran IPAS materi ekosistem di kelas V sekolah dasar. Journal on Education, 6(1), 7823–7830. https://doi.org/10.31004/joe.v6i1.1035

Safira, R., & Iryani, I. (2025). Pengaruh penggunaan e-modul larutan penyangga berbasis masalah terhadap hasil belajar peserta didik fase F SMA. SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(3), 1304. https://doi.org/10.51878/science.v5i3.6548

Sulistyaningrum, C. F., & Kastuhandani, F. C. (2024). Pengembangan modul ajar dasar literasi dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching. Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan, 4(2), 1509–1522. https://doi.org/10.51878/jrip.v4i2.1722

Taufik, A. N., Kristina, H., Gibran, B. F., Sabililah, A., Septiani, S., Warraihanah, D. A., Nurmalia, L., Syofiarni, S., & Risalah, O. T. (2023). Pengembangan e-book kontekstual berorientasi kearifan lokal Banten untuk siswa SMP. Jurnal Pendidikan MIPA, 13(4), 1095. https://doi.org/10.37630/jpm.v13i4.1251

Wahidin, W. (2025). Pengembangan media pembelajaran visual untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(1), 285–295. https://doi.org/10.5281/zenodo.10523456

Downloads

Published

2025-12-28

How to Cite

Preyera, L. O. ., Sofwan, M. ., & Sholeh, M. . (2025). PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) PADA MATERI DAERAHKU KEBANGGAANKU KELAS V SD. ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar , 5(4), 896-907. https://doi.org/10.51878/elementary.v5i4.8326

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.