OPTIMALISASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TEACHING FACTORY CAFÉ POLIMDO DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DAN KUALITAS PELAYANAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i4.7157Keywords:
Teaching Factory, Café Polimdo, Standar Operasional ProseurAbstract
The existence of the Polimdo Cafe teaching factory provides students with a learning experience that mirrors the real industrial world. Students not only gain a theoretical understanding of service and product delivery but also acquire the practical skills needed to enter the workforce and industry. To implement a high-quality teaching factory learning model that aligns with industry standards, a set of Standard Operating Procedures (SOP) must be established at the Polimdo Cafe. Based on the researcher's observations, the current implementation still has several inconsistencies with the SOPs of the hotel industry. This ranges from employee uniforms, grooming, adherence to work schedules, to operational procedures where students are not yet performing tasks according to industry standards. This study aims to determine the implementation of Standard Operating Procedures at the Polimdo Cafe teaching factory and identify the efforts being made to optimize their application. This research uses a qualitative approach, with data collected through interviews, observation, and documentation. The results of the study indicate that the absence of officially documented SOPs for the Polimdo Cafe significantly impacts the quality of learning and service. The lack of a standard reference for the student staff leads to inconsistencies in their operational work, which affects the quality of service provided. On the learning aspect, the absence of SOPs hinders the process of enhancing students' competencies.
ABSTRAK
Keberadaan teaching factory Cafe Polimdo memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa sesuai dengan suasana yang terjadi di dunia industri yang sesungguhnya, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis dalam pelayanan jasa dan produk, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dibutuhkan sebagai modal untuk terjun ke dunia kerja dan dunia industri. Dalam mengimplementasikan model pembelajaran teaching factory yang berkualitas dan sesuai dengan standar di dunia industri dibutuhkan suatu standar operasional prosedur (SOP) yang harus ditetapkan di Cafe Polimdo. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti, pada penerapannya masih terdapat beberapa hal yang tidak sesuai dengan SOP di industri hotel. Mulai dari uniform karyawan, grooming, kepatuhan terhadap jadwal kerja, sampai pada operasional kerja di mana mahasiswa belum melakukan pekerjaan sesuai standar industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan standar operasional prosedur di teaching factory Cafe Polimdo dan upaya apa saja yang dilakukan dalam mengoptimalkan penerapan SOP di teachig factory Cafe Polimdo. Jenis penelitian dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa tidak adanya dokumentasi SOP teaching factory Café Polimdo secara resmi berdampak signifikan terhadap kualitas pembelajaran dan kualitas pelayanan Café Polimdo. Tidak adanya acuan baku bagi staf café yang merupakan mahasiswa menyebabkan inkonsistensinya dalam pelaksanaan operasional kerja yang berppengaruh terhadap kualitas pelayanan yang diberikan. Pada apek pembelajaran, ketiadaan SOP menghambat proses peningkatan kompetensi peserta didik.
Downloads
References
Anggraeni, L., et al. (2025). Implementasi SOP dapur dalam menjaga kafe edukatif Can Ngopi Gading Serpong. Jurnal Vokasi Mekanika, 3(2), 49–55.
Arindi, A. C., & Hidayati, F. N. A. B. I. Z. R. N. (2023). Optimalisasi perancangan standar operasional prosedur aktivitas kerja dan pelayanan pelanggan (Studi kasus: XYZ Coffee & Boutique). Journal of Applied Business and Economic (JABE), 10(2), 173–189. https://jabe.stiemuttaqien.ac.id/index.php/jabe/article/view/1004
Damayanti, D., et al. (2023). Penerapan standar operasional prosedur pada bisnis coffee shop Garis Tangan. Jurnal Pijar Studi Manajemen Dan Bisnis, 1(3), 475–485. https://e-journal.naureendigition.com/index.php/pmb
Diwangkoro, E., & Soenarto, S. (2020). Development of teaching factory learning models in vocational schools. Journal of Physics: Conference Series, 1456(1), 012046. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1456/1/012046
Dzulkifli, M., et al. (2023). Analisis penyusunan standar operasional prosedur teaching factory eduwisata Politeknik Negeri Jember. NAWASENA: Jurnal Ilmiah Pariwisata, 2(3), 62–72. https://doi.org/10.56910/nawasena.v2i3.1049
Hernawati, H., et al. (2025). Strategi pengembangan kompetensi ASN (Studi kualitatif kompetensi teknis di BPSDM Provinsi Jawa Timur). CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(3), 896–905. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6171
Jailani, J., & Adiah, M. (2024). Implementasi kebijakan dalam penyusunan anggaran Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Kota Palembang. CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(2), 166–174. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i2.2956
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Prentice Hall.
Kunanti, R. A., et al. (2024). Designing standard operating procedure (SOP) for planning and implementing machine maintenance for the implementation of ISO 9001:2015 Clause 7.1.3 using the Business Process Management (BPM) Method in hijab printing production. Jurnal Teknik Industri: Jurnal Hasil Penelitian Dan Karya Ilmiah Dalam Bidang Teknik Industri, 10(2), 401–413. https://doi.org/10.24014/jti.v10i2.32674
Maramis, D. R. S., et al. (2023). The integration of business model, curriculum and core business operation for commerce laboratory. Asian Journal of Logistics Management, 2(2), 92–98. https://doi.org/10.14710/ajlm.2023.20675
Perdana, N. S. (2019). Evaluasi pelaksanaan pembelajaran model teaching factory dalam upaya peningkatan mutu lulusan. Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan, 8(1), 43–57. https://doi.org/10.37755/jsap.v8i1.116
Putri, I. G. A. W. Y. A., & Setiawan, I. K. D. (2024). Evaluasi penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam meningkatkan kualitas operasional di Cendrawasih Restoran Golden Palace Hotel Mataram. Journal of Responsible Tourism, 4(1), 1–13. https://doi.org/10.36275/jort.v4i1.164
Sailendra, A. (2015). Langkah-langkah praktis membuat SOP. Trans Idea Publishing.
Setiawan, I. K. D., & Rahmawati, P. I. (2020). Evaluasi penerapan standar operasional prosedur dan strategi peningkatan kualitas layanan di Envy Restaurant Hotel Holiday Inn Resort Baruna Bali. Jurnal Manajemen Perhotelan Dan Pariwisata, 3(2), 51–57. https://doi.org/10.23887/jmpp.v3i2.29076
Sudiyono, S. S. (2020). Teaching factory sebagai upaya peningkatan mutu lulusan di SMK. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 12(2), 159–181. https://doi.org/10.24832/jpkp.v12i2.271
Yoto, Y., et al. (2024). Evaluation of teaching factory using CIPP (Context, Input, Process, Product) model to improve vocational high school students’ skills. Jurnal Pendidikan Vokasi, 14(1), 12–28. https://doi.org/10.21831/jpv.v14i1.62573















