MENINGKATKAN KESEHATAN ANAK MELALUI PEMBIASAAN SIKAT GIGI DI TK NEGERI PAKUNDEN
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v1i1.65Keywords:
Meningkatkan Kesehatan Gigi, Pembiasaan Menyikat GigiAbstract
Aspek kesehatan Anak Usia Dini yang perlu diperhatikan salah satunya adalah kesehatan gigi dan mulut. Kebiasaan menggosok gigi adalah kebiasaan sehat yang perlu dilakukan anak untuk menjaga kebersihan gigi dan mulutnya. Terlebih lagi ketika usia anak semakin bertambah dan anak mulai mengkonsumsi berbagai jenis makanan. Permasalahan pada anak TK Negeri Pakunden berdasarkan hasil observasi pada 20 orang anak menunjukkan bahwa anak-anak mempunyai karies gigi, sehingga sangat perlu dilakukannya tindakan preventif, yaitu penyuluhan dan praktek menggosok gigi. Tujuan kegiatan ini adalah membiasakan anak-anak untuk menyikat gigi dari sedini mungkin dan memberikan pengetahuan tentang cara sikat gigi yang baik dan benar. Pelaksanaan program praktek merawat gigi pada anak meliputi tahapan proses ceramah, tanya jawab, dan praktek. Keberhasilan kegiatan ini dilihat dari diikutinya program praktek merawat gigi pada anak ini oleh seluruh anak TK. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif partisipatif. Hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa Peranan orang tua dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut anak sangatlah penting. Kepedulian orang tua terhadap kesehatan gigi dan mulut anak dapat dilihat dari sikap dan perhatiannya terhadap kesehata gigi anak. Kesehatan gigi anak merupakan salah satu tumbuh kembang anak yang perlu diperhatikan. Kerusakan gigi yang terjadi pada anak dapat menjadi salah satu peyebab terganggunya pertumbuhan gigi anak pada usia selanjutnya
References
Abadi, N. Y. W. P., & Suparno, S. (2019). Perspektif Orang Tua pada Kesehatan Gigi Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 161-169.
Fatimatuzzahro, N., Prasetya, R. C., & Amilia, W. (2016). Gambaran Perilaku Kesehatan Gigi Anak Sekolah Dasar di Desa Bangalsari Kabupaten Bantaeng. Jurnal IKESMA, 12(2), 85.
Kementerian Kesehatan RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI.
Maulidta, K. W., & Hastuti, S. (2017). Hubungan Kebiasaan Menggosok Gigi dan Konsumsi Makanan Jajanan Kariogenik dengan Kejadian Karies Gigi pada Anak Usia Prasekolah Di Taman Kanak-Kanak Pondok Beringin Semarang. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, 1(1).
Nurlia, R. U. (2011). Faktor Penyebab Terjadinya Karies Gigi Pada Murid SDN 1 Raha Kabupaten Muna. Shautut Tarbiyah, 17(2), 127-139.
Oktarina, Tumaji, & Roosihermiatie, B. (2016). Korelasi Faktor Ibu Dengan Status Kesehatan Gigi Dan Mulut Taman Kanak-Kanak di Kelurahan Kemayoran Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya. Pusat Penelitian Dan Pengembangan Humaniora Dan Manajemen Kesehatan, 19(17), 226–235.
Pariati. (2018). Analisis Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Status Karies Gigi Sulung Pada Anak TK Aisyiyah BTP Makassar. Media Kesehatan Gigi Volume 17 No.2. 35-45.
Rijal, T. (2016). Makalah Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak. Tersedia dalam http://www. sanggar kesehatan. com. Diakses pada tanggal, 10 Maret 2020.
Widayati, N. (2014). Factors associated with dental caries in children aged 4-6 years old. Jurnal Berkala Epidemiologi, 2(2), 196-205.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran (JIPP)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













