STUDI EKSPLORATIF TENTANG IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF DI PAUD: PEMAHAMAN, PRAKTIK, DAN HAMBATAN YANG DIHADAPI GURU
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v5i3.6738Keywords:
Pendidikan Inklusif, Pemahaman, Implementasi, Hambatan, PAUDAbstract
ABSTRACT
Inclusive education at the Early Childhood Education (ECE) level is a strategic effort to create a fair and supportive learning environment for all children, including those with special needs. However, its implementation still faces various challenges. This study aims to examine how inclusive education is implemented in practice, as well as the obstacles and expectations of educators, particularly in ECE settings. This qualitative descriptive research was conducted in several inclusive ECE institutions in Banda Aceh, involving four teachers with experience teaching children with special needs. Data were collected through semi-structured interviews. The findings show that teachers’ understanding of inclusive education is still limited, generally interpreted merely as placing children with special needs into regular classes without considering individual needs or adapting the curriculum. Implementation has not been effective, with teaching methods tending to be uniform and less accommodating to children’s diversity. The main challenges include limited facilities, low teacher qualifications in inclusive education, lack of parental involvement, and behavioral issues among children with special needs. Nevertheless, teachers have high hopes for improving inclusive education practices, especially through continuous training, support from specialists, and strong collaboration among teachers, parents, and other relevant stakeholders.
ABSTRAK
Pendidikan inklusif pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan upaya strategis untuk menciptakan lingkungan belajar yang adil dan mendukung bagi semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pendidikan inklusif di lapangan, serta hambatan dan harapan yang muncul dari para pendidik, khususnya di lingkungan PAUD. Penelitian deskriptif kualitatif ini dilakukan di beberapa lembaga PAUD inklusif di Kota Banda Aceh, dengan melibatkan empat guru yang berpengalaman mengajar anak berkebutuhan khusus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap pendidikan inklusif masih terbatas, yang umumnya dimaknai sebagai sekadar menempatkan anak berkebutuhan khusus ke dalam kelas reguler tanpa memperhatikan kebutuhan individual atau adaptasi kurikulum. Implementasi belum berjalan efektif, dengan metode pembelajaran yang cenderung seragam dan kurang mengakomodasi keberagaman anak. Tantangan utama meliputi keterbatasan sarana, rendahnya kualifikasi guru dalam pendidikan inklusif, kurangnya keterlibatan orang tua, serta permasalahan perilaku pada anak berkebutuhan khusus. Meskipun demikian, para guru memiliki harapan besar terhadap peningkatan praktik pendidikan inklusif, terutama melalui pelatihan berkelanjutan, dukungan tenaga ahli, dan kolaborasi yang kuat antara guru, orang tua, dan pihak terkait lainnya.
Downloads
References
Abubakar, S.R., Yuliani, S.Y.M., & Ashar, D.S. (2024). Managing inclusive early childhood education: Strategies and challenges in supporting children with special needs. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 27(2), 434–455. https://doi.org/10.24252/lp.2024v27n2i10
Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Pedoman Umum Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif. Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK).
Fitria, A. W. (2024). Meningkatkan kualitas pendidikan inklusi di PAUD: Tantangan dan inovasi dalam penerapan pembelajaran inklusif. Jurnal Pelita PAUD,9(1), 1–10. https://jurnal.umkuningan.ac.id/index.php/pelitapaud/article/view/4321
Fitria, N., Sulastri, E., & Wulandari, A. (2024). Implementasi pendidikan inklusif di lembaga PAUD dalam meningkatkan layanan anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pelita PAUD, 9(2), 71–81. https://jurnal.umkuningan.ac.id/index.php/pelitapaud/article/view/4321
Haekal, M. (2021). Analisis implementasi pendidikan inklusif di Provinsi Aceh: Budaya, kebijakan, dan pelaksanaan. AL FAHIM: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam,3(2), 117–130. https://doi.org/10.54396/alfahim.v3i2.176
Juliana, F. (2022, Agustus 31). Banda Aceh belum serius terapkan pendidikan inklusif. DigData. Diakses dari https://digdata.id/baca/banda-aceh-belum-serius-terapkan-pendidikan-inklusi/
Kementerian Negara RI. (2005). Undang?Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Jakarta.
Moningka, C., Rahmi, F. N., & Wijayanti, S. (2024, Oktober 1). Tantangan pendidikan inklusi di Indonesia. Buletin K-Pin, 10(18). https://buletin.k-pin.org/index.php/daftar-artikel/236-vol-10-no-18-oktober-2024/1625-tantangan-pendidikan-inklusi-di-indonesia
Muchsin, M. A. (2023). The Valuation of Inclusive Education Within Eastern Aceh (The Perspective and Expectation of Educational Elements in Langsa City, Aceh Tamiang Regency and Aceh Timur Regency).http://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/31901
Novrizal, N., & Manaf, S. (2024). The policy of inclusive education in Indonesia. Multicultural Islamic Education Review, 2(1), 39–48. https://doi.org/10.23917/mier.v2i1.4297
Nurfadhillah, S. (2021). Pendidikan Inklusif: Konsep dan Implementasi. Yogyakarta: Deepublish.
Patilima, H. M., Rahayu, R. A., & Rahman, H. (2024). Peningkatan kompetensi guru PAUD dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif melalui pelatihan berkelanjutan. Jurnal Aplikasi Bina Bangsa, 5(1), 45–54. https://www.jabb.lppmbinabangsa.id/index.php/jabb/article/view/1070
Pasiningsih, P. (2024). Challenges in Implementing Inclusive Education in an Indonesian Kindergarten: A Case Study. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 12(1).
Putri, A. A., & Jailani, S. A. (2024). Strategies and Challenges of Inclusive Education in Indonesia: Strategi dan Tantangan Pendidikan Inklusif di Indonesia. Al Madrasah: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Kebudayaan, 1(1), 152–165. https://journal.syamilahpublishing.com/index.php/madrasah/article/view/135?utm_source=chatgpt.com
Rawdhah, B. Y., & Julianto. (2017). Sikap guru terhadap pelaksanaan pendidikan inklusif di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Khusus, 13(2), 45–52. http://dx.doi.org/10.22373/equality.v3i2.3448
Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Republik Indonesia. (1999). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
Smith, T.E.C., Polloway, E.A., Patton, J.R., & Dowdy, C.A. (2020). Teaching students with special needs in inclusive settings (8th ed.). Pearson.
UNESCO. (2021). Inclusive education: Ensuring access to education for all. UNESCO. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000378588
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













