STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI ASN (STUDI KUALITATIF KOMPETENSI TEKNIS DI BPSDM PROVINSI JAWA TIMUR)
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6171Keywords:
kompetensi ASN, pelatihan teknis, analisis SWOT, BPSDMAbstract
The development of technical competence of State Civil Apparatus (ASN) is a strategic element in supporting bureaucratic transformation and improving the quality of public services. This study aims to analyze the strategy for developing technical competence of ASN in BPSDM of East Java Province using the SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis approach. The research method used is qualitative with data collection techniques through in-depth interviews, observations, and documentation of instructors, structural officials, and training participants. The results of the study indicate that the implementation of training has adopted a needs-based learning model and digital technology, such as blended learning and e-learning. The main strengths lie in the competence of instructors and regulatory support, while weaknesses include limited human resources and suboptimal performance-based evaluation. Opportunities are open through cross-sector collaboration and the use of learning technology, but challenges remain such as resistance to change and the digital literacy gap between ASN. The recommended strategies include strengthening corporate universities, improving digital infrastructure, level-based competency mapping, and forming a learning intelligence team. This study recommends the need for an adaptive, sustainable, and integrated training approach with the ASN career development system to face digital disruption and the dynamics of public policy that continue to develop.
ABSTRAK
Pengembangan kompetensi teknis Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan elemen strategis dalam mendukung transformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kompetensi teknis ASN di BPSDM Provinsi Jawa Timur dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap widyaiswara, pejabat struktural, dan peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan telah mengadopsi model pembelajaran berbasis kebutuhan dan teknologi digital, seperti blended learning dan e-learning. Kekuatan utama terletak pada kompetensi widyaiswara dan dukungan regulasi, sedangkan kelemahan mencakup keterbatasan SDM dan belum optimalnya evaluasi berbasis kinerja. Peluang terbuka melalui kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi pembelajaran, namun tantangan tetap ada seperti resistensi perubahan dan kesenjangan literasi digital antar ASN. Strategi yang disarankan mencakup penguatan corporate university, peningkatan infrastruktur digital, pemetaan kompetensi berbasis level, dan pembentukan tim pemantau pembelajaran (learning intelligence team). Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan pelatihan yang adaptif, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan sistem pengembangan karier ASN guna menghadapi disrupsi digital dan dinamika kebijakan publik yang terus berkembang.
Downloads
References
Afiyah, S. (2022). Transformasi birokrasi pemerintah dalam penerapan e-government pada new normal. Humanis: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Humaniora, 14(1), 55. https://doi.org/10.52166/humanis.v14i1.2833
Akbari, A. D., et al. (2022). The influence of knowledge management and organization innovativeness on the organizational resilience: A theoretical framework. OPSI, 15(1), 48. https://doi.org/10.31315/opsi.v15i1.6585
Anita, S. Y. (2022). Analisis strategi bersaing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di masa pandemi Covid-19 dalam perspektif etika bisnis Islam (Studi pada pelaku UMKM keripik pisang di Jl. ZA. Pagar Alam). Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(1), 352. https://doi.org/10.29040/jiei.v8i1.3912
Arti, N. D. B., & Rizky, R. Y. (2023). Analisis korupsi dan upaya mewujudkan good governance di Indonesia. Deleted Journal, 15(2), 135. https://doi.org/10.33701/jiapd.v15i2.3798
Dwiputrianti, S. (2020). Public accountability through merit values on civil service management in Central Java Province. IAPA Proceedings Conference, 275. https://doi.org/10.30589/proceedings.2020.410
Entusiastik, E., & Siregar, Y. D. A. (2022). The role of classroom interaction in online learning: Voices from the students. JEELS (Journal of English Education and Linguistics Studies), 9(1), 51. https://doi.org/10.30762/jeels.v9i1.4182
Faizin, A., & Kusumaningrum, H. (2023). Review model-model evaluasi program untuk pendidikan dan pelatihan online. EduManajerial, 1(1), 42. https://doi.org/10.15408/em.v1i1.32245
Fajriyani, D., et al. (2023). Tantangan kompetensi SDM dalam menghadapi era digital (literatur review). Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 4(6), 1004. https://doi.org/10.31933/jemsi.v4i6.1631
Grikietis, L. (2019). Development in economics: Theory and practice. https://www.journals.vu.lt/open-series/article/download/18404/17616
Herdiana, D., et al. (2022). The public value of e-government at the village level. Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara, 14(1), 78. https://doi.org/10.15575/jpan.v14i1.18011
Isma, A. (2023). Peta permasalahan pendidikan abad 21 di Indonesia. Jurnal Pendidikan Terapan, 1(3), 11. https://doi.org/10.61255/jupiter.v1i3.153
Mursalina, N., et al. (2023). Pengaruh perhatian orang tua terhadap prestasi belajar matematika. PIJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 1(1), 69. https://doi.org/10.58540/pijar.v1i1.115
Pulungan, Z. M. (2022). Analisis kebutuhan pengembangan kompetensi di BPSDM Kementerian ESDM. Jurnal Aparatur, 6(1), 44. https://doi.org/10.52596/ja.v6i1.146
Rahmi, R., et al. (2021). Analisis SWOT sebagai upaya peningkatan keunggulan kompetitif usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah Jakarta Timur. Jurnal Pemberdayaan Komunitas MH Thamrin, 3(2), 87. https://doi.org/10.37012/jpkmht.v3i2.698
Rugube, T., et al. (2020). Promoting interactivity in online learning – towards the achievement of high-quality online learning outcomes. European Journal of Open Education and E-Learning Studies, 5(2). https://doi.org/10.46827/ejoe.v5i2.3381
Salsabila, T. H., et al. (2024). Meningkatkan efisiensi pengambilan keputusan publik melalui kecerdasan buatan. Deleted Journal, 1(2), 21. https://doi.org/10.47134/pjise.v1i2.2401
Sofiani, N. F., & Supriatna, M. D. (2021). Does flexible working arrangement affect worker’s perceived stress and productivity? International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 11(5). https://doi.org/10.6007/ijarbss/v11-i5/9925
Susanty, Y. (2021). Comparative study management of training (MOT) between blended learning and fully online learning methods. Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja Dan Administrasi Pelayanan Publik, 24(2), 24. https://doi.org/10.31845/jwk.v24i2.697
Sutrio, S., et al. (2020). Pelatihan pembelajaran IPA berbasis inkuiri berbantuan KIT bagi guru-guru SD di Kota Mataram. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.29303/jpmsi.v2i2.80
Syamsurijal, S. (2024). Titik temu pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia berdaya saing. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(3), 545. https://doi.org/10.47709/educendikia.v3i03.3398
Tasrin, K., et al. (2021). Evaluation study of the implementation of flexible working arrangement in public sector organization during Covid-19 pandemic. Bisnis & Birokrasi: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Organisasi, 28(3). https://doi.org/10.20476/jbb.v28i3.1274
Thamrin, M. (2021). Manajemen sumber daya manusia telaah terhadap road map reformasi birokrasi Indonesia. Jurnal Manajemen Dan Bisnis Indonesia, 7(1), 9. https://doi.org/10.32528/jmbi.v7i1.4827
Ulfa, K., et al. (2020). Merit system policy in implementing position movements in the Simeulue district government of Aceh Province. DIA: Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 18(2), 93. https://doi.org/10.30996/dia.v18i2.4307
Utami, Y., et al. (2024). Efektivitas penerapan sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi di Pemerintah Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah. Action Research Literate, 8(4), 649. https://doi.org/10.46799/arl.v8i4.297















