HUBUNGAN SOCIAL COMPARISON DENGAN KEBAHAGIAAN PADA REMAJA PENGGUNA MEDIA SOSIAL

Authors

  • Mauliana Mauliana Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Ratna Yunita Setiyani Subardjo Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8090

Keywords:

Perbandingan Sosial, Kebahagiaan, Remaja

Abstract

This research is motivated by the increasing use of social media among adolescents, which triggers a tendency to compare themselves with others (social comparison) and potentially impacts their mental health. This study focuses on analyzing how the intensity of social comparison affects adolescents' levels of happiness. This study aims to investigate the relationship between social comparison and levels of happiness among adolescents who actively use social media in the Special Region of Yogyakarta. This study used a quantitative approach with a correlational design, involving 231 participants aged 12–22 years selected through purposive sampling. Data were collected using two instruments: the Social Comparison Scale and the Happiness Scale, which were then analyzed through assumption tests (normality and linearity) and correlation tests. The results showed a significant negative correlation between social comparison and happiness (r = -0.542; p < 0.05). This indicates that the higher the level of social comparison, the lower the level of happiness among adolescents. Overall, social comparison negatively contributes to the happiness of adolescent social media users, so preventive measures such as digital literacy education and the development of coping strategies are needed to improve their psychological well-being.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan penggunaan media sosial di kalangan remaja yang memicu kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain (social comparison) dan berpotensi berdampak pada kesehatan mental mereka. Penelitian ini berfokus pada analisis bagaimana intensitas social comparison memengaruhi derajat kebahagiaan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara social comparison dan tingkat kebahagiaan pada remaja yang aktif menggunakan media sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 231 partisipan berusia 12–22 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan dua instrumen, yakni Skala Social Comparison dan Skala Kebahagiaan, yang kemudian dianalisis melalui uji asumsi (normalitas dan linearitas) serta uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi negatif yang signifikan antara social comparison dan kebahagiaan (r = -0,542; p < 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat social comparison, semakin rendah tingkat kebahagiaan remaja. Secara keseluruhan, social comparison berkontribusi negatif terhadap kebahagiaan remaja pengguna media sosial, sehingga diperlukan langkah preventif seperti pendidikan literasi digital dan pengembangan strategi koping (coping strategy) untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka.

 

References

Andryana, N. (2024). Hubungan social comparison dengan self-esteem wanita dewasa awal [Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau]. UIN Suska Repository. http://repository.uin-suska.ac.id/79961/

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2024). Jumlah pengguna internet Indonesia tembus 221 juta orang. https://apjii.or.id/berita/d/apjii-jumlah-pengguna-internet-indonesia-tembus-221-juta-orang

Arifin, N., & Firdaus, F. (2022). Hubungan antara perbandingan sosial dan kepuasan hidup pada remaja. Adiba: Journal of Education, 2(3), 351–357. https://adisampublisher.org/index.php/adiba/article/view/180

Azwar, S. (2015). Asumsi-asumsi dalam inferensi statistika. Buletin Psikologi, 9(1), 8–17. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.27555

Azwar, S. (2022). Metode penelitian psikologi (2nd ed.). Pustaka Pelajar. https://books.google.co.id/books?id=qK2PzwEACAAJ

Booth, R. (2024, March 20). Young people becoming less happy than older generations, research shows. The Guardian. https://www.theguardian.com/society/2024/mar/20/young-people-becoming-less-happy-than-older-generations-research-shows

Cendrawan, J., & Ajisuksmo, C. R. P. (2020). Faktor-faktor yang memengaruhi keinginan mahasiswa dalam menggunakan media sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi, 17(2), 203–216. https://doi.org/10.24002/jik.v17i2.1793

Diener, E., Suh, E. M., Lucas, R. E., & Smith, H. L. (1999). Subjective well-being: Three decades of progress. Psychological Bulletin, 125(2), 276–302. https://doi.org/10.1037/0033-2909.125.2.276

Fadhilah, R. R. T. (2018). Hubungan antara interaksi sosial dengan happiness pada lansia [Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya]. UIN Sunan Ampel Digital Library. http://digilib.uinsby.ac.id/25732/

Fauzi, O., & Maryam, E. W. (2024). Bagaimana media sosial mempengaruhi kebahagiaan dan kesejahteraan siswa. Jurnal Ilmiah Psyche, 18(1), 1–13. https://doi.org/10.33557/jpsyche.v18i1.2676

Festinger, L. (1954). A theory of social comparison processes. Human Relations, 7(2), 117–140. https://doi.org/10.1177/001872675400700202

Helliwell, J. F., Layard, R., Sachs, J. D., De Neve, J.-E., Aknin, L. B., & Wang, S. (Eds.). (2024). World Happiness Report 2024. University of Oxford: Wellbeing Research Centre. https://worldhappiness.report/ed/2024/

Indartini, M., & Mutmainah, S. (2024). Analisis data kuantitatif: Uji instrumen, uji asumsi klasik, uji korelasi dan regresi linier berganda. CV. Feniks Muda Sejahtera. https://books.google.co.id/books?id=01f4EAAAQBAJ

Jiang, S., & Ngien, A. (2020). The effects of Instagram use, social comparison, and self-esteem on social anxiety: A survey study in Singapore. Social Media + Society, 6(2). https://doi.org/10.1177/2056305120912488

Jones, D. C. (2001). Social comparison and body image: Attractiveness comparisons to models and peers among adolescent girls and boys. Sex Roles, 45, 645–664. https://doi.org/10.1023/A:1014815725852

Kato, S. Y., & Virlia, S. (2024). Self-esteem remaja pengguna Instagram ditinjau dari body image dan social comparison sebagai moderator. Jurnal Psikologi, 17(1), 174–188. https://doi.org/10.35760/psi.2024.v17i1.10828

Kemp, S. (2024, January 31). Digital 2024: 5 billion social media users. We Are Social. https://wearesocial.com/id/blog/2024/01/digital-2024-5-billion-social-media-users/

Kusumaisna, K., & Satwika, Y. W. (2023). Hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan fear of missing out (FoMO) pada dewasa awal pengguna aktif media sosial di Kota Surabaya. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 10(2), 749–764. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/52972

Lopies, C., Matdoan, M. Y., Loklomin, S. B., & Wattimena, A. Z. (2023). Analisis dan klasifikasi tingkat kebahagiaan masyarakat berdasarkan propinsi di Indonesia dengan pendekatan statistik. Parameter: Jurnal Matematika, Statistika dan Terapannya, 2(1), 33–46. https://doi.org/10.30598/parameterv2i01pp33-46

Mahfudhoh, U., & Hodri, H. (2023). Konsep kebahagiaan Shaykh Nawawi al-Bantani dalam perspektif hermeneutika Hans-Georg Gadamer. JUIT: Journal of Ushuluddin and Islamic Thought, 1(1), 137–154. https://doi.org/10.15642/juit.2023.1.1.137-154

Meilana, S. M. (2021). Media sosial bagi penerimaan diri, harga diri dan kebahagiaan remaja: Apakah akan merusak atau membangun? Jurnal Selaras: Kajian Bimbingan dan Konseling serta Psikologi Pendidikan, 4(1), 132–143. https://doi.org/10.33541/selaras.v4i2.3276

Mekeama, L., Oktarina, Y., Yuliana, Y., & Nurhusna, N. (2022). Upaya pencapaian tugas perkembangan remaja melalui terapi kelompok terapeutik (TKT). Medic (Medical Dedication): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA, 5(2), 412–417. https://doi.org/10.22437/medicaldedication.v5i2.20921

Nafis, R. Y., & Kasturi, T. (2023). Hubungan social comparison dan kebersyukuran dengan subjective well-being pada remaja pengguna Instagram. Candrajiwa: Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(2), 92–104. https://doi.org/10.20961/jip.v8i2.73852

Nasar, A., Saputra, D. H., Arkaan, M. R., Ferlyando, M. B., Andriansyah, M. T., & Pangestu, P. D. (2024). Uji prasyarat analisis. JEBI: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 2(6), 786–799. https://doi.org/10.61132/jebi.v2i6.671

Novitria, F., & Khoirunnisa, R. N. (2020). Perbedaan kecemasan akademik pada mahasiswa baru jurusan psikologi ditinjau dari jenis kelamin. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 9(1), 11–20. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/36427

Octiva, C. S., Fajri, T. I., Sulistiarini, E. B., Suharjo, S., & Nuryanto, U. W. (2024). Penggunaan teknik data mining untuk analisis perilaku pengguna pada media sosial. Jurnal Minfo Polgan, 13(1), 1074–1078. https://doi.org/10.33395/jmp.v13i1.13936

Oktaviani, M. A. (2019). Hubungan penerimaan diri dengan harga diri pada remaja pengguna Instagram. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(4), 549–556. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v7i4.4832

Rahim, A., & Indah, M. (2024). Pentingnya pendidikan literasi digital di kalangan remaja. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) - Aphelion, 2(2), 51–56. https://doi.org/10.59605/jpkm-aphelion.v2i2.464

Rahman, A. (2024). Relevansi religiusitas dengan kebahagiaan. Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam, 2(1), 25–31. https://doi.org/10.61220/ri.v2i1.003

Rais, M. R. (2022). Kepercayaan diri (self confidence) dan perkembangannya pada remaja. Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling, 12(1), 40–57. https://doi.org/10.30829/al-irsyad.v12i1.11935

Seftiana, A. F., Syafitri, A., Eliyati, E., Ningsih, L. S., & Jadidah, I. T. (2023). Analisis gaya hidup hedonisme di era globalisasi mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang. Jurnal Multidisipliner Kapalamada, 2(4), 226–234. https://doi.org/10.62668/kapalamada.v2i04.839

Septiana, N. A., & Perdana, T. S. (2024). Hubungan social comparison dengan body dissatisfaction pada perempuan yang memiliki kelebihan berat badan. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(8), 23–29. https://doi.org/10.5281/zenodo.13151777

Setiaman, A., Zasa, N. P., & Karimah, K. E. (2024). Perspektif media sosial tentang kebahagiaan. JKBH: Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora, 6(2), 79–84. https://doi.org/10.61296/jkbh.v6i2.231

Vidi, N. S. P., Rahmawati, U., & Novitasari, D. (2021). Fenomena gaya hidup hedonisme di Instagram (Studi kasus pada mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Baturaja). Jurnal Massa, 2(2), 188–195. https://doi.org/10.54895/jm.v2i2.1674

Waney, N. C., Kristinawati, W., & Setiawan, A. (2020). Mindfulness dan penerimaan diri pada remaja di era digital. Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi, 22(2), 73–82. https://doi.org/10.26486/psikologi.v22i2.969

Widyadarma, A. (2024). Perempuan dan laki-laki di D.I. Yogyakarta 2024. BPS Provinsi D.I. Yogyakarta. https://yogyakarta.bps.go.id/id/publication/2024/09/17/74c0c1737e1b9b009e51c861/perempuan-dan-laki-laki-di-d-i--yogyakarta-2024.html

Wijaya, A., & Panjaitan, C. N. (2023). Hubungan kebahagiaan dan produktivitas di era post modern. JP2SH: Jurnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora, 8(1), 115–120. https://doi.org/10.32696/jp2sh.v8i1.1959

Yulianto, I. A., & Virlia, S. (2023). Pengaruh social comparison dan adiksi TikTok terhadap self esteem pada remaja. Jurnal Diversita, 9(2), 228–238. https://doi.org/10.31289/diversita.v9i2.9365

Downloads

Published

2026-01-20

How to Cite

Mauliana, M., & Subardjo, R. Y. S. . (2026). HUBUNGAN SOCIAL COMPARISON DENGAN KEBAHAGIAAN PADA REMAJA PENGGUNA MEDIA SOSIAL . CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan , 6(1), 349-360. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8090

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.