PENGARUH METODE DEMONSTRASI YANG DIPADUKAN DENGAN ICE BREAKING TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/elementary.v5i3.6523Keywords:
Minat Belajar, Metode Demonstrasi, Ice BreakingAbstract
ABSTRACT
Students' interest in learning is a crucial element that contributes to the success of the learning process at the elementary school level. However, the reality at SDN 1 Tumbang Manjul shows that learning is still dominated by lecture-based methods, which has led to low student interest. The purpose of this study is to analyze the impact of using the demonstration method combined with ice-breaking activities on the learning interest level of fourth-grade students. This study employed a quantitative approach using a pre-experimental type with a One Group Pretest-Posttest Design. A total of 26 fourth-grade students were selected as the research sample through the total sampling technique. Data were collected using questionnaires, observation, and documentation. The data analysis techniques included descriptive analysis, Shapiro-Wilk normality test, and hypothesis testing using the Wilcoxon Signed Ranks Test. The findings revealed that the average student learning interest score increased from 65.04 during the pretest to 76.19 in the posttest. The Wilcoxon test produced a significance value of 0.000 (< 0.05), indicating a significant effect of applying the demonstration method combined with ice breaking on enhancing students’ learning interest. This approach created an interactive and enjoyable learning environment while encouraging students’ active participation. Therefore, it is recommended as an effective teaching strategy to foster learning interest at the elementary level and has potential for broader application across different subjects and educational levels.
ABSTRAK
Ketertarikan siswa dalam belajar menjadi salah satu unsur krusial yang berperan dalam menunjang keberhasilan kegiatan pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Namun, realitas di SDN 1 Tumbang Manjul menunjukkan bahwa pembelajaran masih didominasi oleh metode ceramah, sehingga menyebabkan rendahnya minat belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak penggunaan metode demonstrasi yang dikombinasikan dengan aktivitas ice breaking terhadap tingkat ketertarikan belajar siswa kelas IV. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui jenis pre-experimental dan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Sebanyak 26 siswa kelas IV menjadi sampel penelitian yang diperoleh dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen berupa angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data mencakup analisis deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, serta uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor minat belajar siswa meningkat dari 65,04 pada saat pretest menjadi 76,19 pada posttest. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh yang signifikan dari penerapan metode demonstrasi yang dipadukan dengan ice breaking terhadap peningkatan minat belajar siswa. Pendekatan ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang interaktif, menyenangkan, serta mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan sebagai salah satu strategi pembelajaran yang efektif dalam menumbuhkan minat belajar di tingkat sekolah dasar, serta berpotensi untuk diterapkan pada mata pelajaran lain maupun jenjang pendidikan yang berbeda.
References
Baitullah, B. (2021). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Dengan Menggunakan Metode Cooperative Learning Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sma Negeri 8 Merangin. Judika (Jurnal Pendidikan Unsika), 8(2), 149–155. https://doi.org/10.35706/judika.v8i2.4597
Ernia, M. (2019). Pengaruh metode demonstrasi terhadap pemahaman hasil belajar siswa pada mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial di SD N?1 Kedaton Satu (Skripsi sarjana, IAIN Metro). IAIN Metro Digital Repository.
Firdaus, N. A., Aulia, S. R., & Setiyawan, H. (2024). Penerapan metode demonstrasi pada pembelajaran IPAS kelas 4 SD. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 5(2), 116. https://vm36.upi.edu/index.php/jppd/article/view/69547
Humaya, R., Bangun, N. O., Dewi, P. A., & Syahrial, S. (2022). Ice breaking sebagai stimulus minat dan motivasi belajar peserta didik. Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 10(1), 26–33.
https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/PAEDAGOGI/article/view/57785
Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education. (hlm. 68–69)
Mariam, S., Nurmala, N., Nurdianti, D., Rustyani, N., Desi, A., & Hidayat, W. (2019). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa MTsN Dengan Menggunakan Metode Open Ended Di Bandung Barat. Jurnal Cendekia?: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 178–186. https://doi.org/10.31004/cendekia.v3i1.94
Nafilah, A. F., Aulia, S. R., & Setiyawan, H. (2024). Penerapan metode demonstrasi untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 45–53.
Napitupulu, S. L., Simanjuntak, H., & Manalu, R. S. (2022). Pengaruh metode demonstrasi terhadap minat belajar siswa pada subtema manfaat tumbuhan bagi kehidupan manusia kelas III SD. Jurnal Pendidikan Tematik SD, 4(2)
Rahmad, R. (2016). Kedudukan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada Sekolah Dasar. Jurnal:Muallimuna: Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 2(1)
Rahmi, R. (2018). Korelasi Kegiatan Ice Breaking dengan Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran Tematik. Al-adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 8(2), 151-160.
Santrock, J. W. (2018). Educational psychology (6th ed., hlm. 256–257; 430–431). McGraw-Hill Education.
Sugiyono. (2019) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung; Alfabeta
Sulistriani, S., Santoso, J., & Oktaviani, S. (2021). Peran Guru Sebagai Fasilitator Dalam Pembelajaran Ipa Di Sekolah Dasar. Journal Of Elementary School Education (JOuESE), 1(2), 57–68. https://doi.org/10.52657/jouese.v1i2.1517
Syar, I. N., Azizah, N., Supriatin, A., Yuliani, H., & Sari, M. P. (2022). Pemenfaatan Media Wayang Kertas pada Pembelajaran IPA di SDN-1 Basawang (126) https://doi.org/10.33477/mangente.v1i2.2667
Turnip, C. V., Sari, S. P., & Simamora, R. M. (2022). Pengaruh pemberian teknik ice breaking terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SD Negeri 09488 Bah Sampuran. Jurnal Pendidikan Dasar, 5(1)
Wiranto, W., Maghfirah, St. N., & Akib, T. (2023). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas I Melalui Ice Breaking Di Sdn 36 Biring Ere. Guru Pencerah Semesta, 1(2), 53–58. https://doi.org/10.56983/gps.v1i2.541
Yasha, A., & Warmi, A. (2022). Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Smpit Pada Materi Garis Dan Sudut. Prosiding Sesiomadika, 4(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














