MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETELITIAN DAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA
DOI:
https://doi.org/10.51878/elementary.v1i3.328Keywords:
ketelitian, keterampilan membaca, Discovery learningAbstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh Ketelitian dan keterampilan membaca menjadi kendala bagi
siswa kelas II SD Kanisius Demangan Baru. Dimana hasil belajar sangat dipengaruhi dengan
bagaimana guru memilih model penyampaian materi di kelas. Maka dari itu tujuan penelitian
adalah memberikan referensi terkait model pembelajaran yang dalam penerapannya telah terbukti
meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian
ini dilakukan di SD Kanisius Demangan Baru. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model
pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan ketelitian dan keterampilan membaca. Hal
ini ditunjukan dari data skor rata-rata awal ketelitian siswa yaitu 46,4, setelah akhir siklus I
meningkat sebesar 58, dan siklus II sebesar 86 serta rata-rata awal keterampilan membaca
siswa yaitu 51, setelah akhir siklus I meningkat sebesar 61, dan siklus II sebesar 82.
References
Arikunto, S. (2016). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Budiasih, D. Z. (2001). Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Kelas Rendah. Jakarta:
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Cahyani, H. D. (2017). Kemampuan Bahasa Indonesia di SD. Bandung: UPI Press.
Depdikbud. (2012). Undang-undang No 20 tahun 2012 tentang sisdiknas. Jakarta: Depdikbud.
Effendi, L. A. (2012). Pembelajaran Bahasa indonesia menggunakan model Discovery learning
guna meningkatkan pemecahan masalah. Jurnal Penelitian, 2.
Fahrurrozi. (2016). Pembelajaran Membaca Permulaan di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah PGSD Vol.
X No.2 Oktober.
Kasmini, L. (2021). Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Implementasi Model Pembelajaran
Discovery Learning di Sekolah Dasar Kota Banda Aceh. Jurnal Bidang Pendidikan Dasar.
Mustikowati, D. (2016). Meningkatkan Semangat dan Menulis Siswa Sekolah Dasar dengan
Permainan Kata Bersambut. BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual, 1(1), 16-23.
Naitili, C. A. (2019). Penerapan Metode Struktural Analtik Sintentik Untuk Meningkatkan
Ketrampilan Menulis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan, 1.
Rahim, F. (2005). Pembelajaran Membaca di Sekolah Dasar. Padang: Bumi Aksara.
Roestiyah. (2018). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Sanjaya, W. (2009). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sari, A. (2016). Pentingnya Ketrampilan Mendengar Dalam Menciptakan Komunikasi Yang efektif
. Jurnal EduTech. Vol 2: (1).
Setiawan, D. (218). Penilaian AuthentikAssesment Guru pada Pembelajaran Bahasa Indonesia
Sekolah Dasar. Jurnal Bidang Pendidikan Dasar (JBPD), Vol. 2No. 1Januari 2018, 95.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, N. S. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Suwarto. (2013). Belajar tuntas, miskonsepsi, dan kesulitan belajar . Jurnal Pendidikan, 22 (1), 8596.
Tjoe,
J.
(2013).
Peningkatan
Kemampuan
Membaca
Permulaan
Melalui
Pemanfaatan
Multimedia.
Jurnal
Pendidikan Usia
Dini,7(1).
Widyastuti,
E.
S.
(2015).
Penerapan
Model
Pembelajaran
Discovery
Learning
Pada
Materi
Konsep
Ilmu
Ekonomi.
Prosiding
Seminar
Nasional,
Yeny.
(2020). Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Permulaan dalam Melengkapi Cerita
Rumpang Menggunakan Media Gambar dan Papan Bergaris. Pena Ilmiah, 1(1), 761-770.
Yuliana, N. (2018). Penggunaan Model Pembelajaran Discovery Learning Dalam Meningkatkan
Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














