MEMBANGUN PENDIDIKAN WARGA YANG KRITIS TENTANG DEMOKRASI DAN HAM

Authors

  • M. Fatwa Sekolah Tinggi Islam Darul Amanah Kendal, Jawa Tengah
  • Mukhrodi Mukhrodi Sekolah Tinggi Islam Darul Amanah Kendal, Jawa Tengah
  • Istinaroh Istinaroh Sekolah Tinggi Islam Darul Amanah Kendal, Jawa Tengah
  • Nur Khasan Sekolah Tinggi Islam Darul Amanah Kendal, Jawa Tengah

DOI:

https://doi.org/10.51878/educational.v5i3.7141

Keywords:

Membangun, Pendidikan, Warga, Kritis, Demokrasi, HAM

Abstract

Democracy in Indonesia provides broad opportunities for citizens to express their aspirations and participate in national life. However, it still faces various challenges such as political polarization, low civic literacy, and frequent violations of human rights (HR). Education on democracy and HR has not been implemented optimally and often lacks contextual relevance to social realities. Therefore, developing critical thinking skills is an urgent necessity so that citizens can participate actively, reflectively, and understand democratic values more profoundly. Teachers hold a strategic role in fostering students’ sense of nationalism, tolerance, and democratic attitudes within educational environments. Strengthening critical education on democracy and HR is thus essential to build a conscious, fair, inclusive, and responsible society. These efforts must be supported through participatory approaches, teacher capacity building, and the involvement of families, educational institutions, and the wider community. Furthermore, developing media literacy and reflective abilities helps students internalize and implement democratic and human rights values sustainably in the digital era.

ABSTRAK

Demokrasi di Indonesia memberikan ruang yang luas bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasi dan berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa, namun masih menghadapi berbagai tantangan seperti polarisasi politik, rendahnya literasi warga, serta maraknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Pendidikan tentang demokrasi dan HAM belum berjalan optimal dan sering kali kurang kontekstual dengan realitas sosial, sehingga pengembangan kemampuan berpikir kritis menjadi kebutuhan mendesak agar warga mampu berpartisipasi aktif, reflektif, serta memahami nilai-nilai demokrasi secara lebih mendalam. Guru memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kesadaran nasionalisme, toleransi, dan sikap demokratis siswa di lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, penguatan pendidikan kritis mengenai demokrasi dan HAM menjadi langkah penting untuk membentuk masyarakat yang sadar, adil, inklusif, serta bertanggung jawab terhadap kehidupan bernegara. Upaya ini perlu didukung dengan pendekatan partisipatif, peningkatan kapasitas guru, serta keterlibatan keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat luas. Selain itu, pengembangan literasi media dan kemampuan reflektif turut membantu siswa memahami, menginternalisasi, serta mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi dan HAM secara berkelanjutan di era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Apriliani, E., Afandi, A., & Marlina, R. (2021). Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis di Era Abad 21. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan 2020 (pp. 1045-1052). https://www.researchgate.net/publication/353014373_MEMBERDAYAKAN_KETERAMPILAN_BERPIKIR_KRITIS_DI_ERA_ABAD_21

Aspinall, E., & Berenschot, W. (2019). Democracy for sale: Elections, clientelism, and the state in Indonesia. Cornell University Press.

Berlian, R. K., & Dewi, D. A. (2021). Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Negara Demokratis dan Mewujudkan Hak Asasi Manusia. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 9(2), Mei 2021. https://doi.org/10.23887/jpku.v9i2.34151

Bhakti, I. N., Mengko, D. M. M., Samego, I. S., Yanuarti, S., & Siregar, S. N. (2016). Intelijen dalam pusaran demokrasi di Indonesia pasca orde baru. Journal of Political Research, 13(1), 53-68. https://doi.org/10.14203/jpp.v13i1.211

Gerber, P. (2020). Why We Must Teach Human Rights in Early Childhood. Human Rights Education Review, 3(1), 1-21. https://doi.org/10.7577/hrer.3840

Ibrizzahra, R. Q., Salam, D. M., Isnaeni, T. P., & Herlina, P. S. (2024). Hak Asasi Manusia Dalam Konstitusi Indonesia: Implementasi Dan Tantangan. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 1(4), 272–280. https://doi.org/10.62383/aliansi.v1i4.325

Ismayanti, A., Sugiati, A., & Rukman, A. A. (2019). Peranan Guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam Menumbuhkan Sikap Nasionalisme Siswa Sekolah Menengah Atas Nasional Makassar. JED (Jurnal Etika Demokrasi), 4(2), 64-71. https://doi.org/10.26618/jed.v4i2.2387

Kollo, N., & Suciptaningsih, O. A. (2024). Keterampilan berpikir kritis siswa melalui penerapan kurikulum merdeka. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(2), 1452-1456. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i2.3845

Laksono, P. (2020). Komunikasi Massa dan Demokrasi dalam Arus Sistem Politik. Jurnal MDIAKITA, 4(1), 1-12. https://doi.org/10.30762/mediakita.v4i1.2448

Muhtaj, M. E., Siregar, M. F., Pa, R. B. B., & Rachman, F. (2020). Literasi hak asasi manusia dalam kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi. Jurnal Ham, 11(3), 369. http://dx.doi.org/10.30641/ham.2020.11.369-386

Osler, A., & Solhaug, T. (2018). Children’s human rights and diversity in schools: Framing and measuring. Research in Comparative and International Education, 13(2), 276-298. https://doi.org/10.3390/educsci8020044

Patra, R. (2022). Peran Mahkamah Konstitusi Sebagai Pengawal Demokrasi Di Indonesia. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 8(2), 381-393. https://doi.org/10.23887/jkh.v8i2.51180

Rangkoly, S. A., & Situru, D. P. (2024). Peran Guru Ppkn Dalam Mengintegrasikan Isu Hak Asasi Manusia Pada Pembelajaran Di Era Digital Di Sd Is Kijne Wadio. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 4(4), 355-360. https://bajangjournal.com/index.php/JCI/article/view/9231

Saputra, H. N., & Salim, S. (2020). Penerapan bahan ajar berbasis keterampilan berpikir kritis. PEDAGOGIK: Jurnal Pendidikan, 7(1), 22-46. https://doi.org/10.33650/pjp.v7i1.1078

Sitepu, T. E., Perangin-angin, R. B., & Nasriah, N. (2023). Pendekatan kontekstual dalam meningkatkan pembelajaran PPKn di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(1), 145–155. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i1.4248

Downloads

Published

2025-10-19

How to Cite

Fatwa, M., Mukhrodi, M., Istinaroh, I., & Khasan, N. (2025). MEMBANGUN PENDIDIKAN WARGA YANG KRITIS TENTANG DEMOKRASI DAN HAM. EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran , 5(3), 857-865. https://doi.org/10.51878/educational.v5i3.7141

Issue

Section

Articles