UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI STRATEGI KWL (KNOW, WANT TO KNOW, LEARNED) PADA SISWA KELAS III SD
DOI:
https://doi.org/10.51878/elementary.v5i3.6488Keywords:
Strategi KWL, Membaca Pemahaman, Cerita PendekAbstract
This study aims to improve the reading comprehension skills of grade III students of SDN I Urug through the application of the KWL (Know, Want to know, Learned) strategy. The problem of this study stems from the low ability of students to understand the intrinsic elements of short stories. This is caused by low interest in reading and the application of less creative strategies. This study uses a Classroom Action Research (CAR) approach with 26 students as subjects. The KWL strategy is a strategy that encourages students to play an active role during the learning process. There are three stages in its application, namely the Know stage (what I already know), Want to know (what I want to learn), and Learned (what I have learned). The research data on reading comprehension of Indonesian short stories were obtained from the results of the evaluation test in the learning process of cycle I and cycle II. The results of the study showed an increase in reading comprehension through the KWL strategy. This comparison can be seen from the results of the evaluation test in the pre-action, cycle I and cycle II. In the pre-action stage, there were 9 students or 34.6% of students who completed and 17 students or 65.3% of students who had not completed. After the implementation of cycle I, there were 17 or 65.3% of students who completed and 9 students or 34.6% who had not completed. There was an improvement in cycle II so that there were 21 or 80.7% of students who completed and 5 or 19.2% of students who had not completed. The cycle activities were not continued because they had achieved the predetermined success indicators, namely ?76.92%. Thus, it can be concluded that the implementation of the KWL strategy is effective in improving reading comprehension of grade III students of SDN I Urug.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas III SDN I Urug melalui penerapan strategi KWL (Know, Want to know, Learned). Permasalahan dari penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan siswa dalam memahami unsur-unsur intrinsik cerita pendek. Hal ini disebabkan oleh rendahnya minat baca dan penerapan strategi yang kurang kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek sebanyak 26 siswa. Strategi KWL merupakan strategi yang mendorong siswa untuk berperan aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Terdapat tiga tahapan dalam penerapannya yaitu tahap Know (apa yang telah saya ketahui), Want to know (apa yang ingin saya pelajari), dan Learned (apa yang telah saya pelajari). Data penelitian membaca pemahaman cerita pendek Bahasa Indonesia diperoleh dari hasil tes evaluasi pada proses pembelajaran siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukan terdapat peningkatan dalam membaca pemahaman melalui strategi KWL. Perbandingan ini bisa dilihat dari hasil tes evaluasi pada pratindakan, siklus I dan siklus II. Pada tahap pratindakan terdapat 9 siswa atau 34,6% siswa yang tuntas dan 17 siswa atau 65,3% siswa yang belum tuntas. Setelah pelaksanaan siklus I, terdapat 17 atau 65,3% siswa yang tuntas dan 9 siswa atau 34,6% yang belum tuntas. Terdapat perbaikan pada siklus II sehingga terdapat 21 atau 80,7% siswa yang tuntas dan 5 atau 19,2% siswa yang belum tuntas. Kegiatan siklus tidak dilanjutkan karena telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditentukan yaitu ?76,92%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi KWL efektif dalam meningkatkan membaca pemahaman siswa kelas III SDN I Urug.
References
Apendiani, D. (2020). Peningkatan kemampuan membaca intensif dengan menggunakan metode KWL di kelas X SMAN 10 Pontianak. Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan, 2(2), 59. https://doi.org/10.26418/jurnalkpk.v2i2.38321
Apriani, K. A. (2025). Pengaruh aplikasi TikTok terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran IPAS materi interaksi sosial di SD N 08 Palembang. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(1), 258. https://doi.org/10.51878/science.v5i1.4270
Betu, F. S. (2023). Strategi pembelajaran inkuiri sebagai tawaran dalam proses belajar mengajar yang efektif (Tinjauan kurikulum dan pembelajaran). Atma Reksa: Jurnal Pastoral dan Kateketik, 7(2), 15. https://doi.org/10.53949/jar.v7i2.154
Dewi, P. R. P. I., et al. (2022). Efektivitas penerapan media pembelajaran digital Assemblr Edu pada mata pelajaran Matematika di SMK Negeri 4 Denpasar. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Widya Mahadi, 2(2), 98. https://doi.org/10.59672/widyamahadi.v2i2.1961
Dimar, F. A., & Wardana, D. (2022). Upaya meningkatkan kemampuan membaca pemahaman bagi siswa berkesulitan belajar membaca melalui strategi KWL (Know, Want, Learned) pada siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri Muncul 02.
Fadiana, A., et al. (2025). Penerapan metode cerita bergambar untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Manajerial: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(1), 109. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i1.4896
Fauzyah, R. T. (2024). Pengaruh strategi KWL (Know-Want to Know-Learned) terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN Cipayung 01 Tangerang Selatan.
Guswita, R. (2019). Penerapan strategi KWL (Know, Want to Know, Learned) untuk meningkatkan hasil belajar tematik peserta didik kelas III di SD Negeri 12 Koto Baru Kecamatan Kubung Kabupaten Solok. Jurnal Tunas Pendidikan, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.52060/pgsd.v2i1.185
Harianto, E. (2020). Keterampilan membaca dalam pembelajaran bahasa.
Israwati, I., et al. (2020). Peranan guru dalam menerapkan keterampilan bertanya di SD Negeri 56 Banda Aceh. Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 13(1), 30. https://doi.org/10.33369/pgsd.13.1.30-37
Karimah, N., et al. (2022). Kesulitan belajar peserta didik dalam meyelesaikan soal cerita SPLTV berbasis pemecahan masalah. Jurnal Karya Pendidikan Matematika, 9(2), 45. https://doi.org/10.26714/jkpm.9.2.2022.45-52
Karlina, R., & Wirdati, W. (2023). Pelaksanaan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 7 Padang. As-Sabiqun, 5(3), 738. https://doi.org/10.36088/assabiqun.v5i3.3306
Lali?i?, A., & Dubravac, V. (2021). The role of reading in English language classrooms. MAP Social Sciences, 1(1), 23. https://doi.org/10.53880/2744-2454.2021.1.1.23
Mawarni, D., & Hidayat, H. (2022). Inquiry learning model to improve student’s critical thinking in the themes learning technology development in class III SD IT Bina Insan Batang Kuis. Widyagogik: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 10(1), 148. https://doi.org/10.21107/widyagogik.v10i1.16868
Nuswantari, N., & Manik, Y. M. (2023). Membudayakan gemar membaca melalui pojok baca sekolah. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(1), 144. https://doi.org/10.47709/educendikia.v3i01.2378
Prasanty, A. B., et al. (2025). Penerapan model experential learning berbasis multimedia interaktif untuk keterampilan menulis puisi pada peserta didik kelas VIII.
Salsabila, A., et al. (2025). Berpikir induktif sebagai dasar kompetensi sikap kritis bagi peserta didik generasi milenial abad 21. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(1), 264. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i1.4465
Satriaman, K. T., et al. (2019). Implementasi pendekatan Student Centered Learning dalam pembelajaran IPA dan relevansinya dengan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI), 1(1), 12. https://doi.org/10.23887/jppsi.v1i1.21912
Silver, S. T. E., et al. (2022). Penggunaan media pembelajaran flash dengan strategi K-W-L dalam membaca pemahaman teks eksposisi. Jurnal Ilmiah Fonema, 5(1), 53. https://doi.org/10.25139/fn.v5i1.4836
Sukijan, A., et al. (2024). Strategi guru dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas rendah SD Negeri 004 Bulo Kabupaten Mamasa. Indonesian Research Journal on Education, 4(3), 588. https://doi.org/10.31004/irje.v4i3.850
Triyono, T. (2017). Menyiapkan generasi emas 2045. OSF Preprints. https://doi.org/10.31227/osf.io/yrwd7
Wulandari, A., & Hapsari, T. P. R. N. (2018). Pop-up legenda Sindoro Sumbing berbasis kearifan lokal sebagai media literasi siswa. Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajarannya, 2(2), 130. https://doi.org/10.31002/transformatika.v2i2.929
Yudha, P. A., et al. (2025). Peningkatan keterampilan menulis teks negosiasi dengan pendekatan contextual teaching and learning pada siswa SMAN Pakusari. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 842. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.5089
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














