PERSEPSI GURU TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/elementary.v5i4.7740Keywords:
Persepsi Guru, Kurikulum Merdeka, Sekolah Dasar, Implementasi KurikulumAbstract
ABSTRACT
Changes in national curriculum policy require teachers to adapt their instructional practices in accordance with the principles of flexibility and learner-centeredness that characterize the Merdeka Curriculum. This condition highlights the importance of examining how teachers perceive and interpret the implementation of the new curriculum, particularly at the elementary school level. This study aims to describe teachers’ perceptions of the implementation of the Merdeka Curriculum at SD Pasar Lama 2. A qualitative approach with a narrative design was employed to explore the experiences of a fifth-grade teacher through in-depth interviews and an analysis of instructional documentation. The data were analyzed through systematic processes of data reduction, data presentation, and meaning interpretation. The findings indicate that teachers perceive the Merdeka Curriculum as providing greater autonomy to innovate, diversify instructional strategies, and adjust learning activities to students’ characteristics and needs, which contributes to increased student engagement. Nevertheless, teachers continue to encounter challenges related to limited training opportunities and difficulties in preparing instructional materials during the initial phase of implementation. This study concludes that the Merdeka Curriculum has the potential to be implemented effectively when supported by adequate teacher understanding and appropriate learning facilities. These findings underscore the need for sustained professional support for teachers and provide a foundation for further research in more diverse school contexts.
ABSTRAK
Perubahan kebijakan kurikulum nasional menuntut guru untuk melakukan penyesuaian pembelajaran agar sejalan dengan prinsip fleksibilitas dan orientasi pada kebutuhan peserta didik yang menjadi ciri utama Kurikulum Merdeka. Kondisi tersebut mendorong pentingnya kajian mengenai bagaimana guru memandang dan memaknai penerapan kurikulum baru, khususnya pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap implementasi Kurikulum Merdeka di SD Pasar Lama 2. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain naratif, yang menggali pengalaman seorang guru kelas V melalui wawancara mendalam dan telaah dokumentasi pembelajaran. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penafsiran makna secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memandang Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum yang memberikan keleluasaan dalam berinovasi, mengembangkan variasi strategi pembelajaran, serta menyesuaikan kegiatan belajar dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik, sehingga berdampak pada meningkatnya keterlibatan siswa. Meskipun demikian, guru masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pelatihan dan tantangan dalam penyusunan perangkat ajar pada fase awal penerapan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka berpeluang berlangsung optimal apabila didukung oleh pemahaman guru yang memadai serta fasilitas pembelajaran yang mendukung. Temuan ini menegaskan perlunya pendampingan profesional yang berkelanjutan bagi guru dan menjadi dasar bagi penelitian lanjutan pada konteks sekolah yang lebih beragam.
References
Anggraita, R. L., Rahmawati, F. P., & Ghufron, A. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar: Kajian literatur. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(3), 120–136. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/16731
Barlian, U. C., Solekah, S., & Rahayu, P. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. JOEL: Journal of Educational and Language Research, 1(12), 2105-2118. https://bajangjournal.com/index.php/joel/article/view/3015/
Brookhart, S. M. (2018). How to give effective feedback to your students (2nd ed.). ASCD.
Cahyaningsih, A., Ramadhani, L., Aulia, H., Alwi, N. A., & Ningsih, Y. (2025). Transformasi Kurikulum dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan Abad 21. Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial, 3(3), 352–367. https://doi.org/10.61132/nakula.v3i3.1845
Handoko, H., Amrillah, M. S., Harto, K., & Pratama, I. P. (2025). Peran Guru sebagai Fasilitator: Meningkatkan Pembelajaran Kelompok Anak SD Berdasarkan Prinsip Konstruktivisme. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 250-263. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/35595
Hariani, A., Puteri, K.N., & Silaban, H. D. (2023). Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar. Seminar Nasional Hasil Riset Dan Pengabdian, 5, 686–692. https://snhrp.unipasby.ac.id/prosiding/index.php/snhrp/article/view/608
Inayah, U. L., Anisah, N., Fitria, L., Nisak, K., & Muhimah, S. N. (2024). Analisis peran guru sebagai fasilitator siswa dalam pembelajaran di kelas pada UPT Satuan Pendidikan SDN Bendungan. Journal Educatione, 1(2). https://journal.univgresik.ac.id/index.php/je/article/view/144
Jannah, F., & Irtifa’Fathuddi, T. (2023). Penerapan modul ajar berbasis kurikulum merdeka II UPT SD Negeri 323 Gresik. SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(1), 131-143. https://shorturl.at/z9nn1
Monalisa, M., & Irfan, A. (2023). Tantangan Guru dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka. Jurnal Basicedu, 7(5), 3228-3233. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i5.6055
Nasution, A. F., Ningsih, S., Silva, M. F., Suharti, L., & Harahap, J. P. (2023). Konsep dan implementasi kurikulum merdeka. COMPETITIVE: Journal of Education, 2(3), 201-211. https://doi.org/10.58355/competitive.v2i3.37
Nur'itam, Nurwalidainismawati & Suryaningsih, Sri. (2025). Peran Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar: Studi Kasus di Sekolah Dasar. Pendikdas: Jurnal Pendidikan Dasar, 6(1), 74-77. https://jurnal.habi.ac.id/index.php/Pendikdas/article/view/399
Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313–6319. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3237
Sugih, S. N., Maula, L. H., & Nurmeta, I. K. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran IPA SD di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 4(2), 599-603. https://doi.org/10.51494/jpdf.v4i2.952
Tomlinson, C. A. (2017). How to differentiate instruction in academically diverse classrooms. Ascd.
Zahir, A., Nasser, R., Supriadi, S., & Jusrianto, J. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Jenjang SD Kabupaten Luwu Timur. Jurnal IPMAS, 2(2), 55–62. https://doi.org/10.54065/ipmas.2.2.2022.228
Zakso, A. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Indonesia. Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora, 13(2), 916-922. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/JPSH/article/view/65142
Zalianti, N. P., Putriani, C., Putri, D. E., & Ananda, R. (2024). Analisis Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(3). https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/16196/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














