DAMPAK FLUKTUASI HARGA MINYAK NILAM TERHADAP PENDAPATAN PETANI
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.9076Keywords:
Fluktuasi Harga, Pendapatan Petani, Minyak NilamAbstract
ABSTRACT
This study aims to analyze the impact of patchouli oil price fluctuations on farmers' income in Kampuang Neighborhood, Mambi District, Mamasa Regency. The research employs a descriptive quantitative approach with primary data obtained through interviews and questionnaires with 35 patchouli farmers selected via simple random sampling. The analytical methods used include income analysis and simple linear regression analysis. The results show that the average price of patchouli oil received by farmers is IDR 721,143 per kilogram, with an average production of 10 kg per period, resulting in an average gross revenue of IDR 7,565,286 per period. Meanwhile, the average production cost is IDR 2,912,571 per period, leading to an average net income of IDR 4,652,714 per period. Regression analysis results indicate that the price of patchouli oil has a positive and significant effect on farmers' income, with a regression coefficient of 4.655 and a significance level of 0.000. These findings indicate that fluctuations in patchouli oil prices have a major impact on farmers' income, given the limited scale of operations and the low capacity of farmers to increase production volume. Therefore, price stabilization and strengthening the bargaining position of farmers are crucial factors in enhancing the sustainability of patchouli farming.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak fluktuasi harga minyak nilam terhadap pendapatan petani di Lingkungan Kampuang, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan kuesioner terhadap 35 orang petani nilam yang dipilih secara acak sederhana. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis pendapatan dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata harga minyak nilam yang diterima petani sebesar Rp 721.143 per kilogram dengan rata-rata produksi 10 kg per periode, sehingga rata-rata penerimaan petani mencapai Rp 7.565.286 per periode. Sementara itu, rata-rata biaya produksi sebesar Rp 2.912.571 per periode, kemudian pendapatan rata-rata petani sebesar Rp 4.652.714 per periode. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa harga minyak nilam berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani dengan koefisien regresi sebesar 4,655 dan tingkat signifikansi 0,000. Temuan ini mengindikasikan bahwa fluktuasi harga minyak nilam memiliki dampak yang besar terhadap pendapatan petani, mengingat keterbatasan skala usaha dan rendahnya kemampuan petani dalam meningkatkan volume produksi. Oleh karena itu, stabilisasi harga dan penguatan posisi tawar petani menjadi faktor penting dalam meningkatkan keberlanjutan usaha tani nilam.
Downloads
References
Abokyi, E., Strijker, D., Asiedu, K. F., & Daams, M. N. (2020). The impact of output price support on smallholder farmers’ income: evidence from maize farmers in Ghana. Heliyon, 6(9), e05013. https://doi.org/10.1016/J.HELIYON.2020.E05013
Ahlia, I. S., Sitompul, F. K. T., & Wijaya, I. (2025). Analisis Break Even Point dengan Sensitivitas Harga pada Usaha Budidaya Tanaman Nilam. Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 4(2), 1194–1203. https://jurnal.risetilmiah.ac.id/index.php/JAM/article/view/1030
Ahmad, J., Firdaus, F., & Syarifuddin, S. (2023). Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usaha Minyak Nilam di Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan. Jurnal Humaniora : Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi Dan Hukum, 7(1), 73–84. https://doi.org/10.30601/humaniora.v7i1.3956
Buhang, A., Himran, Y. D., & Halimu, M. M. (2024). Analisis Kelayakan Usahatani Tanaman Nilam di Kecamatan Luwuk Timur Kabupaten Banggai. Kolaboratif Sains, 7(1), 358–368. https://doi.org/10.56338/jks.v7i1.4879
Dabutar, M., & Husein, R. (2022). Pengaruh produksi, harga dan luas lahan terhadap pendapatan petani cabai merah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pertanian Unimal, 5(2), 42-52. https://doi.org/10.29103/jepu.v5i2.8721
Effendy, E., Yusuf N, M., Romano, R., & Safrida, S. (2019). Analisis Struktur Biaya Produksi Dan Kesenjangan Pendapatan Petani Akibat Fluktuasi Harga Minyak Nilam. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 3(2), 360–375. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2019.003.02.12
Feder, G., Just, R. E., & Zilberman, D. (1985). Adoption of agricultural innovations in developing countries: a survey. Economic Development & Cultural Change, 33(2). https://doi.org/10.1086/451461
Frelat, R., Lopez-Ridaura, S., Giller, K. E., Herrero, M., Douxchamps, S., Djurfeldt, A. A., Erenstein, O., Henderson, B., Kassie, M., Paul, B. K., Rigolot, C., Ritzema, R. S., Rodriguez, D., Van Asten, P. J. A., & Van Wijk, M. T. (2016). Drivers of household food availability in sub-Saharan Africa based on big data from small farms. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, 113(2). https://doi.org/10.1073/pnas.1518384112
Irmayani, I., & Tabsir, K. (2020). strategi pemasaran cengkeh (syzygium aromaticum) produksi desa langda kecamatan buntu batu kabupaten enrekang. Jurnal Agrosains Dan Teknologi, 5(2), 109-122. https://doi.org/10.24853/jat.5.2.109-122
Janzen, S. A., & Carter, M. R. (2019). After the Drought: The Impact of Microinsurance on Consumption Smoothing and Asset Protection. American Journal of Agricultural Economics, 101(3). https://doi.org/10.1093/ajae/aay061
Lumintang, R. P., Kawung, G. M. V., & Tolosang, K. D. (2025). Analisis pendapatan dan kelayakan usahatani nilam di Kecamatan Maesaan, Minahasa Selatan. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 25(4), 185–195. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jbie/article/view/64280
Manning, L., Smith, R., & Soon, J. M. (2016). Developing an organizational typology of criminals in the meat supply chain. Food Policy, 59. https://doi.org/10.1016/j.foodpol.2015.12.003
Munte, S. T. (2025). Pengaruh Tingkat Pendidikan Petani terhadap Adopsi Teknologi Pertanian. Circle Archive, 1(7). https://circle-archive.com/index.php/carc/article/view/431
Rivai, R. S., & Anugrah, I. S. (2016). Konsep dan Implementasi Pembangunan Pertanian Berkelanjutan di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 29(1), 13. https://doi.org/10.21082/fae.v29n1.2011.13-25
Saragih, J. R., & Harmain, U. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja Kewirausahaan Petani Kopi Arabika di Kecamatan Dolog Masagal, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Journal of Regional and Rural Development Planning, 5(2), 101–109. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2021.5.2.101-109
To-The, N., Tiet, T., Nguyen-Anh, T., & Nguyen-The, P. (2025). Impact of human capital and risk preferences on farmers’ decisions towards sustainable farming practices: A meta-analysis. Journal of Environmental Management, 392, 126752. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2025.126752
Sutarmin, S., & Rastuti, U. (2022). Analisis Rantai Nilai (VCA) Budidaya Tanaman Nilam dengan Pemodelan System Thinking Vensim PLE x 32. Fokus Bisnis Media Pengkajian Manajemen Dan Akuntansi, 21(2), 188–197. https://doi.org/10.32639/fokbis.v21i2.180
Wulandari, A., Ilsan, M., & Haris, A. (2024). Pengaruh karakteristik petani terhadap produksi padi sawah dan kelayakan usahatani di Desa Mappesangka. WIRATANI: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 7(2), 165–176. https://jurnal.agribisnis.umi.ac.id/index.php/wiratani/article/download/470/190
Zaenuddin, R. A., Sokio, A., Tatu, I. Z., & Enteding, T. (2022). Analisis Pendapatan Usahatani Nilam (Pogostemon Cablin Benth) Di Desa Simpang Ii Kecamatan Simpang Raya Kabupaten Banggai. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian, 2(2), 204–208. https://doi.org/10.52045/jimfp.v2i2.350
Zikri, I., Agussabti, A., & Sitorus, W. (2023). Analisis Risiko Produksi Nilam Di Kabupaten Aceh Jaya. Jurnal Bisnis Tani, 9(2), 83. https://doi.org/10.35308/jbt.v9i2.7752















