ENHANCING STUDENT LEARNING OUTCOMES THROUGH JIGSAW MODEL: A STUDY AT SMP NEGERI 1 TINGGI RAJA
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v4i4.3977Keywords:
Jigsaw model, english learning, active collaborationAbstract
This study evaluates the effectiveness of the Jigsaw cooperative learning model in improving students' English learning outcomes in Grade VII at SMP Negeri 1 Kecamatan Tinggi Raja. Through classroom action research conducted over two cycles, the study found a significant increase in student performance, with the first cycle showing a 26% improvement and the second cycle demonstrating a 39% improvement. The Jigsaw model fosters active discussion and collaboration among students, which not only boosts motivation but also cultivates a sense of responsibility and confidence. This cooperative learning approach is essential for developing cognitive and social skills, making it a valuable teaching strategy. In the Jigsaw model, students are assigned specific segments of material to master and then teach to their peers, promoting intense interaction and strengthening social relationships within the group. The research highlights that the Jigsaw method outperforms traditional lecture methods, as evidenced by pre-test and post-test data, with the experimental group showing significantly better performance compared to the control group using conventional teaching methods. The findings underscore the importance of implementing cooperative learning strategies like the Jigsaw model in classrooms to enhance student engagement and success, preparing them for effective communication and collaboration in various social and professional contexts.
ABSTRAK
Penelitian ini mengevaluasi efektivitas model pembelajaran kooperatif Jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa di kelas VII SMP Negeri 1 Kecamatan Tinggi Raja. Melalui penelitian tindakan kelas yang dilakukan selama dua siklus, penelitian ini menemukan peningkatan yang signifikan dalam kinerja siswa, dengan siklus pertama menunjukkan peningkatan sebesar 26% dan siklus kedua menunjukkan peningkatan sebesar 39%. Model Jigsaw mendorong diskusi aktif dan kolaborasi di antara para siswa, yang tidak hanya meningkatkan motivasi tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepercayaan diri. Pendekatan pembelajaran kooperatif ini sangat penting untuk mengembangkan keterampilan kognitif dan sosial, sehingga menjadikannya sebagai strategi pengajaran yang berharga. Dalam model Jigsaw, siswa ditugaskan segmen materi tertentu untuk dikuasai dan kemudian diajarkan kepada rekan-rekan mereka, mendorong interaksi yang intens dan memperkuat hubungan sosial dalam kelompok. Penelitian ini menyoroti bahwa metode Jigsaw mengungguli metode ceramah tradisional, yang dibuktikan dengan data pre-test dan post-test, dengan kelompok eksperimen menunjukkan kinerja yang jauh lebih baik dibandingkan dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode pengajaran konvensional. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya menerapkan strategi pembelajaran kooperatif seperti model Jigsaw di ruang kelas untuk meningkatkan keterlibatan dan keberhasilan siswa, mempersiapkan mereka untuk komunikasi dan kolaborasi yang efektif dalam berbagai konteks sosial dan profesional.
References
Al-Samarraie, H., & Saeed, N. (2018). A systematic review of cloud computing tools for collaborative learning: Opportunities and challenges to the blended-learning environment. Computers & Education, 124, 77-91. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2018.05.016
Aryanti, R. D. (2015). Perbandingan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dengan Tipe Belajar Bersama (Learning Together) Pada Mata Pelajaran Konstruksi Bangunan Kelas X Di SMK Negeri 9 Garut [Universitas Pendidikan Indonesia]. http://repository.upi.edu/16005/
Chen, C. M., & Kuo, C. H. (2019). An optimized group formation scheme to promote collaborative problem-based learning. Computers & Education, 133, 94-115.
Hapsari Era Agni. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together Berbantuan Media Interaktif Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Siswa, Scholaria, 7 (1),1-9.
Indrawan, F. Y., Irawan, E., Sayekti, T., & Muna, I. A. (2021). Efektivitas metode pembelajaran jigsaw daring dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa SMP. Jurnal Tadris IPA Indonesia, 1(3), 259-268.
Istarani, Abdussalam, & Siddik, M. (2014). 58 Model Pembelajaran Inovatif. Media Persada.
Lestari, Arum Tri, Mudzanatun, Aries Tika Damayani. 2017. Keefektifan Media Audio Visual Sebagai Kreativitas Guru Sekolah Dasar Dalam Menumbuhkan Keterampilan Menulis Puisi Siswa, Scholaria, 7 (3),124-125.
Muryani, Sri, Emy. 2010. Pengembangan Pendidikan IPS. Salatiga: UKSW
Namaziandost, E., Shatalebi, V., & Nasri, M. (2019). The impact of cooperative learning on developing speaking ability and motivation toward learning English. Journal of Language and Education, 5(3), 83-101. https://doi.org/10.17323/jle.2019.9809
Pozzi, F. (2010). Using Jigsaw and Case Study for supporting online collaborative learning. Computers & Education, 55(1), 71. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2009.12.003
Sabbah, S. (2016). The effect of jigsaw strategy on ESL students’ reading achievement. Arab World English Journal (AWEJ) Volume, 7.
Suryani, E., & Aman, A. (2019). Efektivitas pembelajaran IPS melalui implementasi metode jigsaw ditinjau dari aktivitas dan hasil belajar. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 6(1), 34-48.
Sutrisno, L. T., Muhtar, T., & Herlambang, Y. T. (2023). Efektivitas pembelajaran berdiferensiasi sebagai sebuah pendekatan untuk kemerdekaan. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 7(2).
Van Leeuwen, A., & Janssen, J. (2019). A systematic review of teacher guidance during collaborative learning in primary and secondary education. Educational Research Review, 27, 71-89.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













