PENERAPAN TEKNOLOGI DI AIK DESIMINATIF: MENGOPTILMAKAN PROSES PENYEBARAN NILAI KEAGAMAAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i2.9009Keywords:
Diseminasi AIK, Teknologi Digital, Pendidikan Islam, Ekosistem Multi-Platform, Dakwah DigitalAbstract
The development of digital technology presents both challenges and opportunities in the dissemination of Al-Islam and Kemuhammadiyahan (AIK) values. This study aims to analyze the application of digital technology and to formulate an optimization model for disseminating AIK values that aligns with the characteristics of digital society. A qualitative case study approach was employed, with data collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation from institutions actively utilizing digital platforms. The findings indicate that effective dissemination of AIK values is achieved through an integrated multi-platform digital ecosystem rather than reliance on a single medium. Social media functions to expand outreach, application-based platforms facilitate personalized interaction, and long-form video channels support in-depth learning. The effectiveness of this strategy is strengthened by a hybrid team model that integrates religious expertise and digital literacy in content management and audience engagement. The study concludes that optimizing the dissemination of AIK values requires the integration of technology, layered content strategies, collaborative human resources, and interactive community-based approaches. These findings contribute a conceptual framework that may serve as a reference for educational and religious institutions in developing sustainable digital-based religious value dissemination.
Perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang dalam diseminasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan teknologi digital serta merumuskan model optimalisasi diseminasi nilai AIK yang sesuai dengan karakteristik masyarakat digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi pada institusi yang aktif memanfaatkan platform digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diseminasi nilai AIK yang optimal dicapai melalui ekosistem digital multi-platform yang terintegrasi, bukan melalui satu media tunggal. Media sosial berperan dalam memperluas jangkauan, platform aplikasi mendukung interaksi personal, dan kanal video berdurasi panjang berfungsi untuk pendalaman materi. Keberhasilan strategi ini diperkuat oleh model tim hibrida yang mengombinasikan kompetensi keagamaan dan literasi digital dalam pengelolaan konten dan interaksi audiens. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi diseminasi nilai AIK memerlukan integrasi teknologi, strategi konten berlapis, kolaborasi sumber daya manusia, serta pendekatan komunitas yang interaktif. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual berupa kerangka strategis yang dapat dijadikan acuan bagi institusi pendidikan dan dakwah dalam mengembangkan diseminasi nilai keagamaan berbasis digital secara berkelanjutan.
Downloads
References
Akhyar, M., Deliani, N., & Khadijah, K. (2025). The importance of religious education in the digital era. International Journal of Islamic Educational Research, 2(1), 15–30. https://doi.org/10.61132/ijier.v2i1.146
Ambara, I. K. W. A. P., & Yudistira, B. G. K. (2025). Analisis komparatif efektivitas client-side encryption Cryptomator dan Rclone Crypt pada Google Drive. Informatik: Jurnal Ilmu Komputer, 21(2), 166–176.
https://ejournal.upnvj.ac.id/informatik/article/view/11801
Ayyasy, A. N., & Maelani, S. (2024). Tantangan kompetensi SDM dalam menghadapi era digital: Sebuah literatur review. Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis, 1(2), 53–59. https://doi.org/10.70508/2egxeq43
Campbell, H. A. (2017). Religious communication and technology. Annals of the International Communication Association, 41(3–4), 228–234. https://doi.org/10.1080/23808985.2017.1374200
Deliati, A., & Febriansyah, W. (2025). Optimalisasi potensi wisata desa melalui pelatihan promosi berbasis media sosial di Desa Loloan Kecamatan Bayan Lombok Utara. Community Service Journal, 1(01), 18–26. https://ejournal.icmandiri.com/index.php/ICM/article/view/146
Eraku, S. S., Baruadi, M. K., Anantadjaya, S. P., Fadjarajani, S., Supriatna, U., & Arifin, A. (2021). Digital literacy and educators of Islamic education. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 10(01), 569–576. https://doi.org/10.30868/ei.v10i01.1533
Erwin, E., Riswanto, A., Sepriano, S., Zafar, T. S., & Dewi, L. K. C. (2023). Social media marketing: Analytics & mastering the digital landscape. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Fahmi, A. N., Yusuf, M., & Muchtarom, M. (2021). Integration of technology in learning activities: E-module on Islamic religious education learning for vocational high school students. Journal of Education Technology, 5(2), 282–290. https://doi.org/10.23887/jet.v5i2.35313
Huda, M., Borham, A. H., & Dewantara, M. I. (2024). Opportunities and challenges of Islamic education in the digital era. Ar-Fachruddin: Journal of Islamic Education, 1(1), 1–11. https://journal.zamronedu.co.id/index.php/arfachruddin/article/view/1
Laila, N., Rahmawati, L., Andriani, N., & Alfian, M. (2025). Pendampingan literasi digital berbasis komunitas untuk siswa SD dalam menghadapi era digital. SWARNA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(3), 791–801. https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/1846
Nurlita, M., & Priatna, B. A. (2025). Tinjauan literatur sistematis: Implementasi ICT pada kemampuan guru matematika dalam menyajikan materi. Indiktika: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika, 7(2), 360–374. https://doi.org/10.31851/indiktika.v7i2.15617
Putra, G. S., Maulana, I. I., Chayo, A. D., Haekal, M. I., & Syaharani, R. (2024). Pengukuran efektivitas platform e-learning dalam pembelajaran teknik informatika di era digital. Jurnal MENTARI: Manajemen, Pendidikan dan Teknologi Informasi, 3(1), 19–29. https://doi.org/10.33050/mentari.v3i1.559
Rakuasa, H., Hidayatullah, M., & Suwandi, M. A. (2024). Community-based education in the digital age: Challenges and opportunities. Journal of Asian Primary Education (JoAPE), 1(1), 16–23. https://doi.org/10.59966/joape.v1i1.851
Rosyad, F. S., Nurhidayat, F., Jannah, W., Irwanda, E., & Pamungkas, R. W. P. (2025). Pengembangan website undangan digital multi-platform: Solusi praktis untuk era digital. Dinasti Information and Technology, 2(3), 113–121. https://dinastires.org/DIT/article/view/1321
Saadah, N. S. N., & Anggraeni, R. (2025). Menakar relevansi metode pembelajaran konvensional pada pendidikan Islam di era digital. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi, 5(4).
https://jurnal.penerbitwidina.com/index.php/JPI/article/view/1667
Schreieck, M., Ondrus, J., Wiesche, M., & Krcmar, H. (2024). A typology of multi-platform integration strategies. Information Systems Journal, 34(3), 828–853. https://doi.org/10.1111/isj.12450
Skulmowski, A., & Xu, K. M. (2022). Understanding cognitive load in digital and online learning: A new perspective on extraneous cognitive load. Educational Psychology Review, 34(1), 171–196. https://link.springer.com/article/10.1007/s10648-021-09624-7
Tatasari, T., Purnomo, S., & Dewa, A. K. (2025). Pemanfaatan konten digital berbasis video pendek untuk meningkatkan engagement pada UMKM makanan di media sosial. Social Sciences Journal, 3(2), 20–32.
https://journal.pdphi.com/index.php/SSJ/article/view/200
Untung, S. H., Muddin, M. I., Asnawi, A. R., Sindy, F., & Khasanah, L. (2025). Internalisasi nilai-nilai Islami dalam pendidikan karakter di era disrupsi digital. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 136–145.
https://journal.uniga.ac.id/index.php/JPAI/article/view/42976
Wulandari, M., Sugihardjo, S., & Anantanyu, S. (2025). Strategi diseminasi inovasi teknologi oleh BBP2TP (studi kasus pelaksanaan bimtek Horbunak di Kabupaten Wajo dan Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan). Journal of Integrated Agricultural Socio-Economics and Entrepreneurial Research (JIASEE), 4(1), 11–20. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jiasee/article/view/18380
Yahya, M. S. (2023). Transformasi pendidikan agama Islam di era digital: Implementasi literasi digital dalam pembelajaran di wilayah Banyumas. EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1), 609–616. https://doi.org/10.62775/edukasia.v4i1.317
Yeh, C. C. (2017). Using a hybrid model to evaluate development strategies for digital content. Technological and Economic Development of Economy, 23(6), 795–809. https://doi.org/10.3846/20294913.2015.1071293
Yujie, Z., Al Imran Yasin, M., Alsagoff, S. A. B. S., & Hoon, A. L. (2022). The mediating role of new media engagement in this digital age. Frontiers in Public Health, 10, 879530. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.879530















