ECOPROJECT TEMPAT SAMPAH BAMBU: MEDIA EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v5i3.7243Keywords:
ecoproject, media edukasi, environmental education, experiential learning, ecological citizenshipAbstract
Solid waste management at the elementary school level remains a crucial issue due to low student awareness and a lack of adequate educational media. This study aimed to design and implement an eco-project in the form of bamboo waste bins as an educational medium for waste management to enhance students’ environmental awareness. Bamboo was chosen for its eco-friendly properties, easy availability, and familiarity in students’ daily lives. These attributes were expected to bridge the gap between the ideals of environmental education and real-world practices in schools. The study employed a Participatory Action Research (PAR) approach, involving teachers and students at every stage (planning, implementation, observation, and reflection). Evaluation instruments included interviews, observations, and documentation to assess student engagement and behavioral change. The project resulted in four functional bamboo waste bins installed at strategic points around the school. Field findings indicated positive support from teachers and students, improved discipline in proper waste disposal, and the emergence of collective awareness to maintain cleanliness. Teacher role modeling proved essential in strengthening social norms, while active student participation in maintaining the facilities fostered a shared sense of ownership. This eco-project was effective as both a contextual learning tool and a means of cultivating a culture of environmental care. The study contributes to environmental education literature by emphasizing the importance of integrating place-based education, experiential learning, and ecological citizenship.
ABSTRAK
Pengelolaan sampah di tingkat sekolah dasar masih menjadi isu krusial karena rendahnya kesadaran siswa dan minimnya media edukatif yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan ecoproject berupa pembuatan tempat sampah dari bambu sebagai media edukasi pengelolaan sampah guna meningkatkan kesadaran lingkungan siswa. Bambu dipilih sebagai bahan karena ramah lingkungan, mudah diperoleh, dan akrab dengan keseharian siswa; dengan demikian diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara idealisme pendidikan lingkungan dan praktik nyata di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan guru dan siswa pada setiap tahap (perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi). Instrumen evaluasi berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi digunakan untuk menilai tingkat keterlibatan siswa serta perubahan perilaku. Ecoproject ini menghasilkan empat unit tempat sampah bambu fungsional yang ditempatkan di titik strategis sekolah. Hasil pengamatan menunjukkan dukungan positif dari guru dan siswa, peningkatan disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya, dan tumbuhnya kesadaran kolektif menjaga kebersihan lingkungan. Keteladanan guru menjadi faktor penting yang memperkuat norma sosial, sedangkan partisipasi aktif siswa dalam merawat fasilitas memupuk rasa memiliki bersama. Ecoproject ini efektif sebagai media pembelajaran kontekstual sekaligus sarana membangun budaya peduli lingkungan. Studi ini berkontribusi pada literatur pendidikan lingkungan dengan menegaskan pentingnya integrasi konsep place-based education, experiential learning, dan ecological citizenship.
Downloads
References
Alza, Y., Novita, L., & Zahtamal, Z. (2023). Efektivitas media komik terhadap perubahan perilaku pemilihan jajanan sehat pada siswa sekolah dasar. Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(2), 249–256. https://doi.org/10.25311/keskom.vol9.iss2.1394
Bascopé, M., & Reiss, K. (2021). Place-based STEM education for sustainability: A path towards socioecological resilience. Sustainability, 13(15), 8414. https://doi.org/10.3390/su13158414
Berchin, I. I., et al. (2021). How do higher education institutions promote sustainable development? A literature review. Sustainable Development, 29(6), 1204–1222. https://doi.org/10.1002/sd.2219
Bradley, H. (2015). Participatory action research in pharmacy practice. In Pharm. Practice Research Methods (pp. 91–105). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-319-14672-0_6
Djanegar, R. S., & Citraningtyas, C. E. C. (2024). Pemanfaatan coding dalam ilmu pengetahuan alam untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku lingkungan serta persepsi siswa terhadap coding. Jurnal Sosial Teknologi, 4(8), 595–608. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v4i8.1347
Gonzalez, F. H. (2023). Exploring the affordances of place-based education for advancing sustainability education: The role of cognitive, socio-emotional and behavioural learning. Education Sciences, 13(7), 676. https://doi.org/10.3390/educsci13070676
Gunansyah, G., et al. (2021). Sustainable development education practices in elementary schools. Journal of Education and Learning, 15(2), 178–187. https://doi.org/10.11591/edulearn.v15i2.17091
Hasibuan, G. C. R., & Dalimunthe, N. F. (2022). Penyuluhan mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan non-organik ke anak-anak SD Muhammadiyah 02 Medan. Abdi Sabha, 3(2), 194–202. https://doi.org/10.53695/jas.v3i2.661
Herlitz, L., et al. (2020). The sustainability of public health interventions in schools: A systematic review. Implementation Science, 15(1). https://doi.org/10.1186/s13012-019-0961-8
Karina, Y. F. (2025). Pendidikan lingkungan bagi masyarakat sebagai kunci pelestarian alam. Jupeis Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 4(3), 58–62. https://doi.org/10.57218/jupeis.vol4.iss3.1621
Kospa, H. S. D. (2021). Kajian pendidikan lingkungan hidup di Indonesia. Jurnal Tekno Global, 10(1). https://doi.org/10.36982/jtg.v10i1.1722
Labobar, J., & Kapojos, S. (2023). Literasi ekologis. Civics Education and Social Science Journal, 5(2), 94–109. https://doi.org/10.32585/cessj.v5i2.4602
Mallory, D. B. (2024). Participatory action research. In Elgar Encyclopedia of Organizational Psychology (pp. 468–474). Edward Elgar Publishing Ltd. https://doi.org/10.4337/9781803921761.00093
Miftah, M., & Syamsurijal, S. (2023). Strategi pemanfaatan lingkungan pendidikan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Edu Cendikia Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(1), 72–83. https://doi.org/10.47709/educendikia.v3i01.2251
Morales, M. P. E. (2016). Participatory action research (PAR) cum action research (AR) in teacher professional development: A literature review. International Journal of Research in Education and Science, 2(1), 156–165. https://doi.org/10.21890/ijres.01395
Muangasame, K., & Wongkit, M. (2023). Ecopedagogy as an educational approach for vulnerable rural communities. Journal of Applied Learning & Teaching, 6(1). https://doi.org/10.37074/jalt.2023.6.1.ss4
Priyani, Y., et al. (2019). Penerapan problem based learning berpendekatan saintifik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa materi perubahan lingkungan. Bioma Jurnal Ilmiah Biologi, 8(1), 337–350. https://doi.org/10.26877/bioma.v8i1.4698
Purnomo, T. A., & Sunarsih, D. (2023). Sosialisasi pemilahan sampah organik dan non-organik di SDN Banjarharjo 07 Jawa Tengah. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(2), 465–472. https://doi.org/10.54082/jamsi.687
Puspitasari, R., et al. (2023). Internalizing the character value of caring for the environment through the project to strengthen the profile of Pancasila students in elementary schools. Ijorer International Journal of Recent Educational Research, 4(6), 837–846. https://doi.org/10.46245/ijorer.v4i6.390
Putri, A. N., et al. (2022). Penanaman sikap cinta lingkungan melalui edukasi pelestarian ekosistem mangrove pada siswa. JPPM, 5(1), 103. https://doi.org/10.30595/jppm.v5i1.9021
Rimantho, D., et al. (2023). Peningkatan pengetahuan pengelolaan sampah pada masyarakat. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(4), 3899. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i4.16432
Shoesmith, A., et al. (2021). Barriers and facilitators influencing the sustainment of health behaviour interventions in schools and childcare services: A systematic review. Implementation Science, 16(1). https://doi.org/10.1186/s13012-021-01134-y
Sinaga, D. (2025). Penguatan pendidikan karakter peduli lingkungan peserta didik melalui kampanye sekolah bebas sampah di SMA Negeri 2 Lubuk Pakam. Sambara Jurnal Penelitian Kepada Masyarakat, 3(3), 537–546. https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v3i3.971
Surya, A., & Noor, D. A. (2020). Pengelolaan dan pengolahan sampah pasar desa Gudang Tengah melalui konsep 3 R dan teknologi lingkungan. Jurnal Kacapuri, 2(2), 48. https://doi.org/10.31602/jk.v2i2.2675
Zen, I. S., et al. (2024). Sustaining Subak, the Balinese traditional ecological knowledge in the contemporary context of Bali. Iop Conference Series Earth and Environmental Science, 1306(1), 012034. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1306/1/012034
Zuhriyah, A. (2021). Urgensi penerapan outdoor learning dalam praktik pendidikan lingkungan. Edukatif Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 5170–5182. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1662
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













