PENGARUH MODEL HANDS ON ACTIVITY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA KELAS V SD 4 GONDOSARI GEBOG KUDUS
DOI:
https://doi.org/10.51878/elementary.v5i3.6822Keywords:
Model Hands On Activity, Hasil Belajar, Pembelajaran IPAAbstract
Improving science learning outcomes in elementary schools, particularly in rural areas with limited resources, remains a persistent challenge. At SD 4 Gondosari Gebog Kudus, instruction is still dominated by lecture-based methods, resulting in passive student participation and low academic achievement. This study aims to examine the effect of the Hands-On Activity model on the science learning outcomes of fifth-grade students. A quantitative approach was employed using a One Group Pretest-Posttest design. The sample consisted of 13 fifth-grade students, and the research instrument was a 20-item multiple-choice test that had been validated and tested for reliability. Data analysis included the Shapiro-Wilk test for normality, Levene’s test for homogeneity, simple linear regression, and paired sample t-test. The results showed an increase in the average score from 61.54 (pretest) to 82.69 (posttest), with the t-test yielding a significance value of p = 0.000 (< 0.05), indicating a significant effect of the Hands-On Activity model. These findings reinforce the effectiveness of active learning in enhancing students’ conceptual understanding and engagement, especially in resource-constrained educational environments. The Hands-On Activity model offers a contextual and practical alternative instructional strategy for elementary education.
ABSTRAK
Peningkatan hasil belajar IPA di sekolah dasar, khususnya di wilayah pedesaan dengan keterbatasan sarana, masih menjadi tantangan. Di SD 4 Gondosari Gebog Kudus, pembelajaran masih didominasi metode ceramah yang membuat siswa pasif dan berdampak pada rendahnya capaian akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Hands-On Activity terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel terdiri dari 13 siswa kelas V, dengan instrumen tes pilihan ganda sebanyak 20 soal yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Analisis data meliputi uji normalitas (Shapiro-Wilk), homogenitas (Levene), regresi sederhana, dan paired sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 61,54 (pretest) menjadi 82,69 (posttest), dengan uji t menghasilkan p = 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari penggunaan model Hands-On Activity. Temuan ini memperkuat efektivitas pembelajaran aktif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA dan keterlibatan siswa di lingkungan belajar dengan sumber daya terbatas. Model ini dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif di sekolah dasar.
References
Abshor, D. A. (2023). Pengembangan Bahan Ajar IPA Berbasis Potensi Lokal untuk Siswa Sekolah Dasar. In Jurnal Analisis Ilmu Pendidikan Dasar.
Ahmadi, R. (2016). Pengantar pendidikan: Asas dan filsafat pendidikan (Rose K. R., Ed.). Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (Eds.). (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom's taxonomy of educational objectives (Complete ed.). New York: Longman.
Field, A. (2013). Discovering statistics using IBM SPSS statistics (4th ed.). London: SAGE Publications.
Ghasemi, A., & Zahediasl, S. (2012). Normality tests for statistical analysis: A guide for non-statisticians. International Journal of Endocrinology and Metabolism, 10(2), 486–489. https://doi.org/10.5812/ijem.3505
Huda, M. (2017). Model-model pengajaran dan pembelajaran (Edisi ke-2, disunting oleh Miftahul Huda). Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Ihsana, E. K., & Ratih, I. (2017). Belajar dan pembelajaran: Konsep dasar, metode dan amplikasi nilai-nilai spiritualitas dalam proses pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Jufri, A. W., & Amalina, A. D. (2017). Belajar dan pembelajaran sains: Modal dasar menjadi guru profesional (Edisi ke-2). Bandung: Pustaka Reka Cipta.
Kurniawan, W., Ertikanto, C., & Suana, W. (2020). Pengaruh Hands-On Minds-On Activity terhadap hasil belajar melalui inkuiri terbimbing. FKIP Universitas Lampung.
Mudyahardjo, R. (2001). Pendidikan dalam dan luar sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Marnia, Y., & Thahir, R. (2023). Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Melalui Model Hands On Activity Pada Murid Kelas V SD Muhammadiyah 1 Bontoala Makasar Improving Science Learning Outcomes Through the Model of Hands on Activity Model in Class V Students of SD Muhammadiyah 1 Bontoala Makassar. Nusantara Hasana Journal, 2(10)
Rahmawati, S., Ardi Rafsanjani, T., & Aufia Abshor, D. (2023). Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Etnosains Terhadap Hasil Belajar IPA Kelas V SD. In Jurnal Analisis Ilmu Pendidikan Dasar.
Riska, A. (2021). Pengaruh model pembelajaran kooperatif berbasis Hands-On Activity terhadap hasil belajar IPA Jurnal Pendidikan Dasar. (Vol. 4, No. 1).
Samidi, & Istarani. (2016). Kompetensi & Profesionalisme Guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika (1st ed.). Larispa Indonesia.
Sudjana, N. (2017). Penilaian proses belajar mengajar (Edisi ke-5). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-21). Bandung: Alfabeta.
Suryosubroto. (2019). Proses Belajar Mengajar di Sekolah: Wawasan baru, beberapa metode pendukung, dan beberapa komponen layanan khusus (1st ed., Vol. 1). Rineka Cipta. https://inlislite.uin-suska.ac.id/opac/detail-opac?id=10635
Susanto, A. (2015). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar (Edisi ke-2). Jakarta: Kencana.
Suyono, & Hariyanto. (2016). Belajar dan pembelajaran: Teori dan konsep dasar (Edisi ke-6). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Trianto, I. B. A.-T., & Titik, T. T. (2016). Mendesain model pembelajaran inovatif, progresif, dan kontekstual: Konsep, landasan, dan implementasinya pada kurikulum 2013 (kurikulum tematik integratif/KTI) (Edisi ke-2). Jakarta: Kencana.
Tyas, R. A., Wilujeng, I., & Suyanta, S. (2020). Pengaruh pembelajaran IPA berbasis discovery learning terintegrasi jajanan lokal daerah terhadap keterampilan proses sains. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 6(1). https://doi.org/10.21831/jipi.v6i1.28459
Wena, M. (2018). Strategi pembelajaran inovatif kontemporer: Suatu tinjauan konseptual operasional (Edisi ke-11). Jakarta: Bumi Aksara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














