STUDI DESKRIPTIF IMPLEMENTASI KEARIFAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PENGUATAN IDENTITAS DAN KARAKTER PESERTA DIDIK KELAS IV DI MADRASAH IBTIDAIYAH
DOI:
https://doi.org/10.51878/elementary.v5i3.6722Keywords:
Kearifan Lokal, Penerapan, PembelajaranAbstract
ABSTRACT
This study aims to analyze the implementation of local wisdom in learning at MI Ma’arif Gondang as a strategy to strengthen students’ identity and character, in line with the Independent Curriculum which emphasizes contextual learning based on cultural values. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with the principal, fourth-grade teacher, and vice principal for curriculum, supported by direct classroom observations and documentation of teaching and learning activities. The findings indicate that local wisdom has been integrated mainly into thematic subjects, local language instruction, and the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), covering approximately 30% of the overall learning process. Examples of implementation include processing data related to Wonosobo’s traditional foods, exploring regional vocabulary, and tracing the origins of hamlet names. These activities have been shown to enhance student participation, foster a sense of belonging, and deepen understanding of local cultural identity. Nevertheless, several challenges persist, such as the limited documentation of local culture in the Gondang area, the absence of systematically developed lesson plans incorporating cultural elements, and a scarcity of relevant reference materials. These findings highlight the need for comprehensive institutional support, active collaboration among educators, targeted teacher training, and the development of culturally responsive teaching resources to ensure that the integration of local wisdom becomes more effective, relevant, and sustainable in meeting the needs of students in the era of globalization.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kearifan lokal dalam pembelajaran di MI Ma’arif Gondang sebagai strategi penguatan identitas dan karakter peserta didik, sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran kontekstual berbasis nilai budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam bersama kepala sekolah, guru kelas IV, dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum, disertai observasi langsung dan dokumentasi proses belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal telah dilakukan terutama pada mata pelajaran tematik, Bahasa Daerah, dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan capaian sekitar 30% dari keseluruhan pembelajaran. Contoh implementasi mencakup pengolahan data terkait makanan khas Wonosobo, eksplorasi kosakata daerah, serta penelusuran asal-usul nama dusun. Aktivitas-aktivitas ini terbukti mampu meningkatkan partisipasi siswa, menumbuhkan rasa memiliki, serta memperdalam pemahaman terhadap identitas budaya lokal. Meski demikian, penerapan kearifan lokal masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain minimnya dokumentasi budaya di wilayah Gondang, ketiadaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang secara sistematis memuat unsur budaya lokal, serta keterbatasan sumber referensi. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan menyeluruh dari pihak sekolah, kolaborasi aktif antarpendidik, pelatihan guru, dan pengembangan perangkat ajar berbasis kearifan lokal agar implementasinya lebih efektif, relevan, dan berkelanjutan sesuai kebutuhan peserta didik di era globalisasi.
References
Annisha, A. (2024). Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal untuk Membentuk Karakter Siswa Sekolah Dasar di Era Globalisasi. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan [JIMEDU].
Annisha, D. (2024). Integrasi Penggunaan Kearifan Lokal (Local Wisdom) dalam Proses Pembelajaran pada Konsep Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Basicedu, 8(3), 1753-1765. https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/7706
Arifin, S. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif: Memahami Prosedur dan Teknik Analisis Data. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 12(1), 1-15. Diakses dari http://ejournal.upi.edu/index.php/jish/article/view/28247
Astina, I. K., & Suciptayasa, I. W. A. (2023). Pengembangan Kurikulum Berbasis Kearifan Lokal dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1), 1-10. Diakses dari https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JIPP/article/view/51139
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2021). The SAGE Handbook of Qualitative Research. 6th ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications
Hadi, M. F., Wahab, M. A. A., & Basyar, K. (2024). Pengaruh Professional Capital terhadap Kinerja Guru di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan, 2(1), 1–12. Diakses dari https://journal.inspireeducation.id/index.php/jimp/article/view/176
Haryanto, S., & Widodo, A. (2025). Implementasi Multimedia Interaktif Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD. Jurnal Review Pendidikan Dasar, 9(2), 83–90. Diakses dari https://doi.org/10.26740/jrpd.v9n2.p83-90
Hidayat, M. A. (2023). Implementasi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal dalam Meningkatkan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Teaching: Journal of Education and Learning,3(1),42–48.
https://jurnalp4i.com/index.php/teaching/article/view/1884
Khasanah, U., et al. (2025). Analisis Tantangan Guru Dalam Pembelajaran IPAS Berbasis Kearifan Lokal Pada Peserta Didik Kelas V SDN Kedungpane 2. Menara Ilmu, 18(2). Diakses dari https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menarailmu/article/download/6629/pdf
Kurniawan, D., & Hartati, S. (2023). Efektivitas Media Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 5(1), 45-58. https://e-journal3.undikma.ac.id/index.php/pedagogy/article/view/15425
Maharani, E. K., & Muhtar, T. (2022). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal terhadap Penguatan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 5437–5445.
https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/3148
Mariana, N. (2022). Peran Kepala Sekolah dalam Pelestarian Kearifan Lokal Melalui Pembelajaran di Sekolah Dasar. Prosiding PPS UNPGRI Palembang, 1(1), 1–7.
https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/Prosidingpps/article/view/1874
Mulyani, M., et al. (2024). Integrasi Teori Pembelajaran Sosial Emosional dengan Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Mencegah Perilaku Bullying di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(2).
Purwani, S. (2024). Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal sebagai Media untuk Membentuk Karakter Siswa Sekolah Dasar melalui Dongeng. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 12(2), 234-248. https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/jpbsi/article/view/37323
Rahmawati, A., & Suwarto, R. (2023). Analisis Keterbatasan Guru dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal untuk Penguatan Karakter Siswa. Jurnal Pendidikan Konvergensi, 4(2), 156-169. Diakses dari https://jurnal.stai-alazhar.ac.id/index.php/jpk/article/view/102
Sanusi, D., Suryana, A., & Sumardjo, J. (2022). Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Professional Capital Guru. Jurnal Pendidikan Konvergensi, 3(2), 1-15. Diakses dari https://jurnal.stai-alazhar.ac.id/index.php/jpk/article/view/28
Sari, I. M., & Prasetyo, I. (2023). Integrasi Kearifan Lokal dalam Kurikulum Merdeka untuk Penguatan Karakter dan Identitas Kebangsaan Peserta Didik. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(1), 45-58. Diakses dari https://jurnaldikbud.kemdikbud.go.id/index.php/jpnk/article/view/7281
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sumarni, M. L., Jewarut, S., Silvester, S., Melati, F. V., & Kusnanto, K. (2024). Integrasi nilai budaya lokal pada pembelajaran di sekolah dasar. Journal of Education Research, 5(3), 2993-2998. https://jer.or.id/index.php/jer/article/view/1330
Sumartini, N. W., Lasmawan, I. W., & Kertih, I. W. (2025). Eksplorasi Kendala Guru dalam Mengintegrasikan Nilai-Nilai Kearifan Lokal pada Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(4), 665-671. Diakses dari https://jurnalp4i.com/index.php/social/article/view/4461
Susanti, N. W., Lasmawan, I. W., & Kertih, I. W. (2025). Eksplorasi Kendala Guru dalam Mengintegrasikan Nilai-Nilai Kearifan Lokal pada Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(4), 665-671. Diakses dari https://jurnalp4i.com/index.php/social/article/view/4461
Syihabuddin, H. (2023). Pembelajaran Sosiologi Berbasis Kearifan Lokal Melalui Program Live In dalam Mengembangkan Modal Sosial dan Toleransi Siswa (Studi Kasus: SMA Santa Maria 1 Bandung). Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia. Diakses dari http://repository.upi.edu/90326/
Wulandari, I., Handoyo, E., Yulianto, A., Sumartiningsih, S., & Fuchs, P. X. (2023). Integrasi Nilai Kearifan Lokal dalam Pendidikan Karakter Siswa di Era Globalisasi. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 6(1). https://journal.ummat.ac.id/index.php/pendekar/article/view/27026journal.ummat.ac.id
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














