ANALISIS KEBIJAKAN PEMASARAN JASA PADA KOPERASI SEKOLAH YAYASAN PENGABDI UNTUK SESAMA MANUSIA DI SINGKAWANG
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i3.3244Keywords:
Marketing Mix, Kebijakan Pemasaran, KoperasiAbstract
Through this research it is known that in implementing marketing policies and services, school cooperatives have implemented facilities that are very beneficial with performance that meets customer expectations. Positive responses also come from the responsiveness of employees in providing services to customers with guarantees offered in accordance with expectations. As a result, the attention and care given by the school cooperative in serving consumers is considered good enough. For physical evidence policies, reliability, responsiveness, assurance, and empathy are highly perceived by respondents. Several things that must be improved for the physical evidence policy, namely room design and completeness of facilities, reliability policy, namely regarding the timeliness and reliability of employees in serving, policy of responsiveness to the ability to serve quickly/immediately, responsiveness to receiving criticism and suggestions, guarantee policy regarding skills employees in serving and extensive knowledge of products and services, and empathy policies, namely understanding needs / wants, serving consumers friendly and enthusiastically, and willing to apologize if something goes wrong.
ABSTRAK
Melalui penelitian ini diketahui bahwa dalam melaksanakan kebijakan pemasaran dan pelayanan, koperasi sekolah telah menerapkan fasilitas yang sangat bermanfaat dengan kinerja yang memenuhi harapan pelanggan. Respon positif juga datang dari ketanggapan pegawai dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan dengan jaminan yang ditawarkan sesuai dengan harapan. Alhasil perhatian dan kepedulian yang diberikan koperasi sekolah dalam melayani konsumen dinilai cukup baik. Untuk kebijakan bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati sangat dipersepsikan oleh responden. Beberapa hal yang harus ditingkatkan untuk kebijakan bukti fisik yaitu desain ruangan dan kelengkapan fasilitas, kebijakan kehandalan yaitu mengenai ketepatan waktu dan kehandalan pegawai dalam melayani, kebijakan ketanggapan terhadap kemampuan melayani dengan cepat/segera, ketanggapan dalam menerima kritik dan saran, kebijakan jaminan mengenai keterampilan pegawai dalam melayani dan pengetahuan yang luas terhadap produk dan jasa, dan kebijakan empati yaitu memahami kebutuhan/keinginan, melayani konsumen dengan ramah dan antusias, serta bersedia meminta maaf jika terjadi kesalahan
Downloads
References
Adisaputro, G. (2010). Manajemen pemasaran: Analisis untuk perancangan strategi pemasaran (Edisi pertama, Cetakan pertama). Yogyakarta: Unit Penerbit dan Percetakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.
Anggraini, R. D. (2013). Partisipasi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran dana BOS dalam program RKAS di SDN Pancarkeling VII Surabaya. Jurnal Transparansi, 1(2), Mei - Agustus.
Hallak, J. (1985). Analisis biaya dan pengeluaran untuk pendidikan. Paris: International Institute for Planning, UNESCO.
Haryanto, Sahmudin, & Arifudin. (2007). Akuntansi sektor publik. Semarang: Badan Penerbit Universitas Negeri Diponegoro.
Kasmadi, & Sunariah, N. S. (2013). Panduan modern penelitian kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Malau, H. (2017). Manajemen pemasaran: Teori dan aplikasi pemasaran era tradisional sampai era modernisasi global. Bandung: Alfabeta.
Muhaimin, Sutiah, & Sugeng. (2009). Manajemen pendidikan: Aplikasi dalam penyusunan rencana pengembangan sekolah/madrasah. Jakarta: PT Kharisma Putra Utama.
Mulyasa. (2012). Manajemen berbasis sekolah. Bandung: Rosdakarya.
Nugroho, I. (2012). Peranan teknologi informasi dalam audit sistem informasi komputerisasi akuntansi.
Rakhmawati, I. (2018). Pengaruh akuntabilitas dan transparansi terhadap efektivitas pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) dengan partisipasi stakeholder sebagai variabel moderasi. AKTSAR: Jurnal Akuntansi Syariah, 1(1).
Sugiono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & D (Cet. 23). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2011). Metode penelitian administrasi dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sujarweni, V. W. (2015). Metodologi penelitian bisnis & ekonomi (Cetakan pertama). Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Sutedjo Eddy, S. L. (2007). Perancangan sistem informasi pengaduan pelanggan bagian cater PT PLN Cabang UPJ Bekasi Kota. CommIT, 1(2), Oktober.
Tooley, S., & Hooks, J. (2010). Public accountability: The perceived usefulness of school annual reports. Australasian Accounting, Business and Finance Journal, 4(2).
Windayana, H. (2012). Penelitian tindakan sekolah. EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru, 4(1).
Yusuf, A. (2011). Analisis kebutuhan pendidikan masyarakat. Jurnal Penelitian Pendidikan, 31(2).















