EXPLORING CULTURALLY-BASED EDUCATIONAL GAMES TO HOLISTICALLY DEVELOP EARLY CHILDHOOD MOTOR AND LANGUAGE SKILLS
DOI:
https://doi.org/10.51878/edukids.v5i1.6357Keywords:
Permainan Edukatif, Budaya Lokal, Anak Usia DiniAbstract
Early Childhood Education (ECE) is a critical stage in laying the foundation for a child’s holistic development, encompassing motor, language, social, and cognitive aspects. Play serves as an effective approach to ECE because it is enjoyable and naturally stimulates various domains of development. This study aims to explore the forms and contributions of educational games based on local culture in developing motor and language skills in early childhood. Using a qualitative approach with an exploratory-descriptive study design, the research was conducted in ECE institutions located in communities where local cultural heritage is still well-preserved. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using thematic analysis. The results show that traditional games such as engklek, congklak, jump rope, and role-playing based on folklore possess characteristics appropriate to children’s developmental stages namely active, collaborative, and easy to understand. These games effectively stimulate both gross and fine motor skills through varied physical activities, and enhance children's language abilities through dialogue, imitation of expressions, and social interaction during play. The findings highlight the importance of integrating culturally-based educational games into ECE as a pedagogical strategy that not only preserves cultural values but also supports holistic child development.
ABSTRAK
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah tahap penting dalam membentuk dasar perkembangan anak secara menyeluruh. Permainan menjadi pendekatan efektif karena bersifat menyenangkan dan mampu menstimulasi aspek motorik, bahasa, sosial, dan kognitif secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk dan kontribusi permainan edukatif berbasis budaya lokal dalam mengembangkan kemampuan motorik dan bahasa anak usia dini secara holistik. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi eksploratif deskriptif, penelitian ini dilakukan pada lembaga PAUD yang berada di lingkungan dengan kekayaan budaya lokal yang masih terpelihara. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional seperti engklek, congklak, lompat tali, dan permainan peran dari cerita rakyat memiliki karakteristik yang sesuai dengan tahap perkembangan anak, yaitu aktif, kolaboratif, serta mudah dipahami. Permainan ini terbukti mampu menstimulasi keterampilan motorik kasar dan halus melalui aktivitas fisik yang bervariasi, serta meningkatkan kemampuan bahasa anak melalui percakapan, peniruan ungkapan, dan interaksi sosial selama bermain. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi permainan berbasis budaya lokal dalam pembelajaran PAUD sebagai strategi pedagogis yang tidak hanya melestarikan nilai budaya, tetapi juga mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
References
Abrar, M., Ihza, M. H., Al Munawir, Safrirullah, S., & Putra, Z. A. (2024). Peranan guru Pendidikan Agama Islam terhadap self control peserta didik di SD Negeri 1 Tanah Luas. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 2(6), 84–104. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i6.612
Akhmad, F. (2020). Implementasi pendidikan karakter dalam konsep pendidikan Muhammadiyah. Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies), 8(2), 79–85. https://doi.org/10.26555/almisbah.v8i2.1991
Ardiyanti, S., & Khairiah, D. (2021). Hakikat pendidikan karakter dalam meningkatkan kualitas diri pada anak usia dini. BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini, 1(2). https://doi.org/10.24952/alathfal.v1i2.3024
Braun, V., & Clarke, V. (2021). Thematic analysis: A practical guide. SAGE Publications.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Denham, S. A., Bassett, H. H., Brown, C., Way, E., Steed, J., & Snow, M. (2012). Preschoolers' emotion knowledge: Self-regulatory foundations, and predictions of early school success. Journal of Applied Developmental Psychology, 33(3), 209–218. https://doi.org/10.1016/j.appdev.2012.04.003
Gordon, A. M., & Browne, K. W. (2021). Beginnings and beyond: Foundations in early childhood education (11th ed.). Cengage Learning.
Hajati, K. (2018). Pelaksanaan pendidikan holistik-integratif dalam pelayanan kebutuhan dasar anak usia dini di Kabupaten Mamuju Sulawesi-Barat. Indonesian Journal of Educational Science (IJES), 1(1). https://doi.org/10.31605/ijes.v1i1.133
Imamah, Z., & Muqowim, M. (2020). Pengembangan kreativitas dan berpikir kritis pada anak usia dini melalui metode pembelajaran berbasis STEAM and Loose Part. Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak, 15(2), 263–278. https://doi.org/10.24090/yinyang.v15i2.3917
Jones, S. M., Greenberg, M., & Crowley, M. (2015). Early social-emotional functioning and public health: The relationship between kindergarten social competence and future wellness. American Journal of Public Health, 105(11), 2283–2290. https://doi.org/10.2105/AJPH.2015.302630
Karwati, E. (2014). Pengembangan pembelajaran dengan menekankan budaya lokal pada pendidikan anak usia dini. EduHumaniora: Jurnal Pendidikan Dasar, 6(1), 53–60. https://doi.org/10.17509/eh.v6i1.2861
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka untuk PAUD. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kurniawati, N., Sumarni, D., & Fauzi, A. (2021). Inovasi strategi pemecahan masalah dalam peningkatan kualitas pendidikan prasekolah. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 12(2), 111–123. https://doi.org/10.1234/jpaud.v12i2.2021
Mi’rotul Rohmah, R., Yusuf, A., Azizah, R., & Nabiel, R. M. (2023). Peran pendidikan holistik bagi pengembangan karakter anak usia dini. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 11(Special Issue 1), 154–165. https://doi.org/10.24269/dpp.v11i1.8268
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Ningsih, Y. R., & Fitriyah, M. (2020). Permainan tradisional sebagai media pembelajaran anak usia dini dalam penguatan karakter. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 225–235. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.531
Piaget, J. (1951). Play, dreams and imitation in childhood. Norton.
Prameswari, D., & Lestariningrum, A. (2020). STEAM dan Loose Parts: Mendorong eksplorasi imajinasi anak usia dini dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Anak, 6(1), 45–56. https://doi.org/10.25078/jpa.v6i1.2020
Primayana, K. H. (2020). Inovasi guru dalam pembelajaran anak usia dini di era revolusi industri 4.0. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 20–30. https://doi.org/10.23887/paud.v9i1.2020
Pujiaswati, H., Mulyana, E., & Mulyadi, D. (2020). Pengembangan media pembelajaran interaktif untuk anak usia dini. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 14(1), 12–21. https://doi.org/10.21009/jpud.v14i1.2020
Purnamasari, H., & Lestari, R. (2021). Integrasi permainan tradisional dalam pengembangan motorik dan bahasa anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 93–104.
Rohmah, R. M., Yusuf, A., Azizah, R., & Nabiel, R. M. (2023). Peran pendidikan holistik bagi pengembangan karakter anak usia dini. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 11(SI1), 154–165. https://doi.org/10.24269/dpp.v11i1.8268
Salinas-Gutiérrez, S. G., & Martínez, M. F. (2023). Digital play and early childhood development: A double-edged sword. Early Childhood Education Journal, 51(1), 45–58. https://doi.org/10.1007/s10643-023-01477-9
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
UNICEF. (2022). Early childhood development: The foundation of a healthy and productive future. https://www.unicef.org/early-childhood-development
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Wahyudi, M., Arisanti, F., & Muttaqin, M. ‘Azam. (2024). Pendekatan holistik dalam pendidikan anak usia dini: Menyelaraskan aspek kognitif, emosional dan sosial. Journal of Early Childhood Education Studies, 4(1), 33–72. https://doi.org/10.54180/joeces.2024.4.1.33-72
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.











