URGENSI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DITINJAU DARI PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN

Authors

  • CHRISTIANI ENDAH POERWATI Program Studi PG PAUD, Universitas Dhyana Pura
  • I WAYAN SUASTRA Program Pascasarjana, Universitas Pendidikan Ganesha
  • ANANTA WIKRAMA TUNGGA ATMAJA Program Pascasarjana, Universitas Pendidikan Ganesha
  • I NYOMAN TIKA Program Pascasarjana, Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.51878/educational.v4i4.4085

Keywords:

Pendidikan Anak Usia Dini, Perspektif, Filsafat Pendidikan

Abstract

Early Childhood Education (ECE) is an educational foundation for children aged 0-6 years that is important for their growth and development to succeed in subsequent educational learning. ECE serves as a center for providing an environment that supports and stimulates the physical, social, emotional, and cognitive development of children. By fostering a love for learning and building foundational skills, early childhood education prepares children for lifelong success. Early childhood education is important to organize in order to shape a quality future generation. Philosophy as the foundation of early childhood education provides direction and purpose for achieving the comprehensive development of children. Child education must be oriented towards holistic development and involve all relevant parties. Pragmatism provides a child-centered approach in early childhood education. The foundation of early childhood education practices based on philosophy and educational theory will be able to provide education that accommodates efforts to optimally enhance children's growth and development achievements. It is the duty and responsibility of education to optimally stimulate through conducive interactions for children to develop holistically.

ABSTRAK
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pendidikan sebagai peletakan dasar bagi anak usia 0-6 tahun yang penting bagi tumbuh kembangnya agar berhasil dalam pembelajaran pendidikan selanjutnya. PAUD menjadi pusat bagi penyediaan lingkungan yang mendukung dan merangsang bagi perkembangan fisik, sosial, emosional, dan kognitif anak. Dengan menumbuhkan kecintaan terhadap belajar dan membangun keterampilan dasar, pendidikan anak usia dini menyiapkan anak-anak menuju kesuksesan seumur hidup. Pendidikan anak usia dini penting diselenggarakan dalam rangka membentuk generasi masa depan yang berkualitas. Filsafat sebagai landasan pendidikan anak usia dini memberi arah dan tujuan bagi tercapainya perkembangan anak secara menyeluruh. Pendidikan anak harus berorientasi pada pengembangan holistik dan melibatkan semua pihak terkait. Pragmatisme memberikan pendekatan yang berpusat pada anak dalam pendidikan usia dini. Landasan praktek pendidikan pada anak usia dini yang berlandaskan pada filsafat dan teori pendidikan akan mampu menghadirkan pendidikan yang mengakomodasi upaya meningkatkan capaian tumbuh kembang anak secara optimal. Menjadi tugas dan tanggung jawab pendidikan untuk menstimulasi secara optimal melalui sentuhan-sentuhan yang kondusif bagi anak agar berkembang secara holistik.

References

Ainur Rofi’ah, U., Maemonah, M., & Indah Lestari, P. (2023). Filsafat Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Fredwrich Wilhelm Froebel. Generasi, 1(01), 23–47. https://doi.org/10.59784/generasi.v1i01.4

Amri, M. I. U., Bahtiar, R. S., & Pratiwi, D. E. (2020). Dampak Penggunaan Gadget terhadap Kemampuan Interaksi Anak Sekolah Dasar pada Situasi Pandemi COVID-19. Trapsila: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(02), 14. https://doi.org/10.30742/tpd.v2i2.933

Atabik, Ahmad, & Ahmad Burhanuddin. (2015). Konsep Nasih Ulwan Tentang Pendidikan Anak. Elementary, 3(2), 274–296.

Departemen Agama. (2015). Al-Qur’an dan Terjemahnya. Yayasan Penyelenggara Penterjemah.

Gall, M. D., Gall, J. P., & Borg, W. R. (2003). Research: An Educational Introduction (Seventh Edition) (7th ed.). Allyn and Bacon.

Lodge, R. C. (1974). Philosophy of Education. Herder and Brother, New York.

Luthfiyah, L., & Lhobir, A. (2023). Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Filsafat Pendidikan. Jurnal Basicedu, 7(5), 3249–3254. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i5.6150

Nadlifah. (2017). Model Pembinaan Pendidikan Karakter Holistik Integratif di PAUD Terpadu A Nur Sleman Yogyakarta.

Suyadi, & Ulfah Maulidya. (2013). Konsep Dasar PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Satrianingrum, A. P., Setiawati, F. A., & Fauziah, P. Y. (2021). Pembelajaran Jarak Jauh pada PAUD: Studi Literatur Berbagai Metode Pembelajaran pada Masa Pandemi di Berbagai Tempat. Jurnal Pendidikan..., 10(1), 34–41. https://journal.uny.ac.id/index.php/jpa/article/view/37320

Tim Pustaka Familia. (2006). Warna-warni Kecerdasan Anak dan Pendampingannya. Yogyakarta: Kanisius.

Downloads

Published

2025-01-04

How to Cite

POERWATI, C. E., SUASTRA, I. W. ., ATMAJA, A. W. T. ., & TIKA, I. N. . (2025). URGENSI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DITINJAU DARI PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN . EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran , 4(4), 463-469. https://doi.org/10.51878/educational.v4i4.4085

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.