PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KISAH KETELADANAN NABI
DOI:
https://doi.org/10.51878/elementary.v3i1.1973Keywords:
Metode Bermain Peran, Hasil Belajar Siswa, Kisah Keteladanan NabiAbstract
When we were little, we liked to play roles with friends. Some become doctors, become patients, become mothers or fathers, some become farmers, some become soldiers, police and various kinds of professions that we like. It turns out that what we play when we are young when used in learning is very fun, exciting and useful. In Islamic Religious Education (PAI) learning, especially historical material about the exemplary stories of the Prophets and Apostles, the teacher usually uses less varied methods and positions himself as an all-knowing person. So that shellfish students are involved in exploiting their potential. The research design used is PTK (classroom action research) which is useful for correcting problems found in the learning process. Based on the results of the research that the application of the learning model can improve the learning outcomes of PAI (The Story of the Prophet's Example) of class V SD Negeri 04 Kendalsari, from an average basic score of 66.84% and classical completeness of 39.50% (incomplete). After the action was taken, in cycle I it increased by 23.60% with an average of 82.63% and classical completeness of 81.60% (complete). And in cycle II the increase was 32.70% with an average of 88.68% and 92.10% (complete) classical completeness
ABSTRAK
Ketika masih kecil, kita suka bermain peran bersama teman. Ada yang jadi dokter, jadi pasien,jadi ibu atau ayah, ada yang jadi petani, ada yang jadi tentara, polisi dan berbagai macam profesi yang kita sukai. Ternyata apa yang kita maainkan ketik masih kecil jika digunakan dalam pembelajaran sangatlah menyenangkan, mengasyikkan sekaligus bermanfaat. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam(PAI) khususnya materi tarikh/sejarah tentang kisah keteladanan Nabi dan Rasul, biasanya guru menggunakan método kurang variatif, dan memposisikan dirinya sebagai sosok yang serba tahu. Sehingga siswa kerang dilibatkan dalam pemanfaatan potensi yang mereka miliki. Desain peneletian yang digunakan ini adalah PTK (penelitian tindakan kelas) yang berguna untuk memperbaiki masalah-masalah yang ditemukan dalam proses pemebelajaran. Berdasarkan hasil penelitian bahwa penerapan model pembelajaran dapat meningkatan hasil belajar PAI(Kisah Keteladanan Nabi) siswa kelas V SD Negeri 04 Kendalsari, dari rata-rata skor dasar 66,84% dan ketuntasan klasikal 39,50% (tidak tuntas). Setelah dilakukan tindakan,maka pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 23,60% dengan rata-rata 82,63% dan ketuntasan klasikal 81,60%(tuntas). Dan pada siklus II peningkatan sebesar 32,70% dengan rata-rata 88,68% dan ketuntasan klasikal 92,10%(tuntas).
Downloads
References
Arikunto, Suharmi, dkk. 2010. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta. Bumi Aksara
Djamarah, S. Bahri dan Zain Aswan. 2010. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta. PT. Rineka Cipta
Hamdayana, J. 2014. Model dan Metode Pembelajaran Kreatif dan berkarakter. Bogor. Ghalia Indonesia
Sanjaya, Wina. 2011. Strategi Pembelajaran Berorientasi Estándar Proses Pendidikan. Bandung. Kencana Prenada
Saefudidin, Asis dan Berdiati, Ika. 2014. Pembelajaran Efektif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Slameto. 2013, Belajar dan Faktor-faktor yang mempengaruhi. Jakarta Rineka Cipta
Sudjana. 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung. Sinar Baru Aleasindo
Supriyono, Agus . 2014. Cooperative Learning dan Aplikasi Paikem. Yogyakarta. Pustaka belajar
Syahrilfudin, dkk. 2011. Penelitian Tindakan Kelas. Pekan Baru. Cendekia Insani
Uno dan Hamzah. 2012. Model Pembelajaran. Jakarta. Bumi Aksara
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














